CINTA KU AKHIR DERITA KU

CINTA KU AKHIR DERITA KU
Episode 60 DIRI MU YANG TAK KUNJUNG DATANG


__ADS_3

Sudah 2 hari semenjak insiden itu terjadi, namun Ricko belum juga membuka matanya.


hal ini membuat Wisnu Sangat ketakutan jika sesuatu terjadi pada anaknya.


Sementara Zahra tidak mengetahui kejadian yang menimpa anaknya itu.


Rachel tak pernah keluar semenjak hari itu, bahkan di ponselnya lebih dari 1000 panggilan keluar tapi tetap saja Ricko tidak bisa di hubungi. bagai mana tidak...? tanpa ia ketahui keaadaan suaminya kini sangat kritis.


Bayu,Rara, dan bagas.


Bahkan mereka berusaha membujuk Rachel, namun tidak ada jawaban darinya, s koekatapun ia tidak mengeluarkan suara.


Bayu berusaha mendobrak pintu kamarnya, setelah terbuka mereka Kaget saat melihat Rachel yang ingin bunuh diri.


Mereka langsung berlari dan mencegah Rachel melakukan hal yang tidak semestinya ia lakukan.


"Rachel apa yang sedang kamu lakukan.?" tanya Rara marah atas tindakannya yang begitu bodoh.


"apa kamu akan mengakhiri hidup mu seperti ini.!" tanya Bayu sembari menampar wajahnya dengan keras. namun sedikitpun Rachel tidak merasakan sakit saat Bayu menampar wajahnya dengan keras.


"apa yang harus aku lakukan, bahkan di saat seperti ini dia tidak menepati janjinya, bahkan nomornya tidak bisa di hubungi." ucapnya melampiaskan amarahnya, dan akhirnya barulah ia menangis dengan sekeras mungkin. Rara memeluknya dan ikut menangis atas kesedihan yang di alami sahabatnya itu.


Rachel Merasa bingung apa yang harus ia lakukan, antara benci dan Rindu menjelma di dalam hatinya. rasa tidak berdaya seakan-akan menyelimuti seluruh tubuhnya.


beberapa pertanyaan muncul di dalam hatinya. sekuat tenaga ia kumpulkan agar bisa berdiri seperti biasanya, namun tetap saja, tubuhnya yang lemah akibat tak pernah makan setelah kejadian 2 hari yang lalu membuat ia terjatuh dan pingsan.


Bayu mengangkatnya ke tempat tidur, kemudian bayu dan bagas keluar dari kamar tersebut, sementara Rara berusaha mengganti baju Rachel yang ia kenakan selama dua hari lamanya meskipun Rachel dalam keadaan tidak sadar.

__ADS_1


Saat Wisnus hendak keluar, tiba-tiba Aurel putrinya melihat Ricko membuka matanya.


Mereka langsung memanggil dokter untuk memeriksa keadaannya. Wisnu dan Aurel terlihat sangat senang, namun Dina merasa kesal saat Ricko sadarkan diri sementara Dinda Belum mengetahui hal tersebut.


Dokter mengatakan bahwa kondisi Ricko sudah mulai membaik, namun ada sedikit masalah yang membuat Ricko tidak bisa beraktivitas seperti biasanya.


"bagaimana keadaan anak saya Dok.?" tanya Wisnu dengan wajah gembira.


"keadaannya sekarang mulai membaik, namun ada beberapa nasalah yang menggangu tubuh dan otaknya" Jawab dokter tersebut membuat Wisnu sedikit takut.


"apa itu dok." tanya Wisnu.


"Entahlah, kami belum bisa memastikannya." jawabnya dokter tersebut lalu pergi.


Meskipun begitu Wisnu merasa lega saat melihat putranya telah sadarkan diri, hal ini saja sudah cukup membuatnya senang.


Dalam kondisi Ricko saat ini, untuk kedepannya ia tidak bisa hadir kesekolah seperti biasanya. Wisnu mengurus Masalah itu Dengan baik. Berhubung Wisnu merupakan orang yang begitu sibuk, dia tidak bisa berlama-lama untuk menjaga putranya sendiri. sebagai kepala direktur utama di Study Bima Sakti, ia harus profesional. sebagai ayah tentu saja ia peduli dengan anaknya, namun Di sisi lain ia juga harus mempedulikan orang lain.


Beberapa Minggu Kemudian.


keadaan Ricko semakin membaik, namun sayangnya ia hanya bisa mengingat keluarganya, bahkan masa kecilnya ia tidak bisa mengingatnya. selain tubuhnya yang lumpuh, dokter juga menyakatakn bahwa Ricko positif mengalami amnesia akibat benturan di kepalanya. Meskipun Ricko lumpuh, 80% ia masih bisa berjalan dengan normal seperti biasanya, asalkan ia rutin melakukan terapi seperti ibunya Zahra. Namun dengan ingatannya, Dokter tidak bisa memastikan kapan ingatannya bisa kembali, kemungkinan besar ia tidak akan pernah bisa mengingat masa lalunya lagi, namun sedikit kemungkinan kecil ingatannya akan kembali.


Mendengar pernyataan dari Dokter, Dinda merasa sangat senang, meskipun Ricko tidak mengingat dirinya, namun Dinda merasa bahwa ia bisa memulai dari awal.


Sementara Rachel sedang di landa kesepian.


setiap hari ia menungu dan menunggu.

__ADS_1


Semua bajunya telah ia begikan Kepada orang-orang, sekarang hanya tinggal beberapa stel saja.


Melihat kondisi Rachel saat ini, Rara memutuskan untuk tinggal bersamanya. setuju tidak setuju Rachel harus menyetujuinya. Selama seminggu Rachel tidak pernah melihat sinar matahari, bahkan ia hanya memakan beberapa Roti saja, tampaknya baru seminggu ia sudah terlihat sedikit kurus. Di keheningan malam, secara berulang-ulang ia terus membaca pesan terakhir suaminya itu. memutar video pernikahannya, dan memandangi beberapa fhoto mereka berdua yang tampak bahagia.


Setiap mendengar suara pintu ia langsung berlari dan berharap Ricko datang menjemputnya meski terlambat.


Rara yang tidur satu ranjang dengannya harus mendengarkan suara tangisan Rachel saat tengah malam yang tak bisa ia luaskan saat temannya ada di rumah, ingin rasanya rara memeluknya dan menenangkan hatinya, namun apalah daya semua itu percuma, toh Rachel juga tidak akan menangis di depan mereka.


1 bulan kemudian.


Keadaan Ricko saat ini semakin membaik, bahkan dia sudah bisa berbicara dengan lancar. Namun, sejak Ricko di rawat, banyak perubahan yang terjadi padanya, ia semakin diam dan tidak banyak bertanya. Ricko tidak lagi memperdulikan orang lain, bahkan sifatnya sekarang sangat susah di tebak.


bahkan Dinda yang selalu ada di dekatnya tidak pernah bertanya siapa dirinya hingga bersedia merawatnya dengan baik.


Namun karena penasaran ia pun bertanya untuk pertama dan terakhir kalinya.


"siapa kau sebenarnya." tanya Ricko dengan wajah arogan.


"aku ini tunangan mu." jawab Dinda tersenyum berusaha meyakinkan Ricko yang sedang duduk di kursi roda.


Dinda mempengaruhi Ricko agar percaya kepadanya, bahkan ia mengatakan kebalikan dari sifat aslinya sembari mengajak Ricko keluar dari rumah untuk menikmati udara segar. Namun entah kenapa, meskipun Ricko hanya mengajukan satu pertanyaan, Dinda malah menjelaskan seribu jawaban yang membuat Ricko tidak percaya dengan ucapannya. Melihat Dinda yang setiap hari datang merawatnya sehabis pulang sekolah. membuat ia percaya tidak percaya harus pura-pura percaya kepada orang yang saat ini bersedia merawatnya dengan baik tanpa meminta imbalan apapun.


"Ricko, aku tau saat ini kamu bahkan tidak mengenali siapa aku sebenarnya, namun aku akan bersabar sampai ingatan mu kembali, aku berharap kita bisa menghabiskan waktu bersama seperti dulu lagi" ucapkannya membuat Ricko sedikit terharu dan merasa kasihan kepada Dinda, meskipun begitu, Entah kenapa Ricko merasa tidak nyaman saat bersama Dinda. Ricko merasa ada yang aneh pada hatinya, Seharusnya ia merasa senang Meski ingatannya hilang namun hatinya tidak mungkin bisa lupa ingatan.


Begitulah Ricko yang selalu bersama Dinda sepanjang waktu hingga ia bisa berjalan dengan normal.


Jangan lupa like, sher,komen,vote dan kasih penilaiannya ya kak biar aku tambah semangat lagi.

__ADS_1


TERIMAKASIH KAK UDAH MAMPIR. 🙏


__ADS_2