
Setelah mereka sampai di desa terpencil yang terletak di plosok kota,tidak ada yang mengenal mereka,kemudian bi'imah membawa Rachel kerumah sahabat lamanya yang kebetulan tinggal di desa tersebut.
tok-tok.........!!! terdengar suara pintu.
"permisi apa ada orang di di dalam..?" nampaknya bi'imah berusaha untuk memberi tanda bahwa seseorang telah berkunjung kerumah yang dia ketuk.
"siapa ya...?"
sebelum sarah bertanya,ternyata bi'imah langsung memeluknya,tak sengaja air mata menetes di pipinya, mereka berdua dulu adalah sahabat dekat, seperti buah yang di belah dua,namun saat mereka dewasa kebahagian tidak berpihak kepada bi'imah, kehidupan sarah lebih baik dari bi'imah,namun masalah itu tidak berpengaruh dalam persahabatan mereka, lalu sarah mengajak mereka masuk.
"kemana kamu selama ini mah" tanya sarah
"aku minta maaf selama ini aku tidak pernah menemui mu" jawab bi'Imah.
Bi'imah pun menjelaskan sumua yang telah menimpanya dan rachel, setelah beberapa jam kemudian,sarah menghidangkan makanan untuk mereka berdua,dan setelah itu bi'imah membiarkan rachel beristirahat dengan tenang.
Berbaring di ranjang tidur milik Putrinya sarah,rachel tertidur sangat pulas,terlihat seperti seseorang yang tak pernah tidur berhari hari.
__ADS_1
"apa rencana mu untuk anak itu" tanya Sarah sembari meminum kopi yang ada di tangannya,di keheningan malam di malam yang sunyi,dibawah sinar bulan,mereka berdua duduk bersama dan mengobrol tentang bagai mana langkah bi'imah selanjutnya.
"untuk saat ini,aku hanya butuh tempat tinggal,dimana aku mampu membesarkan anak malang itu,dan memberikannya kehidupan yang layak meski tak semewah kehidupannya yang dulu" sahut bi'imah berusaha tegar,sembari menghelai nafasnya yang penuh dengan keputus asaan.
"aku akan membantu mu, kebetulan seseorang dari kenalan ku mempunyai rumah di ujung jalan yang sudah lama tidak ia pakai,masalah rachel kita akan menempatkannya di sekolah putri ku". sambung sarah Berusaha membantu
"benar kah" ucap Bi'imah
Dengan suara yang keras dan cepat, bi'imah mengatakan hal tersebut sehingga membuat sarah kaget.
"wahhhh imah kamu hampir membunuh ku dengan suara mu yang keras membuat jantung ku hampir copot". ujar Sarah gaket
berlahan bi'imah bertanya kepada sarah.
"ngomong-ngomong dimana putri mu"
"malam ini dia ada acara bersama teman-temannya,mungkin besok baru pulang" jawab sarah.
__ADS_1
dinda...!
ya dinda adalah putri sarah yang di kagumi orang-orang di sekolah,dinda begitu cantik dan baik hati,namun setiap orang pasti mempunyai sifat yang tersembunyi bukan....?
kecil saja sudah cantik, apalagi sudah dewasa ya....???
bisa kebayang gak sih betapa cantiknya dinda.
Tak terasa waktu sudah mendekati jam 10 malam,kalau di Indonesia sekarang jam 10 malam,kalau diluar Negri kira-kira jam berapa ya.....?
hummmmmmmm....?
setelah perbincangan bi'imah dan sarah selesai,merekapun masuk kedalam dan tidur.
ketika bi'imah tertidur, seseorang datang dalam mimpinya,tidak lain adalah ibundanya rachel.
Dalam mimpinya ibu rachel,mengucapkan permohonan maaf dan rasa terimakasihnya kepada bi'imah atas apa yang dia lakukan terhadap putrinya,
__ADS_1
"aku tak dapat lagi mengucapkan Terimakasih ku secara langsung,namun aku ingin memohon maaf atas apa yang aku lakukan tehadap mu tolong jaga Putri ku dengan baik,dan ambillah asuransi kematian ku untuk biaya hidup kalian"
cussssssss bi'imah langsung tebangun dipenuhi dengan keringat dan rasa sedih,berlahan ia tertidur kembali.