
Setelah selesai sarapan Rachel pergi ke kamar Dinda yang ia tempati saat ini,berlahan berjalan menuju kamar dengan ketidak semangatannya, sedikitpun tidak ada senyuman di wajahnya, dan tidak ada pula kemarahan,wajahnya tampak kosong,hanya langkah kakinyalah yang membawanya berjalan menuju arah kamar milik dinda.
Dinda dan bundanya nya tercengang dan hanya melihat dari belakang saat Rachel berjalan menuju arah kamar, bi'imah menatap Rachel dari belakang dengan penuh kesediha.
setelah sampai di kamar, Rachel duduk sendiri,sedih tanpa tangisan,marah tanpa amarah,begitulah sedemikian rupa ekspresi wajah Rachel saat ini.
tiba tiba bi'imah mengetuk pintu.
"Rachel,hari ini kamu akan masuk sekolah bersama dinda, bibi akan mempersiapkan perlengkapan yang kamu butuhkan"
Rachel tidak menjawab,namun tidak membantah, hanya saja saat ini semua yang di katakan bi'imah tidak pernah di tolaknya.
Setelah selesai dengan rapi memakai pakaiannya yang masih merah putih, dengan rambut yang seperti biasa di urainya,kulit putih bersih, hidungnya yang mancung,bibirnya yang merah dan kecil, pipi yang sedikit tirus, membuat dirinya bak seperti malaikat kecil yang baru saja turun dari langit,dengan tas pink yang di sandang di punggungnya,berjalan ke arah luar dan menaiki mobil mewah milik ibunda dinda.
__ADS_1
meskipun pedesaan yang terpencil,namun desa tersebut cukup maju.
Nggoonggg..........cussss........
Hanya butuh waktu 30 menit dari rumah dinda agar bisa sampai kesekolah dengan tepat waktu.
Sepanjang perjalanan Rachel menatap kearah jendela,dan melihat pemandangan yang begitu indah, jalan mobil yang berada di tengah sawah,ketika membuka jendela mobil sebelah kiri akan melihat pemandangan sawah yang begitu indah,dan begitu juga arah jendala kanan akan melihat sawah dan pegunungan.
Saat Rachel membuka kaca mobil tersebut, Rachel melihat para petani bekerja di sawah yang mereka lewati,ingin rasanya dia menghentikan mobil ini, namun dia tidak ada keberanian untuk berbicara,Rachel segera menutup kaca jendela yang berada di sebelah kanannya,dan bersandar ke belakang, hingga membuatnya tertidur sebentar.
"Rachel...Rachel..kita sudah sampai"
Bi'imah Membangunkan Rachel dengan nada yang sangat lembut,ketika Rachel keluar,Rachel berdiri sejenak di depan pintu mobil dan menatap semua yang ada di sekelilingnya,dia melihat "School N1 Bima Sakti" dan dilihatnya semua orang menatap ke arah nya,dan Rachel pun mengalihkan pandangannya ke sisi lain.
__ADS_1
Tiba-tiba saat Rachel mengalihkan pandangannya, matanya tertuju ke arah salah satu anak yang berdiri di depan pintu kelas yang sedang menatap dirinya dan memberikan senyuman yang samar kepadanya seperti senyuman seorang anak yang baru-baru ini ia lihat di belakang rumah dinda,tiba-tiba Rachel teringat kepada sang pemilik burung yang membangunkannya tadi pagi.
"Rachel ayo masuk"
kata bi"imah.
"bunda aku akan ke kelas dulu,dan akan menungg Rachel di sana, sementara itu Bunda pergilah bersama Bi'imah ke ruang kepala sekolah"
Denga nada yang lembut dinda bersikap seolah dirinya sudah dewasa.
"baik sayang umccchhh"
sahut bundanya.
__ADS_1
Merekapun pergi ke ruang guru.
setelah semua urusan selesai,Bi'imah menitipkan Rachel bersama Kepala Sekola,dan merekapun bergegas pergi menemui sang pemilik rumah yang berada di ujung jalan,Sarah dan Bi'imah menemui sang pemilik rumah di suatu tempat, kemudian mengujinkan mereka menempati rumahnya yang kosong tanpa di sewakan, mungkin tidak besar namun cukup untuk mereka berdua tempati.