
Mengangkat tubuh Rachel yang terjatuh di lantai ke ranjang tidur miliknya, menyelimutinya dengan selimut yang amat tebal di tengah keringat yang mengalir seperti saat mencuci wajah, Namun seluruh badannya dingin dan tak bergerak sama sekali, Ricko yang tidak cukup pandai memeriksa urat nadinya, Tiba-tiba ingin memanggil Bi'imah, namun hal ini tidak jadi ia lakukan mengingat kondisi bi'imah saat ini.
kini benar benar hanya ia yang dapat menyelamatkan nyawa Rachel.
"Rachel ayo bangun aku mohon, aku akan melakukan semua yang kamu mau" Gumam Ricko kepada dinda yang tengah berbaring di tempat tidur, Ricko menghangatkan tangan Rachel dengan tangannya sendiri, memberikannya nafas buatan, namun hal ini tidak juga berhasil untuk membangunkan Rachel.
Ia semakin panik, dan semakin takut, tak sadar ia menangis tersedu-sedu sehingga air matanya menetes ke wajah Rachel, Lilin yang ia nyalakan mulai mencair, jika lilin tersebut berhenti memberi mereka cahaya, namun tak satupun lilin yang dapat ia gunakan lagi di tengah kegelapan dan derasnya air hujan.
Mondar kesana kemari mencari sesuatu yang dapat menyadarkan Rachel, Ricko mengambil segayung air yang berada di bag mandi, kemudaian membasahi wajah Rachel dengan air tersebut, lagi lagi hal ini tidak berhasil untuk menyadarkan Rachel.
Kemudian sejenak ia berhenti, lalu berlari menuju kamarnya, Mencari nama Dinda yang tersimpan di HP miliknya, Menghubunginya berkali-kali, namun Panggilannya tidak dijawab meski hanya sekali.
Berpikir berulang ulang apa yang harus ia lakukan, Terdiam berdiri menatap wajah Rachel yang tidak bergerak sedikitpun membuat dirinya Putus asa ingin menyerah.
lalu ia mengunci mereka berdua di dalam kamar, memandangi lilin yang akan padan, menangis hingga membuat dirinya shok.
Tiba-tiba ia membuka seluruh baju Rachel, baik itu baju luar maupun bagian dalam yang di kenakannya,kemudian Ricko membuka seluruh pakaiannya, dan berbaring memeluk tubuh Rachel mengarah ke hadapannya.
Dada yang menyatu, hingga seluruh badan mereka yang menjadi satu membuat Rachel merasakan kehangatan.
Niatnya yang hanya ingin menyadarkan Rachel, namun berujung pada kehangatan yang tidak dapat ia tahan, Sedikit ia melepaskan Rachel dari pelukannya, dan memandangi Bagian intim Rachel hingga dadanya, membuat dirinya tidak bisa menahan, Lalu ia mengecup bibir Rachel dengan lembut, tiba-tiba Rachel membuka matanya dan melihat wajah Ricko dan merasakan kehangatan yang sangat hangat yang tak pernah ia rasakan sebelumnya.
Kemudian Rachel baru menyadari bahwa dirinya berada dalam pelukan seseorang.
"Apa yang kamu lakukan, kenapa kamu melakukan ini pada ku" kata Rachel lemas mendorong Ricko menjauh darinya.
"aku hampir putus asa, saat kamu tidak sadarkan diri..!" jawab Ricko meyakinkan Rachel dan menjelaskan semua yang terjadi.
Melihat semua tubuhnya yang tidak memakai pakaian apapun, membuat dirinya marah atas perbuatan Ricko.
__ADS_1
"Apa kamu ingin mencari kesempatan saat aku tidak sadarkan diri" tanya Rachel lagi menatap Ricko yang tidak mengenakkan apapun.
"dddruuuuuggggg" suara gluduk yang kencang dan lilin yang sudah padam, membuat Rachel berteriak kencang.
"Tolong.......!" suara keras Rachel minta tolong tidak di dengar oleh siapapun selain Ricko.
"hah.hah.hah....!" aku tidak bisa bernapas gumam Rachel, membuat Ricko kembali memeluk Rachel dan membantunya dengan nafas buatannya.
Setelah beberapa menit, keadaan Rachel mulai membaik walaupun di ke gelapan, di tengah derasnya hujan, Di bawah selimut yang berwarna krim yang terbuat dari bulu dipadukan sprei dengan warna yang sama.
"Apa kamu sekarang percaya pada ku" Tanya Ricko kepada Rachel yang sedang lemas.
"maafin aku, dan terimakasih sudah menolong ku" jawab Rachel lemas
Suasana semakin dingin, membuat keduanya menarik selimut hingga menutupi seluruh tubuh mereka hingga menjadi satu.
Berlahan Ricko meraba punggung Rachel, yang membuat kehangatan semakin meningkat.
"Apa kamu akan bertanggung jawab atas perbuatan mu....?" tanya Rachel kembali
"Aku sepenuhnya milik mu, dan kamu adalah milik ku, sampai aku mati kamu tetap milikku, aku bertanggung jawab sepenuhnya atas diri mu" jawab Ricko meyakinkan kepada Rachel yang tersenyum mendengarnya.
"Maka lakukan apa yang ingin kamu lakukan" sambung Rachel pasrah.
Berlahan Ricko Mengecup bibir Rachel dengan lembut hingga memuaskan dirinya, namun hal ini tidak meyakinkan tubuhnya yang tidak bisa menahan sentuhan lembut tubuh Rachel yang ada di pelukannya.
Meraba kedua bagian dada Rachel, membuat Rachel merasakan kenikmatan sesaat yang di berikan oleh Ricko kepada.
keduanya semakin memanas tak bisa menahan diri masing-masing, Akhirnya Ricko melakukan tugasnya sebagai laki-laki sedangkan Rachel menerima serangan yang di lontarkan oleh kekasihnya itu.
__ADS_1
saat menikmati serangan Ricko, Rachel berteriak kesakitan yang mengakibatkan pendarahan di bagian intimnya
Di bawah selimut yang menutupi tubuh mereka berdua, di tengah kegelapan derasnya air hujan, membuat kedua sejoli ini melakukan hal yang tidak semestinya mereka lakukan.
"apa kamu menikmatinya" tanya Ricko kepadanya yang sangat malu, menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
"Kenapa, kamu menutupi wajah mu," tanya Ricko kembali
"Aku malu, saat kamu melihat semua bagian tubuh ku" jawab Rachel kepada Ricko yang sedang mengambil nafas
"Kenapa harus malu, kamu itu kekasihku, dan nanti akan menjadi istri ku" jawab Ricko
"aku takut, setelah kamu mendapatkan apa yang kamu inginkan, kamu pergi meninggalkan ku setelah kamu bosan dengan ku" sambung Rachel khawatir
"Kenapa berkata seperti itu, aku tidak akan pernah bosan kepada mu" jawab Ricko memeluk Rachel dan mencium keningnya.
Saat lampu menyala, kemudian Ricko kembali ke kamarnya, Dan tidur kembali.
Ke esokan harinya, Saat Rachel bangun dari tidurnya, tiba-tiba ia merasa ada hal yang aneh mengganjal tubuhnya, kemudaian duduk dan melihat begitu banyak darah di spreinya, ia merasa heran dan aneh, tidak mengingat apapun atas kejadian tadi malam, Akhirnya ia mandi membersihkan bagian tubuhnya yang terkena darah, tiba-tiba ia merasakan perih di bagian intimnya, baruhlah menyadari atas apa yang ia lakukan tadi malam bersama dengan Ricko.
Penyesalan pun datang kepada dirinya, merasa bersalah, merasa dirinya kotor, mencuci seluruh tubuhnya dengan bersih, namun semuanya telah hilang tak bisa kembali, ia Stress seperti orang gila yang tak ada tujuan apapun, Mengunci dirinya sendiri di kamar mandi selama 3 jam lamanya, merasakan dirinya hidup dalam keadaan mati.
Jangan pernah memberikan harta yang paling berharga dalam tubuh mu kepada orang lain meskipun kamu mencintai dirinya melebihi diri mu sendiri sebelum ia menjadi suami mu, Penyesalan selalu datang terlambat, jika begini apa yang akan ia lakukan, saat usianya masih muda dan masih dalam tahap pendidikan harus kehilangan kesuciannya....?
apakah hubungan mereka akan sampai kejenjang pernikahan atau sebaliknya......?
jawabannya hanya ada di sini, jadi ikuti terus episode-episode selanjutnya, agar kamu tidak ketinggalan ceritanya.
jangan lupa like,sher,komen dan votenya ya kk.
__ADS_1
Terimakasih sudah mampir, selamat membaca dan sampai jumpa di episode selanjutnya.....!