CINTA KU AKHIR DERITA KU

CINTA KU AKHIR DERITA KU
Episode 55 HARI PERTAMA MENJADI ISTRI


__ADS_3

Pagi-pagi sekali, Rachel pergi kepasar untuk membeli sayuran. Setelah membeli semua yang di butuhkan ia kembali pulang.


suara percikan minyak penggorengan yang sedang ia panaskan terdengar di telinga Ricko saat itu kemudian bangun. Melihat istrinya yang sedang memasak di dapur, dengan tiba-tiba memeluknya dari belakang sehingga membuat Rachel kaget tapi bahagia. sementara ketiga temannya masih tertidur pulas akibat mabuk hingga tak sadarkan diri.


"good morning.?" ucap Ricko menempelkan bagian wajahnya di bahu istrinya.


"Apa tidur mu nyenyak..?" tanya Rachel tersenyum sembari mengiris daun bawang.


"Tentu saja..!" jawab Ricko dengan mata tertutup.


"kalau begini terus,kapan selesainya." ucap Rachel seolah-olah kesal, namun Ricko tidak mau melepaskan pelukannya.


Kebahagiaan yang mereka rasakan tidak terlepas dari kepercayaan antara keduanya.


Meskipun beberapa kesulitan yang mereka hadapi, namun tidak terlepas dari kepercayaan yang mereka berikan.


Ricko terus saja mengganggu Rachel sampai selesai memasak. kemudian Ricko pergi untuk mandi, sementara Rachel membuka semua tirai jendela dan membangunkan sahabatnya. setelah semua selesai mandi, Mereka menyantap sarapan yang telah di siapkan oleh Rachel Meski hanya Sup dan nasi. setelah selesai sarapan, Rara dan bagas pulang ke rumah masing-masing, sementara Bayu pergi ke rumah temannya.


Rachel dan suaminya kini hanya tinggal berdua dan mengabiskan Waktu bersama.


Selesai membersihkan rumah, Rachel menghampiri Ricko yang sedang menonton Tv.


"Akhirnya selesai juga" ucap Rachel Manarik nafasnya sembari beristirahat di tempat tidur.


"apa kamu akan istirahat seperti itu" tanya Ricko mencium aroma tidak enak dari tubuh Rachel.


"kamu ini" jawab Rachel tiba-tiba bangun dan langsung menuju kamar mandi lalu membasahi seluruh tubuhnya.


Saat keluar dari kamar mandi, Ricko memandangi istrinya tak henti, dengan handuk yang berwarna putih yang ada di kepalanya, serta handuk yang menutupi separuh tubuhnya membuat Ricko ingin sekali mengganggunya. Saat Rachel berjalan' dari hadapannya, tiba-tiba Ricko menarik tangannya yang membuat handuk di tubuhnya hampir terlepas.


"kamu apaan sih" ujar Rachel kesal karena kaget.


"maaf" ucap Ricko melepas tangan Rachel yang terlihat marah membuat Ricko tidak berani mengganggunya.


Kemudian Rachel memakai bajunya dan berdandan cantik hanya untuk istirahat di tempat tidur dengan wajah cemberut.


Ricko berusaha membujuk Rachel yang berbaring di sampingnya dengan lembut.

__ADS_1


Mengucapkan kata maaf beberapa kali, namun dengan sengaja Rachel tersenyum tipis namun cuek pura-pura tidak menghiraukan suaminya. Melihat Rachel yang lagi marah, akhirnya Ricko kelelahan membujuk Rachel. Ricko mengambil Ponselnya lalu meninggalkan Rachel sendiri di dalam kamarnya.


"Hallo, andin" ucap Ricko di telepon membuat Rachel berdiri dan berlari ke arah Ricko, dengan tiba-tiba mengambil ponsel suaminya karena rasa cemburu. dengan rasa malu Rachel mengembalikan ponsel suaminya setelah mengetahui bahwa Ricko hanya berpura-pura.


"Apa kamu sudah tidak marah lagi..?" tanya Ricko tersenyum merasa lucu dengan tingkah laku istrinya.


"Aku tidak marah" jawab Rachel dengan manja, lalu Ricko mengangkatnya dan membawanya ke tempat tidur.


Dengan sangat mesra mereka berbaring di tempat tidur sembari menonton TV.


"apa kita jalan jalan saja..?" tanya Ricko bosan jika haru di rumah seharian.


"nanti malam aja" jawab Rachel mulai tertidur di atas tubuh Ricko.


"apa kamu akan tidur seperti ini..?" tanya Ricko merasa tubuh Rachel Sangat berat.


"kenapa, apa aku tidak boleh menghabiskan waktu seperti ini dengan mu.!" ucap Rachel kembali tidur ke bentuk semula.


"apa kamu marah lagi" tanya Ricko dengan lembut sembari memeluk Rachel dari belakang.


Sewaktu Rachel tertidur, Ricko sibuk dengan teleponnya, menghubungi semua temannya yang ada di luar negeri, namun satupun tak ada yang dapat membantunya. Beberapa Minggu lagi, ia akan pergi lebih awal ke luar negeri, setelah mendapatkan tempat tinggal yang aman untuk istrinya, barulah ia datang menjemput dan membawanya pergi bersama.


Beberapa jam kemudian Rachel terbangun, dan tidak melihat Ricko di sampingnya, saat keluar dari kamar, ternyata Ricko sedang mengambil air di dapur.


Ricko menyarankan agar mereka pergi jalan-jalan sebelum Rachel berangkat bekerja.


namun waktunya sudah habis, 20 menit lagi ia akan berangkat kerja. Setelah Rachel melihat Ricko, ia kembali masuk ke dalam kamar dan mencuci wajahnya.


Beberapa menit kemudian, setelah Rachel selesai bersiap-siap untuk kerja, Ricko mengantar istrinya sampai masuk ke dalam.


Semua mata tertuju padanya, selain wajahnya yang rupawan, Cara berpakaiannya yang keren membuat beberapa karyawan wanita hampir gila karenanya. Semua memotret, sebagian dari mereka memegang tangan Ricko dan meminta nomor teleponnya.


Rachel tidak bisa menahan emosinya yang membuat dirinya cemburu saat orang lain mengganggu suaminya.


"lepasin tangan mu" ucap Rachel kepada Dini yang merupakan Maryawan yang cukup gatal di tempat kerjanya, setiap pria tampan yang dia lihat harus ia dapatkan jika tidak ia berusaha menggodanya sebisa mungkin.


"kamu siapa, berani-beraninya mengahalangi ku." tanya Dini sombong membuat Rachel semakin marah.

__ADS_1


"Aku....?" jawab Rachel hampir mengatakan yang sebenarnya, namun ia menahan emosinya.


Ricko sangat senang melihat kecemburuan yang ada di wajah istrinya itu.


Rachel dengan segera menarik tangan Ricko dan membawanya ke ruangan tertutup yang biasa mereka gunakan saat kunjungan keluarga datang.


Farrel heran saat melihat Adiknya Berada di tempat kerja yang seharusnya ia Berada di luar negeri.


"untuk apa dia datang kemari" gumamnya mencari tau dengan seribu pertanyaan di wajahnya, kemudia mendatangi Ricko lalu menyapanya.


"apa yang sedang kamu lakukan disini..?" tanya Farrell kepada Farrell yang sedang duduk si sofa.


"aku, aku cuman ingin mampir saja." jawab Ricko gugup Kemudian Rachel pergi membiarkan mereka berdua.


"bukankah kamu sudah pulang..?" tanya Farrell kebingungan.


"kenapa kalau aku di sini, kehadiran ku membuat mu tidak nyaman..!" ucap Ricko sombong.


"aku tidak peduli kamu mau di mana..?" sambungnya.


"trus apa masalah mu." tanya Ricko dengan kebencian di raut wajahnya.


"hah, apa ibu mu masih hidup..?" tanya Farrel sembrono yang membuat Ricko sangat marah lalu memukul Farrell sehingga berdarah.


"kamu harus bisa menjaga sikap mu saat menemui ku" ucap Ricko kesal lalu pergi keluar sembari memecahkan guci yang yang ada di dekat pintu. Hal ini membuat orang kaget saat melihat Ricko dengan sangat berani memecahkan guci milik perusahaan, padahal ia baru pertama kali datang ke sana.


"Hah, dia tidak berubah sama sekali" gumam Farrell sembari membersihkan darah di bagian mutunya.


Ricko Sangat membenci Farrell semenjak mengetahui bahwa ia adalah saudara tirinya.


kehadiran mereka juga membuat Ricko harus kehilangan sosok seorang ayah yang ia butuhkan semasa kecil dulu.


Dendam di hatinya Seolah-olah tidak pernah hilang sampai akhir hayatnya.


jangan lupa, like,komen,dan votenya ya kak biar aku tambah semangat lagi.


makasih kak udah mampir. 🙏

__ADS_1


__ADS_2