CINTA KU AKHIR DERITA KU

CINTA KU AKHIR DERITA KU
Episode 07 Memulai kehidupan baru


__ADS_3

Saat pelajaran berlangsung,Ricko melempar kertas kecil ke meja Rachel,hal itu membuat Rachel kaget, kertas putih bertinta hitam, bertuliskan tangan Ricko yang berisi serangkaian kata-kata yang membuat Rachel terheran-heran.


"mari pulang bersama setelah selesai pelajaran berikutnya"


Rachel tidak menanggapi perkataan Ricko yang tertera di kertas tersebut.


Kemudian Ricko melempar kembali satu kertas kecil kehadapan Rachel.


"aku akan mengajak mu berjalan melewati sawah menuju arah rumah mu dengan cepat,karena aku tau jalan buntu yang akan membuat mu secepatnya sampai kerumah"


Hal ini semakin membuat Rachel berpikir bahwa Ricko sudah kehilangan akal.


"bagaimana mungkin dia bisa berkata seperti itu kepadaku, sementara aku baru saja bertemu dengannya,wahhhh dia benar-benar gila"


Lalu Rachel mengalihkan pandangannya kedepan,dan membuang kertas yang ada di genggamannya tanpa membalas satu kata pun..


"Teotttttttt.... teotttttttt.... teotttttttt"


"Akhirnya penderitaan hari ini selesai juga"

__ADS_1


Kata salah satu siswa yang berada di depan Rachel,


Suara berisik pun terdengar di mana-mana,ada yang cepat-cepat berlari keluar, beberapa siswa pulang di jemput oleh orang tua mereka masing-masing, sebagai siswa naik Bus,dan ada juga yang berjalan kaki melewati jalan buntu yang sering di lewati para petani


Kemudian Dinda sedikit berlari-lari kecil ke arah Rachel.


"Youk kita pulang bersama"


Rachel pun langsung menyandang Tasnya.


Setiap pulang sekolah Dinda tidak pernah di Jemput oleh orang tuanya,bukan tak bisa, namun Dinda melarang ibundanya untuk datang menjemput kesekolah,kerana Dinda lebih suka berjalan kaki saat pulang dari pada naik kendaraan. bagi anak kecil seperti dirinya, saat pulang sekolah berjalan kaki lebih asyik dari pada naik kendaraan, padahalkan jauh kalau berjalan kaki.


Sepanjang perjalanan Rachel tidak pernah berbicara meski Dinda menjelaskan semua yang mereka lewati, Rachel hanya menikmati pegunungan dan sawah yang terlihat begitu sejuk, berjalan melewati Sungai yang di kelilingi bambu-bambu kecil yang menghiasi sungai tersebut.


Dilihatnya Ricko yang sedang mandi bersama teman-temannya, kurang lebih dari 10 orang.


biasanya sepulang sekolah, anak-anak dari pemilik sawah yang mereka lewati itu selalu berjalan kaki saat pulang sekolah,dan mereka berjalan dari jalan yang lebih cepat di tempuh dari pada naik kendaraan.


Mereka melewati sawah, pegunungan,dan sungai, sehingga mereka tidak merasa lelah saat berjalan.

__ADS_1


Anak-anak tersebut selalu mendapatkan hal-hal baru dalam perjalanan, seperti dedaunan yang bisa di jadikan obat, dedaunan yang mempunyai aroma berbeda dari daun-daun lainnya, mendapat seekor belalang, dan masih banyak hewan dan tumbuhan lainnya, seperti ikan di sungai,bahkan terkadang mereka di kagetkan saat seekor ular melintas di hadapan mereka,namun hal ini tidak membuat mereka takut, karena bagi mereka hal ini sudah menjadi hal yang biasa mereka temui.


"Seseorang yang berpengalaman tidak akan ketakutan saat menemui hal-hal baru, dikarenakan mereka terbiasa melakukan hal-hal yang tak pernah di duga-duga."


Ilmu datang dengan sendirinya, meski kita tidak mencarinya, seperti pepatah mengatakan.


"Jauh berjalan banyak di lihat,lama hidup banyak di rasa "


Youk lanjut lagi ceritanya..!


Begitulah keadaan Rachel saat ini,bahkan Rachel tidak mengetahui nama dedaunan yang baru saja ia lewati.


Seumur hidup nya,baru kali ini ia berjalan saat pulang sekolah,bahkan di rumahnya yang dulu susah untuk bertemu pemandangan seperti yang ia lihat sekarang.


Kemudian Rachel menyebrangi sungai dan di genggam eratnya sepatu yang baru saja ia lepas dari kakinya dengan ketakutan,namun Dinda membantunya agar sampai di sebrang.


Sungai tersebut sangatlah dangkal,hanya saja di penuhi dengan bebatuan yang lumayan besar dan arus yang membuat orang sulit untuk menyebrangi nya , namun Rachel belum terbiasa dengan hal-hal baru yang belum pernah ia temui sebelumnya,nanti pasti juga akan terbiasa.


Setelah sampai di sebrang, Dinda dan Rachel memakai sepatu mereka kembali,dan segera bergegas pulang,tanpa menyapa anak-anak yang berada di hadapan mereka.

__ADS_1


__ADS_2