CINTA KU AKHIR DERITA KU

CINTA KU AKHIR DERITA KU
Episode 62 HAL YANG TAK TERDUGA BISA SAJA TERJADI


__ADS_3

Lagi-lagi ia kesakitan entah kemana ia harus merangkak agar terhindar deri pecahan kaca yang mengelilinginya, darahnya berlumuran di lantai seakan-akan ia terjebak di suatu tempat yang tidak bisa ia lihat. Tiba-tiba Ricko berdiri dan memberikan kaca mata yang tadi melayang di dekatnya. Rachel langsung memakainya dengan jelas ia melihat Ricko dari dekat, sedikit demi sedikit hidung mereka hampir bersentuhan.


"Apa kamu mengenal ku." tanya Ricko kepada Rachel yang dari tadi tidak bisa mengalihkan pandangannya dari Ricko.


Tentu saja Rachel merasa heran, sosok yang sangat mencintai dirinya tiba-tiba tidak mengenal siapa yang berada tepat di hadapannya. Kini ia tidak merasa kesakitan lagi meskipun beribu pecahan kaca menembus kulitnya. darah tidak berhenti mengalir dari telapak tangan dan bagian lututnya. Pandangan yang penuh dengan Kerinduan seolah-olah ingin segera memeluknya dan mengatakan bahwa dia sangat merindukan suaminya itu. namun apalah daya tangan tak sampai, jangankan untuk mengatakan kebenarannya, Ricko bahkan tidak bisa mengenali dirinya padahal wajah mereka hampir bersentuhan.


"Rachel....."Teriak Rara yang baru saja datang memanggil dan menghampiri dirinya dan tiba-tiba Ricko berdiri sembari memasukkan kedua tangannya ke dalam kantong celananya.


Rara dengan segera membantu Rachel tanpa memperdulikan pria yang berdiri di sampingnya, namun Rara merasa panik karena tidak bisa membantu Rachel yang tejebak di tengah-tengah pecahan kaca.


Ricko langsung mengangkat Rachel lalu meletakkannya ke atas sofa.


"kamu ambilkan saja obat untuknya, lalu bersihkan lantainya, biar aku saja yang membantu mengobati luka di tubuhnya." ucap Ricko Sombong namun peduli.


"Ricko......?" ucap Rara dengan sangat kaget hingga matanya hampir keluar.


"apa kamu tidak mendengar apa yang baru saja aku katakan.." sambung Ricko membentak dengan Sangat keras hingga Rara segera berlari mengambil obat pertolongan pertama.


Setelah Rara Mengambil obatnya, ia langsung memberikannya kepada Ricko.


dengan beberapa pertanyaan yang membuat ia tidak bisa mengerti dengan apa yang sebenarnya terjadi.


Ricko membantu Rachel mengobati lukanya. meskipun tidak mengenal wanita yang menyebutkan namanya, namun ia merasa peduli kepada wanita Tersebut yang membuat dirinya tidak ingin pergi begitu saja.


Dengan sangat lembut Ricko membalut tangan dan lututnya memakai beberapa lapis perban yang di berikan Rara kepadanya.


Rachel Hanya bisa diam saja sembari memandangi Ricko dengan sangat tajam.


Setelah selesai, Ricko langsung pergi menyusul teman-temannya.


"Chel,apa dia benar-benar Ricko yang kita kenal...?" tanya Rara panasaran.

__ADS_1


"Entahlah" jawab Rachel merasa bingung.


Perasaan Ricko saat ini menjadi tidak nyaman. ia tidak bisa berhenti memikirkan wanita yang menyebutkan namanya itu, padahal Ricko merasa ini pertama kalinya mereka bertemu.


"Namun darimana dia mengetahui nama ku, bahkan ini pertama kalinya aku datang ke mari." gumamnya yang membuat kepalanya pusing dan langsung meminum minuman yang telah di tuangkan Angel untuk dirinya.


Hari ini Ricko tidak seperti biasanya, ia langsung memutuskan untuk pulang lebih awal setelah membayar tagihan. saat ingin keluar, dengan tidak sengaja ia malah bertemu dengan Bayu di depan sembari menggendong Rachel di punggungnya.


Ricko akhirnya tidak ingin melewatkan kesempatan untuk bertanya kepada bayu tentang gadis yang sedang bersamanya.


"bayu...! ucap Ricko membuat Bayu sedikit gugup. Rachel langsung berdiri meski kakinya sedikit keram akibat luka di lututnya.


"apa kalian saling mengenal..?" tanya Ricko membuat Rachel Sidikit kesal seolah-olah Bayu telah membohongi dirinya.


Bayu tidak memperdulikan ucapan Ricko dan langsung melihat wajah Rachel yang sedang memandangi dirinya dengan sinis.


Tiba-tiba Dinda muncul memanggil Ricko dan menghampirinya. Rachel kaget saat melihat mereka bersama begitu juga sebaliknya. Dinda merasa ketakutan, bahkan tubuhnya gemetar saat melihat Rachel dan bayu bersama Ricko seakan-akan kebahagiaannya terancam.


"lama tidak bertemu..?" ucap Rachel dengan sangat tajam membuat Dinda ketakutan.


Dinda langsung menggenggam tangan Ricko dengan penuh ketakutan tidak bisa menjawab pertanyaan Ricko dan akhirnya ia pun terpaksa berbohong.


"mana mungkin aku mengenal mereka." jawabnya tersenyum meyakinkan Ricko.


Dengan sinis Rachel mengerutkan bibirnya dan melemparkan senyuman tajam setelah mendengar ucapan Dinda sembari melihat cincin yang mereka pakai.


Rachel langsung mengajak Bayu untuk pulang lalu meninggalkan mereka.


Meski hatinya terasa hancur berkeping-keping, namun ia tidak bisa mengalihkan pikirannya. sementara Bayu merasa tidak nyaman berada di dekat Rachel.


"Rachel.....?" ucap bayu gugup.

__ADS_1


"mmmmmmm" jawabnya dengan cuek sambil berjalan


"maafin aku.!" ujar bayu yang membuat Rachel kesal lalu memukulnya, bayu menghidari pukulan Rachel dan berlari, namun Rachel mengejarnya hingga terjatuh akibat kakinya yang masih keram Karena luka di bagian lututnya. Bayu merasa tidak tega kemudian menggendong Rachel sampai ke rumah.


"apa kamu sering bertemu dengan Ricko." tanya Rachel sedih.


"mmmmmm" jawab bayu mengiyakan pertanyaan Rachel.


"di mana kalian bertemu, dan kenapa kamu tidak pernah mengatakannya kepada ku." tanya Rachel menahan air matanya.


"dia CEO di perusahaan tempat ku bekerja, aku juga sangat Kaget pertama kali bertemu dengannya beberapa bulan yang lalu, saat aku mengantar dokumen yang harus di tanda tangani, dia Bahkan tidak mengenali ku bahkan dia tidak tau nama ku, aku ingin mengatakan hal itu kepada mu, namun tidak sengaja aku mendengar ucapan salah satu teman sekantor ku bahwa Ricko Telah bertunangan dan akan menikah Minggu depan." ucapnya sambil berjalan yang membuat Rachel Terdiam tanpa berkata apa-apa lagi. akhirnya air matanya keluar tanpa ia sadari.


"dia bahkan tidak mengenali ku. chy" gumamnya dengan putus asa.


"tidak bisakah kamu melupakan dia." tanya Bayu Takut Rachel terluka untuk kesekian kalinya.


"aku akan mencobanya, lagian tidak ada lagi alasan bagi ku untuk menunggunya kembali, aku rasa dia sudah bahagia bersama Dinda" jawabnya membuat Bayu sedikit lega.


"baiklah kalau begitu mari kita mencari pria untuk mu yang lebih baik dari Ricko." ucap bayu membuat Rachel tersenyum kembali lalu mereka masuk.


Setelah sampai di rumah, Ricko langsung masuk kedalam kamarnya Tanpa membahas apapun dengan Dinda, Sementara Dinda merasa tidak tenang dengan ke munculan Rachel yang tiba-tiba merasa kebahagiannya terancam.


Dinda Membanting semua bantal yang ada di kamarnya, bahkan menyingkirkan semua peralatan mek-upnya yang ada di meja rias.


memandangi dirinya di dalam cermin karena ketakutannya saat melihat Rachel.


"tidak akan kubiarkan satu orangpun yang merenggut kebahagiaan ku, aku telah berjuang sejauh ini. aku akan menyingkirkan siapapun yang menghalangi jalan ku." gumamnya dengan sangat kesal saat memikirkan Rachel.


sementara Ricko masih mengingat Rachel yang tidak bisa hilang dari pikirannya.


Jangan lupa like,komen, votenya ya kak.

__ADS_1


kasih juga ⭐ ya kak, biar aku tambah semangat lagi.


Makasih kak Sudah mampir 🙏


__ADS_2