CINTA KU AKHIR DERITA KU

CINTA KU AKHIR DERITA KU
Episode 11 SENYUM BAHAGIA


__ADS_3

Menghirup udara segar, menghela nafas dalam-dalam, dan mengeluarkannya secara berlahan, dengan posi duduk, merentangkan kedua kaki mereka ke bawah, dan tangan yang saling menggenggam satu sama lain, perasaan Yang amat bahagia ini akhirnya bisa ia rasakan secara berlahan.


Menatap awan yang cerah, menggoyangkan kepala kekiri dan kekana, di iringi sedikit musik yang membuat suasana begitu menyenangkan.


"Hy.....? apa kalian akan tetap duduk di sana..! anak di bawah umur di larang memasuki kawasan orang dewasa" teriak salah satu siswa yang berada di bawah mereka dengan nada tertawa.


Dinda dan Rachel serentak berdiri secara tiba-tiba dan berlari menuju ruang kelas mereka dengan rasa malu.


Disaat berlari 6 langkah dari pohon tersebut, Tiba-tiba Rachel melihat ke bawah dengan gerakan sedikit lambat,dan di iringi musik yang menghidupkan suasana.


Rachel baru saja melihat anak laki-laki yang mengenakan seragam SMP dengan poster tubuh yang sangat unik, menggenggam bola basket yang ada di tangannya, lalu mereka berdua saling bertatapan seolah-olah pernah bertemu, kemudian anak tersebut tersenyum tipis kepada Rachel, sambil memainkan bola yang ada di genggamannya dengan gaya menekan bola tersebut ke bawah sehingga mengakibatkan perlawanan arah yang mengenai sedikit bagian bibir dan hidungnya.


"aauuuuu,," suara Farrel kecil mengusap hidungnya.


"sepertinya aku mengenalnya" kata rasel denga kebingungan.


"Rachel..! buruan" sambung dinda malu


Dinda kemudian menarik tangan Rachel, kemudian mereka berdua berlari menuju ruang kelas dengan ekspresi wajah nakal.


Sesampainya di kelas dengan nafas yang ngos-ngosan, Ricko yang duduk di atas mejanya, tiba-tiba terkejut melihat Rachel dan Dinda muncul secara tiba-tiba.


" Oma Oma,, kalian mengejutkan ku" kata Ricko kaget.


Namun Rachel dan dinda mengabaikan Ricko, Seolah-olah tak mendengar apapun...

__ADS_1


"yah' kalian luar biasa, selalu mengabaikan ku" kata Ricko lagi dengan nada kesal.


"Kalian baru saja membuat ku marah, awas saja, aku akan melaporkan kalian berdua" lagi-lagi Ricko berkata dengan sedikit ancaman, Seolah-olah Ricko mengetahui sesuatu.


"Kamu apa-apaan sih Rick..! selalu aja suka ngusilin orang" sambung dinda marah.


Namun Rachel hanya diam dan memandangi wajah Ricko tanpa mangatakan apapun, masih kebayang saat melihat anak itu di belakang kelas, Rachel dengan berusaha keras mengingat wajah anak tersebut,dengan menunjukkan ekspresinya yang mengarah ke wajah Ricko.


"Kenapa kamu menatap ku seperti itu" kata Ricko GR.


Kemudian Rachel mengalihkan pandangan dengan menundukkan kepalanya ke bawah meja dengan rasa kesal karena tidak mengingat dimana Dia pernah bertemu Farrel sebelumnya.


Lagi-lagi Ricko merasa di abaikan,dan membuat dirinya kesal kemudian pergi dari ruang kelas.


"Chel..! apa menurut mu mereka akan melaporkan kita...?" tanya Dinda Khawatir.


Kemudian mereka menenangkan diri masing-masing,, Dinda pergi berlari-lari kecil membeli sebotol Aqua dingin, sementara itu, Rachel Tetap berada di dalam kelas.


Tiba-tiba Ricko masuk dengan membawa sebotol air dingin dan memberikannya kepada Rachel.


"Nih buat kamu" kata Ricko peduli.


Awalnya Rachel ingin menolak, namun dirinya merasa tidak enak.


"Terimakasih" jawab Rachel lembut

__ADS_1


Dengan ekspresi wajah bahagia, Ricko berlahan menarik kursinya bersebelahan dengan Rachel, Kemudian mengajak Rachel mengobrol, awalnya Rachel merasa malu dan tak enak hati.


"Aku tidak tau mengapa orang-orang begitu takut kepada ku" curhat Ricko galau


"Kenapa" tanya Rachel tiba-tiba


"Aku hanya ingin berteman dengan mu, apa begitu sulit bagi ku untuk berteman dengan siapa saja yang aku mau" sambung Ricko datar.


Akhirnya Rachel mengerti dengan perkataan Ricko.


"Menurut mu..! kira-kira apa yang kurang dari diri ku, sehingga orang orang terpaksa berteman dengan ku" tanya Ricko iseng


Namun Rachel menganggapnya serius,dan merasa kasihan kepada Ricko.


Orang baik mah..! selalu mempunyai perasaan tidak tega.


"Apa kamu mau berteman dengan ku,, aku Rachel..! nama lengkap ku Rachelyan" sahut Rachel, seperti biasa dengan nada yang begitu lembut dan mengeluarkan tangannya.


"Benarkah" sambung Ricko kaget


"Wahhhh,,,, kamu menggunakan kesempatan untuk menggoda Rachel saat aku tidak ada..! benar-benar luar biasa" sahut Dinda bercanda yang berada di depan pintu kelas.


"Mulai hari ini, kita bertiga akan menjadi sahabat" kata Ricko senang.


Akhirnya mereka bertiga menjadi dekat satu sama lain.

__ADS_1


( DAN PADA AKHIRNYA KITA AKAN BAHAGIA APA BILA KITA BERUSAHA UNTUK BAHAGIA )


__ADS_2