CINTA KU AKHIR DERITA KU

CINTA KU AKHIR DERITA KU
Episode 52 Satu tahun kemudian


__ADS_3

"Hallo" ucap Ricko di telepon sementara Rachel beranjak dari tempat duduknya menuju kamar.


"Hallo" ucap Ricko sekali lagi


"Ricko" ujar Rachel dengan nada lembut


"apa kabar chel" tanya Ricko seolah-olah cuek kepada dirinya.


"kabar baik" jawab Rachel dengan gugup kemudian tidak bisa menahan air matanya.


lebih dari 10 menit Ricko hanya mendengar Rachel menanggis tanpa berkata apapun, setelah itu barulah Rachel mulai bersuara.


"Apa di sana kamu sudah mendapatkan wanita yang lebih baik dari ku" tanya Rachel sedih sembari duduk di lantai bersandar ke pintu kamarnya.


"Maafkan aku, aku tidak bermaksud untuk melupakan mu, tapi ke adaan yang membuat ku seperti ini, aku janji mulai hari ini dan seterusnya aku akan menghubungi mu" ujar Ricko meyakinkan Rachel dengan nada lembut.


"bagaimana caranya, sementara aku tidak tahu cara menggunakan alat komunikasi ini" sambung Rachel datar.


"kamu minta ajarin sama bayu, nanti aku yang suruh dia membelikan HP untuk mu" ucap Ricko seolah-olah ingin menghibur Rachel.


"Baiklah" sahut Rachel singkat kemudain mematikan teleponnya.


Dengan segera Rachel menemui bayu setelah selesai menutup teleponnya.


Sesuai saran yang di berikan Ricko, berlahan Rachel ingin berguru kepada bayu walaupun kesannya terlihat sangat lucu.


"pak guru, tolong ajari aku menggunakan alat ini" ucap Rachel dengan suaranya yang terdengar manja meski membuat bayu sedikit agak takut sembari memberikan ponselnya.


"idihhh kamu ini kenapa" tanya bayu geli mendengar suara Rachel yang tidak seperti dirinya.


Seiring berjalannya waktu, jaman semakin modern alat-alat juga semakin canggih, namun Rachel masih belum bisa menggunakan Handphon.


Namun Bayu yang berperan sebagai kakak sekaligus temannya tidak bisa tinggal diam, kemudian memutuskan untuk membeli handphon dan menjelaskan bagaimana cara menggunakannya kepada Rachel meski HP yang di belinya tidak terlalu mahal.


°


°


°


°


°


°


°


°


Setelah Belajar dari bayu, namun Rachel hanya bisa membalas pesan, menerima panggilan masuk, dan menghubungi balik.

__ADS_1


Nomor kontaknya juga hanya ada 4 orang, Ricko, Bayu, Rara,dan bagas. Sementara Farrell tidak mengetahui bahwa Rachel memiliki ponsel.


Setiap hari ia mengirim pesan kepada Ricko, dan berbicara di telepon saat pulang kerja.


Terasa lepas rindu yang selama ini ia rasakan, kini Rachel tidak merasa kesepian lagi, setiap merindukan Ricko, ia dengan leluasa bisa berbicara dengannya kapanpun yang ia mau. hal ini sudah berlangsung selama 1 tahun lamanya.


Seperti biasa, Rachel masih bekerja di hotel.


sekarang ia sudah menjadi karyawan tetap.


Sementara Farrell baru saja menjadi karyawan magang setelah ia lulus sekolah.


Farrell bekerja di sana semata-mata bukan karena uang, Melainkan kerena tidak bisa jauh dari Rachel.


Seiring berjalannya waktu perasaannya terhadap Rachel semakin besar dan semakin kuat, Bahkan sehari saja ia tidak bertemu dengan Rachel, Rasanya dunia ini terasa hampa padahal ia tau sendiri bahwa Rachel dari dulu sampai sekarang mencintai orang lain. Farrel berkali-kali mengungkapkan perasaannya, namun Rachel hanya menganggapnya sebagai teman. Sudah satu tahun bekerja, namun Rachel tidak pernah tau siapa pemilik hotel tempatnya bekerja.


"Apa anak baru itu sudah datang..?" tanya Rara kepada Rachel yang hendak memasukkan bajunya ke dalam loker miliknya.


"Gak tau tuh" jawab Rachel datar


"wah dia itu sungguh luar biasa, selain tubuhnya yang wangi, wajahnya juga sangat mempesona, dia tipe cowo idaman ku" ucap Rara ngelantur


"kalau begitu kenapa kamu tidak dekati saja dia" ujar Bagas memukul kepala Rara dengan pulpen yang ada di genggamannya.


"aw, kamu ini Kenapa sih, kamu cemburu.!" ucap Rara kesal kepada bagas.


"Untuk apa aku cemburu, dasar kodok" sahut bagas kemudian pergi meninggalkan mereka berdua.


"Maksud mu" tanya Rachel datar


"Farrel" jawab Rara singkat


"kamu ini ngaco ya.!" ucap rara kesal kemudian meninggalkan Rara sendiri.


"apa yang salah dengan ucapan ku, semua orangkan tau bahwa Farrel sangat menyukainya" gumamnya kemdian menyusul Rachel dari belakang.


"apa kamu marah pada ku" tanya Rara mengikuti Rachel dari belakang.


"Bukannya begitu" jawab Rachel berhenti kemudia Rara langsung pergi tanpa mendengar ocehan Rachel.


"aisssshs" gumamnya kesal merasa di cuekin sembari Membanting-banting kakinya ke lantai hingga semua orang lain menyaksikan tingkahnya yang lucu, karena merasa malu, Rachel langsung berlari ke lantai atas.


Farrel baru saja datang, sementara semua orang lain sibuk bekerja, tidak ada yang berani memarahinya, dia bekerja sesuka hatinya karena ibunya pemilik hotel tersebut yang benama "HOTEL HIJAU". Namun di kelolah oleh pamannya.


Mengapa di katakan HOTEL HIJAU...?


karena semua dekorasinya berwarna hijau baik luar maupun di dalam, bahkan seragamnya sekarang berwarna hijau, setahun lalu masih berwarna hitam merah, namun sekaran telah berubah, selain dari pada lantainya yang berwarna hitam, seisinya semua berwarnah hijau tanpa terkecuali.


Farrel bekerja sebagai Chef karena masakannya yang sangat enak.


Selain jago masak, Farrel juga Merupakan seorang Pebisnis restoran yang sebentar lagi akan di sahkan oleh beberapa kalangan atas termasuk salah satu Ayah Sambungnya.

__ADS_1


Ketertarikannya dalam bidang memasak membuat ia tidak ingin melanjutkan pendidikannya karena ia merasa hal itu cuman menghamburkan uang saja.


Farrel yang sudah mulai menjadi seorang pebisnis di saat usianya masih terbilang sangat muda, membuat dirinya di kenal banyak orang, sementara Ricko baru Memasuki KLS 2 SMA.


"wahhh, apa kamu tidak liat jam berapa sekarang, apa kamu tidak takut di pecat." ucap Rachel memarahi Farrell yang baru saja datang.


"tenang aja" sambung Farrell dengan sombong Berjalan menuju dapur.


"wah kamu memang luar biasa" gumam Rachel kesal.


"jangan lakukan seperti ini lagi, kamu dengar tidak.!" teriak Rachel mengkhawatirkan Farrell.


Dengan santai Farrell hanya melambaikan tangannya dan tersenyum saat mendengar ucapan Rachel.


Setelah Sampai di dapur, Farrell langsung memakai kostunnya dan melakukan pekerjaannya.


Meski Farrell masih karyawan Magang, namun ia di percayakan untuk mengurus masalah makanan para tamu, kali ini bukan karena ia seorang anak pemilik hotel, melainkan benar-benar Farrel seorang Koki yang handal..


°


°


°


°


°


°


°


Beberapa jam kemudian 12:00 waktunya untuk Pergantian siff.


Rachel segera bergegas pulang setelah selesai bekerja.


Namun tiba-tiba di depan hotel, Farrell sudah menunggunya dan mengajaknya untuk pulang bareng, karena sudah terbiasa, Rachel tidak lagi menolak tawaran Farrell lalu masuk ke dalam mobil.


Akibat terlalu capek, Rachel tidak sengaja tertidur di dalam mobil hingga tidak terasa sampai di rumah, namun Farrell enggan membangunkan Rachel lalu menunggu sampai Rachel bangun sendiri


Selagi Rachel tertidur, Farrell menggunakan kesempatan untuk mengelus sedikit bagian wajahnya yang membuat Rachel akhirnya terbangun sendiri.


"apa kita sudah sampai" tanya Rachel tiba-tiba menatap Farrell


"sudah" jawab Farrell kaget melihat Rachel terbangun secara tiba-tiba.


Kemudian Rachel keluar dari mobil dan masuk kedalam. Sementara Farrell langsung pulang dengan perasaan sedikit bahagia.


jagan lupa like, komen dan Votenya ya kak biar aku tambah semangat lagi.


TERIMAKASIH KAK UDAH MAMPIR 🙏

__ADS_1


__ADS_2