CINTA KU AKHIR DERITA KU

CINTA KU AKHIR DERITA KU
Episode 37 MENGUNGKIT MASA LALU


__ADS_3

Aurel merupakan putri bungsu wisnu dari istri keduanya, Ricko tidak pernah mengenal siapa ibu sambungnya, Dan tidak mengenal siapa keluarga baru ayahnya, Bahkan Tidak mengetahui bahwa ia mempunyai adik perempuan meskipun dari ibu yang berbeda.


Wisnu jarang menemui mereka, meskipun waktu senggang, Hanya beberapa kali dalam setahun, itupun belum tentu, kecuali hal mendesak dari Sekolah yang di haruskan atas kehadirannya, saat itulah wisnu memanfaatkan waktunya untuk menemui keluarga pertamanya.


Rachel tidak mengenal Siapa ayah Ricko, karena di saat ayahnya datang, mereka tidak ada di rumah, bahkan Bi'imah yang selalu di rumah tidak pernah mengenal sosok wisnu itu seperti apa.


Semenjak Wisnu menikah lagi, ia tidak pernah menghabiskan waktunya untuk Zahra dan anaknya, Apalagi melihat kondisi Zahra saat ini yang tidak bisa melayani Wisnu dengan baik, yang di lakukan Zahra saat ini hanya pasrah, merelakan apa yang seharusnya menjadi miliknya di rampas oleh orang lain.


Meski demi kian, Wisnu tidak pernah ingin, ataupun ada niat untuk berpisah dari Zahra, karena mengingat perjuangan mereka dulu yang memulai dari awal bahkan memulai dari nol kurang lebih selama 12 tahun lamanya.


Setelah menikah, 3 tahun kemudian barulah mereka di karuniai seorang putra yang tampan yaitu Ricko, putra pertama dari pernikahan Wisnu yang pertama.


Namun pernikahan pertamanya hancur, karena keadaan Zahra yang lumpuh, yang menyebabkan ia harus menikah lagi.


"Apa kamu akan menemui istri pertama mu.?" tanya dina takut Wisnu pergi setelah selesai menutup telponnya


"Apa maksud mu, dia hanya meminta bantuan ku, lagi pula dia masih istri sah ku, aku tidak pernah menceraikannya, jdi apa salahnya jika aku ingin menemuinya..!" jawab Wisnu kesal seolah-olah ingin menghentikan dirinya untuk pergi menemui anak dan istri pertamanya.


"Apa itu masuk akal, kamu langsung ingin pergi ketika dia meminta mu untuk datang menemuinya, baiklah ayok kita kesana melihat kondisi istri mu yang lumpuh itu, lagian aku penasaran apa dia baik-baik saja atau sebaliknya.." ucap Dina sinis namun takut suaminya menghabiskan waktu untuk menemui keluarga pertamanya.


"Ucapan mu selalu kasar, tidak pernah berubah sama sekali, kenapa harus menghinanya, padahan kamu tidak tau siapa dia" ujar Wisnu datar kepada Dina yang marah-marah tidak jelas


"Tidak kenal kata mu...? bahkan aku tau seperti apa dia meski tidak pernah melihatnya secara langsung" sambung Dina seolah-olah ingin bertengkar


"ahh sudahlah, lagian dia tidak akan pernah menyuruh ku untuk datang, " sambung Wisnu keluar dari kamar mereka meninggalkan dina sendirian di sana.

__ADS_1


Dina nampak kesal saat Wisnu mengabaikan dirinya, sehingga dina membuang semua kosmetik yang ada di meja riasnya, meski umur mereka kurang lebih dari 50 tahun, namun Kecantikan Dina tidak dapat mengalahkan kecantikan Zahra dan kebaikan hatinya.


"Aaaaaaaaaaaa,, kenapa wanita lumpuh itu masih saja mengganggu keluarga kami, kenapaaaaaaaa" ucap Dina keras bertanya kepada dirinya sendiri yang berada di dalam kaca.


Sarah mengajak Zahra masuk kedalam kamarnya, sembari menunggu kabar dari anak-anak mereka.


"Zahra,, apa suami mu mempunyai istri selain dirimu..? maaf telah lancang menanyakan hal seperti ini kepada mu" Ucap Sarah sedikit gugup namun penasaran


"Tidak apa-apa kok, aku senang bisa berbagi perasaan ku dengan orang lain" sambung Zahra melontarkan senyumannya


"Dulu dia sngat mencintai ku, sehingga tuhan Memberikan kami seorang putra yang begitu tampan, dan memulai kehidupan kami dari Nol, namun semenjak aku lumpuh total, aku kasihan kepada wisnu,selain duduk di kursi roda dan berbaring di ranjang, tidak ada lagi yang bisa akau lakukan, baik itu sebagai istri maupun seorang ibu." ucap Zahra sedih membuat Sarah terharu


"Lalu pada akhirnya dia memutuskan untuk menikah lagi..!" tanya Sarah menyimpulkan


"Tidak, dia bahkan tidak ingin menikah lagi meski aku dalam ke adan lumpuh, itu janji yang dia ucapkan kepada ku, namun entah kenapa dia memutuskan untuk menikah lagi setelah pulang dari luar kota..?" ujarnya kepada Sarah yang tengah serius mendengarkannya.


"setelah dia menikah lagi, dia mewariskan semua miliknya yang ada disini kepada ku, namun dalam keadaan ku yang sekarang mana mungkin aku bisa mengelolah apapun, bahkan ke toilet saja aku tidak bisa, setelah itu dia mengambil alih agar dapat memajukan kependidikan anak-anak disini sebelum Ricko benar benar sudaj menjadi dewasa" ucap Zahra


"Berati semua aset sekolah, maupun Universitas yang ada di sini adalah milik Ricko begitu..!" tanya Sarah


"Tentu saja, karena dulu aku orang yang pertama membangun tempat pendidikan anak-anak di sini, dan di kembangkan oleh suamiku" jawab Zahra tersenyum


"Mengapa dulu aku tidak tau mengenai hal ini yah, bahkan sewaktu suami ku masih hidup dia tidak pernah menceritakan hal ini kepada ku" sambung Sarah loyo


"Aku sangat mengenal suami mu, dulu aku, suami mu, dan suami ku sempat menjadi rekan kerja dalam mengelola pendidikan anak-anak di desa ini, namun tidak di sangka, aku mendengar kepergiannya, dan aku berada di rumah sakit saat itu, dan mendengar anak dan isti datang kemari" ucap Zahra Membuat Sarah menangis, saat mengenang suaminya yang telah tiada

__ADS_1


"kamu benar, saat itu aku dan Dinda masih tinggal di Riau, dan suamiku tinggal disini sendirian, dulu aku sempat berfikir bahwa dia mempunyai wanita lain Di sini, karena mendadak di pindah tugaskan,ternyata tidak di sangka, bahwa ia meninggalkan rumah sebesar ini untuk kami berdua" sahut Sarah menangis bahagia.


Kemudian kedua wanita hebat itu mencoba menghubungi Ricko yang berada di rumah sakit.


"Hallo Ricko...!"


"iyya tante..!"


"apa operasinya berjalan dengan lancar" tanya Sarah penasaran, berharap mendapat kabar baik


"Operasinya belum selesai tante, butuh waktu 8 jam lagi tante" jawab Ricko memeluk Rachel


"Lalu bagai mana keadaan kalian di sana, terutama Rachel apa dia baik-baik saja..?" tanya Sarah lagi.


"Rachel baik-baik saja tante, bayu dan Dinda pergi keluar membeli makanan, oya tante apa mamah baik-baik saja di sana tan..?" tanya Ricko balik mengkhawatirkan mamahnya.


"mamah mendengar mu, mamah baik-baik saja kok..!" Jawab Zahra tiba-tiba


"kalau gitu, telponnya aku tutup dulu ya mam..!" ucap Ricko di dan menutup teleponnya.


Beberapa menit kemudian, Bayu dan Dina datang dengan membawa beberapa bungkus makanan, Lalu menyantapnya di ruang tunggu, sementara Ricko Memaksa Rachel yang tidak berselera untuk makan meski hanya sedikit saja.


"Rachel ayolah, kalau keadaan mu begini, bagaimana kamu bisa menjaga seharian di sini..?" ucap Ricko berusaha membujuk Rachel, dan akhirnya memakan sedikit makanan yang di bawa kedua sahabatnya itu.


Terimakasih ya kak udah mampir 🙏

__ADS_1


jangan lupa like dan dukungannya y kk


__ADS_2