
**BUKU HARIAN**
Berada jauh dari mu membuat aku mengerti arti sebuah kerinduan.
Mencintai mu adalah anugrah bagi ku.
Menunggu adalah pilihan ku.
Tidak peduli seberapa lama aku menunggu,aku tetap menunggu meskipun aku tidak tau apakah ini sia-sia atau sebaliknya, namun aku berharap lebih dari apa yang kau janjikan untuk ku.
°
°
°
°
°
°
°
°
°
°
__ADS_1
°
Pekerjaan yang paling membosankan adalah menunggu.
Namun saat ini bagi Rachel menunggu adalah sesuatu hal paling terindah untuk orang yang ia nantikan.
Pagi-pagi sekali Rachel mengayunkan sepedanya dengan cantik menuju pasar untuk membeli sayuran yang akan ia masak nanti, Sepeda yang di pakainya merupakan pemberian dari bayu agar tidak berjalan kaki saat ingin ke pasar. dirinya yang tidak bisa melanjutkan pendidikan tidak membuat ia patah semangat untuk melanjutkan hidup, menganggap bayu seperti saudara sendiri membuat dirinya merasa nyaman.
Setelah sampai di pasar, Rachel hanya membeli, cabe,tomat, bawang, ikan, beserta sayuran lainnya.
Setelah selesai, Rachel langsung pulang karena harus cepat-cepat memasak sarapan untuk bayu yang akan berangkat ke sekolah.
Beberapa menit kemudian Rachel sampai di rumah dan langsung ke dapur memasak, setelah selesai memasak ia menghidangkan di atas meja lalu membangunkan bayu yang masih tidur di kamarnya.
tok.....tok....tok...
"Kak Bayu, ayo sarapan sudah jam 7." ucap Rachel berusaha.
Mendengar suara Rachel yang dari tadi memanggil namanya membuat ia terbangun dari tidurnya lalu mandi, setelah rapi ia langsung ke meja untuk sarapan.
"Biasa, cuman sup ayam doang kak hiii!!!" jawab Rachel senyum.
Selain pekerjaan lain yang harus Rachel kerjakan, Rachel cuman bisa masak sup ayam dan sambel doang selain itu semuanya tidak bisa ia lakukan meskipun Rachel anak perempuan.
"Oya kak, ngomong-ngomong..!
apa Ricko tidak pernah menghubungi kaka..?" tanya Rachel berharap mendapat kabar Ricko dari bayu.
"Kenapa harus memanggil kaka, panggil saja nama ku, dia tidak pernah menghubungi ku, lupakan saja dia, belum tentu dia mengingat mu.!" ucap bayu tegas karena kasihan kepada Rachel yang selalu berharap kabar dari Ricko.
"Baiklah kalau begitu, aku akan memanggil nama mu saja, tapi aku tidak bisa melupakan dia.!" sambung Rachel sesaat melamun.
"apa kamu masih menginginkan Ricko, kamu masih berharap lebih kepadanya setelah apa yang dia lakukan selama ini di belakang mu.!" ucap Bayu datar.
__ADS_1
Teoooooooooooottttttttttttt
Sebelum Rachel melanjutkan pembicaraan mereka, tiba-tiba bel berbunyi.
"Biar aku saja yang buka, kamu duduklah.!" ujar bayu segera membuka pintu.
"Rachel, apa kamu sering mengajak pria lain masuk ke rumah ku..?" tanya Bayu kaget saat melihat seorang lelaki yang lebih tinggi darinya berdiri di depan pintu.
"tidak.! emang siapa..!" ujar Rachel langsung berlari ke arah Bayu, Ternyata lelaki yang berdiri di hadapan mereka adalah Farrell.
"Kak Farrell...?" ucap Rachel kaget saat Farrell tiba-tiba datang padahal masih pagi.
Kemudian Bayu mengajak Farrell masuk dan mengajaknya sarapan.
Bayu menatap Rachel dengan sangat sinis penasaran apa saja yang ia lakukan di belakangnya.
"Apa dia pacar mu..?" tanya Bayu datar
"Tidak" jawab Rachel dengan sangat cepat.
"Bukankah kamu saudara tirinya Ricko..?" tanya Bayu kepada Farrell yang Sedang duduk di sampingnya.
"dia itu lebih tua dari mu, berbicaralah dengan sopan" ucap Rachel dengan suara pelan sembari menendang kaki bayu di bawah meja.
"iyya aku Saudara tirinya" jawab Farrel tiba-tiba.
"Ada perlu apa kamu datang kemari.?" tanya bayu sembari mengahbiskan makanannya.
"kebetulan lewat" jawab Farrell singkat,lalu melihat ke arah Rachel.
Setelah selesai sarapan mereka berdua berangkat kesekolah.
Jangan lupa like,sher,komen dan Votenya ya kak, biar aku lebih tambah semangat lagi.
__ADS_1
MAKASIH KAK UDAH MAMPIR 🙏