
Duduk di atas ranjang tidur,di dalam kamar yang gelap,sengaja menutup pintu jendela dan mematikan lampu yang berada di atasnya, sejenak Rachel termenung memikirkan hal-hal yang tidak semestinya ia pikirkan, serasa maut merampas kebahagian yang seharusnya ia rasakan di saat usianya yang baru beranjak remaja.
Sementara itu, Dinda mencari orangtuanya di sekitar rumah tetangganya, kemudian salah satu pemilik rumah yang ia lewati mengatakan bawa ibunya berada di ujung jalan membantu Temannya yang sedang membersihkan rumah.
Dinda langsung berlari menuju rumah yang di maksud salah satu tetangganya yang ia temui di jalan, setelah sampai mereka terkejut saat melihat dinda muncul secara tiba-tiba.
"Dimana Rachel" tanya Bi'imah khawatir.
"Dirumah" Sahut dinda datar.
Kemudian mereka pulang bersama, Rumah yang ingin mereka tempati tidak terlalu jauh dari rumah dinda,hanya memakan waku 5 menit saja saat berjalan kaki, Namun, berhubung Mobil Sarah masih ada di sana, merekapun pulang dengan memakai mobil tersebut.
"Rachel,," bi'imah memanggil namanya dengan nada datar.
Tak lama kemudian Rachel keluar dari kamarnya dengan wajah lesu.
__ADS_1
Waktupun berjalan begitu cepat, setelah selesai makan malam, mereka masuk kedalam kamar masing-masing.
Di saat Rachel tertidur pulas, Rachel melihat dalam mimpinya, Seseorang berjalan ke arah rumah mereka dengan membawa lampu, secara samar, Rachel melihat pria separuh baya, serta melihat setengah dari tubuh pria itu yang menutupi seluruh tubuhnya dengan kostum yang serba hitam , Rachel melihat pria itu membawa sesuatu benda yang ada di tangan kirinya dengan membawa lampu yang mirip seperti obor, dan di tangan kanannya membawa botol yang berukuran sedang, namun Rachel tidak bisa melihat dengan jelas apa isi botol tersebut. ketika diperjelasnya lagi, tiba-tiba Rachel terbangun dari mimpinya dengan keringat dingin dan tubuh yang gemetaran.
"aaaaaa" teriaknya dengan nada yang sangat keras dan penuh ketakutan.
Namun tak ada yang mendengar teriakannya,bahkan Dinda yang berada di sampingnya tidak merasa bahwa Suara Rachel membangun dirinya
Rachel segera mengambil segelas air yang berada di meja sisi kanannya dengan gerakan yang begitu cepat, kemudian meminumnya, sejenak Rachel mengingat kejadian yang ada di dalam mimpinya, merasa penasaran,namun Rachel mengalihkan pandangannya ke depan dan melihat jam sudah menunjukkan pukul 03:45 WIB, lalu Rachel kembali tertidur dengan semula.
"cuit........ cuit...... cuit......"
Lagi-lagi Rachel mendengar suara burung yang sama persis dengan suara yang ia dengar kemarin.
Rachel mengikuti Suara burung tersebut, Kali ini Rachel berjalan begitu cepat,tidak sabar siapa pemilik burung itu yang mempunyai suara yang begitu indah seolah-olah ingin memanggil seseorang.
__ADS_1
Rasa penasaran yang ada di dalam pikiran Rachel akhirnya terpecahkan, Rachel bertemu dengan pemilik burung tersebut, Melihat wajah sang pemilik burung, dengan senyuman yang mengangkat bibirnya sedikit ke atas, tanpa bertanya sekatapun, Rachel berlari kerumah dengan ketakutan.
"Siapa anak itu..!, apa dia hantu,mengapa dia tersenyum pada ku, senyumannya begitu menakutkan,idihhh"
kemudian Rachel menarik selimut dan menutupi seluruh tubuhnya, Hal ini membuat Rachel melupakan kebenaran yang ada dalam mimpinya,dan kembali tidur untuk beberapa menit.
"Rachel,,, Dinda,,,, ayo segera mandi, waktunya sarapa." teriak ibunya keras.
"Apa mereka sudah bangun" tanya Bi'imah datar.
"anak-anak jaman sekarang susah untuk bangun sendiri,harus ada yang bangunin,,hahhh" jawab Sarah seolah-olah memberikan kode terhadap Bi'imah, dengan cepatnya Bi'imah mengerti apa yang di maksud sarah yang di tujukan pada dirinya.
Kemudian Bi'imah pergi untuk membangunkan mereka berdua, setelah sampai di kamar, Bi'imah melihat kaki Rachel sedikit kotor dengan ekspresi wajah yang kebingungan, namun bik imah tidak menanyakan hal tersebut, kemudian mereka berdua terbangun dan segera bergegas mandi.
KATA BIJAK :
__ADS_1
( SUATU SAAT KEBOHONGAN AKAN TERUNGKAP KEMBALI APA BILA SUDAH DATANG WAKTUNYA. )