
Farrel yang tengah memasuki ruang kelasnya, tiba tiba salah satu temannya yang bernama Rey datang menghampiri dirinya, merasa terkejut dan kaget saat Rey memperlihatkan fhoto mereka berdua saat berada di parkiran mobil berdua dengan Rachel.
"apa kah dia Rachel yang kamu ceritakan selama ini" ucap Rey kepada Farrell yang sedang memikirkan sesuatu
"apa kamu mengetahui pemilik akun tersebut..?" tanya Farrel menyuruh Rey mencari tau pemilk akun tersebut dan berlari menemui Rachel, namun Rachel tidak ada di dalam kelasnya.
"Di mana Rachel..!"tanya Farrel kepada Agung teman sekelas Rachel
"tadi aku melihat dia pergi dengan membawa tasnya" ucap Agung
Farrel berlari keluar dan mencari Rachel di mana-mana namun tidak menemukan Rachel.
"Kenapa dia mencari Rachel, siapa dia..!" tanya dinda kepada agung yang baru saja memasuki ruang kelas
"Dia tetangga sebelah..!" jawab Agung bercanda
Rachel yang tidak mengerti media sosial seperti teman-teman lainnya, membuat dirinya terlihat bodoh karena tidak mengetahui semua orang tengah membicarakan dirinya, Rachel hendak memasuki bis dan pulang ke rumahnya.
sementara Farrell mencari di sekeliling sekolah bahkan tempat biasa yang di kunjungi oleh Rachel, namun tidak menemukannya, tiba-tiba teringat ruang guru, dan memastikan keberadaan Rechel.
"Rachel tadi datang kemari memberikan surat ijin, mungkin dia pulang karena kondisinya tidak cukup baik hari ini" ujar salah satu guru yang ada di ruangan tersebut.
Dan berlari keluar menuju gerbang sekolah.
"apa tadi bapak melihat Rachel" tanya Farrell kepada salah satu penjaga sekolah (scurity)
"tadi bapak melihat Rachel naik bis, sekitar 10 menit uang lalu" jawab scurity tersebut.
Kemudian Farrel kembali ke dalam kelas, karena meras percuma saja mencari rachel toh dia juga tidak tau di mana rumahnya.
__ADS_1
Setelah sampai di rumah, Rachel tidak melihat adanya Ricko bahkan mobilnya tidak ada di luar, hanya melihat bik imah yang sedang memasak, dan Zahra yang sedang duduk di kursi Roda.
"apa ricko tadi kesini bik" tanya Rachel kepada bik'imah.
"tidak, kenapa dengan kaki mu,..!" jawab Bi'imah bertanya kembali melihat luka yang ada di tubuhnya.
"ini hanya luka kecil" ucap Rachel lalu pergi ke kamarnya.
Beberapa sat kemudian, setelah Rachel menggati seragam sekolahnya, ia langsung membuka pintu kamar milik Ricko, namun tidak melihat sedikitpun adanya tanda-tanda, bahwa ricko tadi mampir kerumah mereka.
Meras bersalah, dan menyesal atas perkataannya yang membuat perseteruan di antara mereka terjadi membuat dirinya cemas.
Berjalan kebawah dan meminta batuan bi'imah agar segera menghubungi Ricko, karena ia tidak bisa menggunakan alat komunikasi, namun nomor Ricko saat ini tidak bisa di hubungi.
Kemudian Rachel kembali kedalam kamarnya dan menunggu Ricko pulang.
hari sudah sore namun sedikitpun tidak ada tanda-tanda kedatangan Ricko.
Farrell yang tengah menatap puisi yang di tulis oleh Rachel 5 tahun yang lalu, membuat dirinya tersenyum membacanya berulang-ulang kali, puisi yang di bingkai dengan sangat indah itu terlihat bersih tidak ada kusut sedikitpun, membuat dirinya tertidur saat pulang sekolah tanpa melepas seragam yang masih di kenakannya.
sementara Dinda bersama sarah (ibunya) merancang dekorasi rumahnya untuk acara ulang tahunnya yang ke 17, yang akan di gelar tepatnya pada hari Minggu malam Senin 12 juli.
Tring........?
Saat Suara BBM Ricko berbunyi, mengambil handphone tersebut dari sakunya, membuka pesan yang ada di BBMnya dan melihati Fhoto Rachel dan Farrell yang di kirim kepadanya dari nomor yang tidak pernah ada di kontak ponselnya.
Raut wajah yang sangat marah dan memerah, membuat dirinya melempar ponselnya ke lantai hingga pecah dan tidak bisa di gunakan lagi.
bayu yang baru saja masuk kedalam kosannya tersontak kaget saat melihat Ricko berada di dalam dan terbaring.
__ADS_1
"astaga, kamu mengagetkan ku saja, apa yang kamu lakukan di sini" ujar bayu berlari menuju kulkas dan melihat semua makanannya telah habis.
Ricko yang sudah terbiasa datang ke rumahnya saat ada masalah, membuat bayu tidak marah lagi, karena kebiasaannya yang buruk menghabiskan makanan orang lain.
Meskipun bayu lebih tua darinya, namun Ricko menggap bayu seperti teman sebayanya mekipun bayu sempat tidak naik kelas Sewaktu SD, bayu yang terjerat di antara kedua sahabatnya itu tidak bisa memilih satu sama lain, karena merasa mereka berdua adalah teman yang baik.
"Apa kamu sudah melihatnya akun fb mu, kelihatan semua orang menyalahkan Rachel" ujar bayu menawarkan air minum ke pada Ricko yang duduk di sofa membuat dirinya kaget.
"apa Foto itu di unggah ke media sosial..!" tanya Ricko yang tidak tau.
"apa kamu tidak tau, sekarang orang orang membicarakan kekasih mu,,wahhh benar benar kamu ini...!" sambung Bayu kesal, kemudain Ricko merampas ponsel milik bayu dan melihati Fhoto kekasihnya yang di hujat semua orang, sesama teman hal seperti itu sering terjadi, sudah menjadi kebiasaan saat barang miliknya menjadi milik kita juga.
Ricko sangat kasihan kepada Rachel, namun Merasa kesal kepadanya atas kejadian yang terjadi siang di sekolah.
"Pasti dia belum tau tentang hal ini" gumam Ricko mengalihkan pikirannya ingin membalas perbuatan Rachel
"Apa sampai saat ini dia masih tidak tau cara menggunakan handphon..?" tanya bayu sambil meminum segelas air
"tentu saja tidak, dia pasti belum tau tentang hal ini," jawab Ricko percaya kepada kekasihnya, namun Ricko hanya butuh waktu untuk berbaikan dengan kekasihnya itu.
"apa kamu masih marah kepadanya, pulanglah dia pasti menunggumu" ucap bayu mencemaskan Rachel yang merupakan Sahabatnya juga meski tidak terlalu sering bersama.
"aku tidak akan pulang, aku akan tidur disini, biarkan dia menunggu, aku hanya ingin memberi dia sedikit pelajar..!" jawab Ricko yang hendak berbari di sofa.
Sementara Rachel terus menunggu Ricko sampai pulang di depan rumah.
Sudah jam 8 malam, namun Ricko belum muncul juga, Bi'imah dan Zahra yang sedang menonton di ruang tamu, tidak mengetahui pertengkaran di antara kedua sejoli ini, bahkan tidak mengetahui bahwa mereka menjalin hubungan.
Mondar mandir di depan pagar, setiap mobil yang lewat di perhatikannya dengan seksama, apakah itu kekasihnya atau bukan, waktu menunjukkan pukul 11 malam, semua orang telah tidur, hanya dia yang masih menunggu seseorang, dengan sedikit rasa sakit yang di sebabkan lukanya, berdiri, berjongkok, duduk, hingga berjalan-jalan kecil, semua dilakukannya demi untuk menunggu Ricko pulang, namun tetap saja ia tidak melihat cahaya lampu yang akan menghampiri dirinya.
__ADS_1
terimakasih sudah mampir 🙏