CINTA KU AKHIR DERITA KU

CINTA KU AKHIR DERITA KU
Episode 42 JALAN BUNTU


__ADS_3

Ricko turun ke bawah setelah mengantar Rachel ke kamarnya,dan mendengar suara keributan.


"Jangan memarahi mamah seperti itu, ayah tidak ada hak untuk berkata kasar kepada mamah" ucap Ricko kepada wisnu yang mondar mandir kesana kemari, Karena stres memikirkan kejadian yang memalukan terjadi di sekolah yang ia bangun selama ini.


"Apa kalian berdua sudah kehilangan akal, apa kalian belum mengerti juga, wanita itu bisa membahayakan reputasi keluarga kita, ayah yang akan di salahkan atas semua yang telah terjadi" ujar Wisnu dengan emosi yang luar biasa.


"apa ayah bilang,membahayakan, justru ayah dan keluarga baru ayahlah yang paling berbahaya bagi kami, bahkan ayah membawa wanita murahan ayah kerumah kami, beserta anak haramnya" ucap Rachel membuat Farrel berdiri tidak tahan saat Ricko mengatakan dirinya anak haram, tanpa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.


takkkkkkkkk........


tamparan keras yang di lontarkan Wisnu ke wajah Ricko, Membuat Dina merasa Senang akan perdebatan mereka.


"dengar y dia itu ibu mu, kamu harus bisa menjaga lisan mu, jangn menghinanya" ucap Wisnu marah


"Cukuppppppp, bahkan tangan ku tidak pernah menampar Putra ku seperti itu selama ini, aku diam saja apapun yang kau lakukan dengan wanita itu, tapi jangan kau lukai putra ku, karna kau tidak ada hak atas dirinya, ambil saja semua ini, kami akan pergi dan membawa wanita itu bersama kami" ujar zahra membuat Wisnu marah.


"Tidak ada hak kata mu, hahhh," Sambung Wisnu


"Di mana kau selama ini, bahkan setelah menikah kau tidak pernah mengunjungi kami, tidak pernah tidur bersama kami, kau habiskan waktu mu selama ini bersama wanita itu" ucap Zahra menangis


"Itu semua karna mu, kenapa memaksa ku untuk menikah lagi sementara aku tidak ingin menikahi perempuan itu" sambung Wisnu keras membuat Farrell kaget, sementara Dina berhenti tersenyum saat mendengar bahwa Wisnu tidak menginginkan dirinya, melainkan Zahra sendirilah yang memaksanya untuk menikahi dirinya, hal ini membuat Dina semakin membuat keluarga mereka menderita.


"Kamu tau kenapa aku memaksa mu menikah lagi, karena aku tidak bisa menjadi istri yang baik untuk mu, bahkan aku tidak pantas menjadi seorang ibu, ke adaan ku yang sekarang hanya membebani orang lain saja" ucap Zahra menangis, memukul dadanya,

__ADS_1


Ricko ikut menangis saat mengetahui kepedihan yang di alami mamahnya, Begitu juga Wisnu menyesali semua yang dia lakukan selama ini, bahkan menyesal telah menampar Ricko.


"Baiklah kalau begitu, apa kamu mau berobat ke luar negeri, aku akan mengantarmu dan mencari dokter yang terbaik untuk mu" ucap Wisnu setelah amarahnya meredam


"Apa itu mungkin" sambung Zahra membuat Dina kesal lalu pergi keluar meninggalkan mereka, sementara Farrell menyusul ibunya dari belakang.


Ricko menolak untuk pergi, lantaran tidak bisa meninggalkan Rachel, sementara hidup Rachel sekarang tergantung pada mereka berdua setelah bibinya tiada.


"Aku tidak ingin pergi, aku tidak bisa meninggalkan Rachel sendiri disini, dia tidak punya siapa-siapa lagi di sini" ucap Ricko Kepada kedua orang tuanya, lagi-lagi hal ini membuat Wisnu marah.


"Besok wanita itu akan di keluarkan dari sekolah, karena perbuatannya bisa menjadi ancaman bagi anak-anak seusianya, yang dapat menghancurkan nama baik sekolah" ujar Wisnu membuat Ricko memohon kepada ayahnya agar tidak melakukan hal seperti itu kepada Rachel.


"Ayah aku mohon, biarkan dia tetap berada di sekolah aku akan menuruti ke inginan ayah, Rachel dan bibinya telah banyak membantu mamah, hingga kami bisa hidup seperti sekarang ini, kami berhutang banyak kepadanya" tutur Ricko bersujud memohon dan menangis di bawah kaki Wisnu, tanpa mereka sadari Rachel tengah berdiri di atas dan mendengar semuanya, kemudian Rachel masuk kemabali ke dalam kamarnya.


"Baiklah, besok ayah akan mengadakan rapat dan berbicara kepada semua dewan guru" sambung Wisnu


Ricko tengah sedih saat ia harus menuruti ke inginan orang yang di bencinya selama ini, suara percikan air yang berasal dari kamar pribadinya, Seolah-olah ia harus kehilangan sesuatu yang paling berharga dari hidupnya, tidak bisa meninggalkan kekasihnya, dan tidak juga bisa membiarkan ibunya pergi sendiri keluar negeri, mengingat kondisinya yang tidak bisa melakukan apapun tanpa bantuan orang lain.


Duduk di dalam kamar mandi, dan membiarkan air menyala membasahi seluruh tubuhnya, mengingat vidio Rachel yang tidur dengan pria lain, mengingat semua kenangan mereka sewaktu kecil hingga sampai saat ini, Waktu yang mereka habiskan bersama selama ini, merenggut ke Suciannya, berjanji akan bertanggung jawab atas hidupnya, tidak akan pernah meninggalkannya, namun hari ini bahkan ia tidak bisa menolak keinginan ayahnya yang menyangkut kebahagiaan mamahnya.


Aaaaaaaaaaaa......


Suara Teriakan Ricko yang di dengar oleh Rachel, membuat ia berlari menuju kamar kekasihnya dan memasuki kamar mandi dan melihat Ricko yang tergeletak di lantai beserta air yang mengalir dari atas.

__ADS_1


"Ricko ada apa dengan mu" ucap Rachel cemas segera membantu Ricko untuk duduk dan mematikan air yang dari tadi ia nyalakan.


"Rachel maafin aku" Sambung Ricko menangis memeluk Rachel dengan sangat erat lalu Rachel segera membalas pelukan Ricko dan menepuk punggungnya.


Rachel Berpura-pura tidak mendengar pembicaraan mereka,malah menenangkan hati kekasihnya.


Mereka yang selalu tampak seperti suami istri di saat berduaan akhirnya terbawa suasana, Berlahan Ricko menghidupkan air kembali sehingga Seluruh tubuh Rachel ikut basah.


Di dalam pelukan yang hangat, Ricko ingin tetap berada di sampingnya, tidak ingin Rachel pergi meskipun sesaat, ingin mengatakan semuanya, namun Ricko Merasa tidak sanggup,butuh waktu yang tepat baginya untuk mengatakannya.


"Aku sangat mencintai mu" ucap Ricko mencium kening Rachel di bawah percikan air yang mengalir dari atas, berulang-ulang mencium keningnya dan memeluknya kembali, sementara Rachel hanya bisa diam dan menunggu agar Ricko mengatakan yang sebenarnya kepada dirinya.


"Aku juga Sangat mencintaimu" sambung Rachel membalas ciuman Ricko dan kembali memeluknya.


Sementara Farrell dan Dina kembali ke rumah pamannya, merasa sedih saat melihat ibunya terdiam dan tak berkutik sedikitpun, namun semua hanya keserakahannya saja untuk menghancurkan rumah tangga orang lain, Farrell tidak membahas apapun dengan ibunya dan kembali masuk ke dalam kamarnya.


Aurel yang tidak mau ikut dengan ibunya, turun kebawah menemui ayahnya setelah Rachel siuman.


"Ayah, apa ayah baik-baik saja" tanya Aurel perhatian kepada ayah tercinta


"Gak pp kok nak" jawab Wisnu mengangkat Aurel lalu membawanya masuk kedalam kamar dan menidurkannya.


kemudian Wisnu kembali ke dalam kamar Zahra, Berusaha merebut hatinya kembali, mengangkatnya dari kursi roda dan meletakkannya di tempat tidur, menutupi separuh tubuh Zahra dengan selimut dan menemaninya tidur setelah sekian lama.

__ADS_1


MAKASIH Y KAK UDAH MAMPIR 🙏


Jagan lupa Vote dukungannya ya kk, like sher and tinggalkan jejak. Terimakasih kak 🙏


__ADS_2