CINTA KU AKHIR DERITA KU

CINTA KU AKHIR DERITA KU
Episode 57 PERTUNANGAN YANG DI RENCANAKAN


__ADS_3

Rachel dan bayu langsung pulang setelah selesai berpesta di rumah Rara.


Sebenarnya bukan pesta sih, mereka cuman ingin menghibur Rachel.


Setelah sampai di rumah, Rachel langsung melihat ponselnya.


"omo...." gumamnya kaget melihat panggilan Ricko sebanyak 50 kali.


Rachel langsung menelpon Ricko.


"tut...tut...tut" suara panggilan berbunyi.


"hallo.." ucapnya pelan takut Ricko memarahinya.


"Kamu dari mana aja sih.!" tanya Ricko kesal.


Kemudian Rachel menjelaskan semuanya.


"maafin aku yah..!" ucapnya membujuk Ricko.


Namun Ricko malah pura-pura marah dan ngambek.


"apa kamu masih marah..?" tanya Rachel berhati-hati.


"sudah tidak lagi" jawabnya singkat.


kemudian amarah Ricko menjadi redah.


Meskipun hanya lewat Suara, namun rasanya seperti nyata bahwa Ricko berada di sampingnya.


"apa kamu sudah mendapatkan tempat tinggal untuk kita.?" tanya Rachel penuh dengan bahagia.


"Untuk saat ini belum, aku kan baru sampai, mungkin besok aku akan mencarinya" jawabnya lembut yang membuat hati Rachel bahagia.


"kapan kamu akan datang menjemput ku." tanya Rachel seolah-olah ingin segera pergi bersamanya.


"mungkin Minggu depan sayang." jawab suaminya, lagi-lagi membuat hatinya berbunga-bunga.


Teotttttttt.......


Suara bel berbunyi.


"sayang nanti aku telepon lagi ya,kayaknya ada yang datang" ucap Ricko mematikan teleponnya.


Ternyata Wisnu datang untuk memastikan apakah dia benar-benar sudah ada di rumah.


"ayah...!" ucapnya kaget melihat wisnu yang tidak biasanya datang untuk berkunjung.


"ayah dengar kamu udah ada di rumah makannya ayah mampir." ujar wisnu datar langsung masuk.


"aku baru Sampai tadi sore" ucap Ricko sembari memasukkan tangannya ke dalam kantong celananya.


"ada yang ingin ayah bicarakan" sambung wisnu datar.


"katakanlah aku ingin istirahat." ucapnya dengan jelas raut wajah yang penuh kebencian sembari meletakkan minuman di meja untuk ayahnya.

__ADS_1


"Besok datanglah ke rumah, kita akan makan malam bersama, adahal yang ingin ayah katakan pada mu." ujar Wisnu membuat Ricko penasaran.


"kenapa tidak katakan sekarang saja" tanya Ricko merasa membuang-buang waktu saja.


"ayah sudah bilang besok datang saja kerumah." sambung Wisnu marah


"aku tidak bisa, besok aku harus kerumah sakit melihat mamah." ucapnya membantah ayahnya, namun Wisnu tidak memperdulikan ucapannya langsung pergi.


Ricko yang sangat kesal akhirnya memecahkan pot bunga yang ada di dekatnya. Kebencian di hatinya tidak tanggung-tanggung sehingga membuat ia tidak akur dengan ayahnya.


Sementara Rachel Sekarang tengah merasakan hati yang sangat bahagia saat mendengar Ricko akan datang Minggu depan menjemputnya. Melompat-lompat di atas tempat tidur, hingga bernyanyi dan berlari menemui bayu kekamarnya.


"bayu..bayuuuuuuu" teriaknya yang membuat Bayu Sangat kaget saat melihat tingkah Rachel yang tidak pernah ia lihat sebelumnya.


"ada apa..?" tanya Bayu penasaran atas hal apa yang membuatnya sampai sebahagia ini.


"kamu tau tidak, Minggu depan Ricko akan datang menjemput ku" ucapnya sembari melompat dan mengelilingi bayu dengan iringan lagu yang di nyanyikan.


"sungguh.?" Tanya bayu memastikan ucapan Rachel.


"sungguh, aku baru saja berbica dengannya di telepon." jawab Rachel tidak berhenti tersenyum.


Melihat senyuman di wajahnya, Bayu ikut bahagia setelah mendengar ucapannya.


Rasanya lepas sudah beban hidupnya yang tidak lagi memikirkan kebahagiaan sahabatnya itu, sampai-sampai ia terharu dan tak sadar air mata di pipinya mengalir.


"kenapa kamu menangis..?" tanya Rachel segera berhenti seperti cacing yang kepanasan.


"tidak apa-apa ko.!" jawab bayu sembari mengusap air matanya.


"tidak sama sekali" jawab Ricko dengan sangat cepat sembari memegang ke dua tangan sahabatnya itu. kemudian mereka melompat bersamaan karena merasa bahagia.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


Ke esokan harinya Di Australia.


sepulang sekolah, Ricko berangkat ke rumah sakit untuk melihat ke adaan mamahnya yang sedang di terapi di rumah sakit No 1 di Australia. Meskipun hanya melihat dari luar ruangan saja, namun perasaannya sangat bahagia saat melihat ke adaan Zahra yang mulai membaik. Ricko langsung pulang setelah selesai menjenguk Zahra.


Hari sudah malam.


Ricko beristirahat dengan tenang setelah selesai berbicara si telepon dengan istrinya.


Memandangi Fhoto pernikahannya yang membuat Rindunya sedikit terlepas.


"aku sangat Merindukanmu" gumamnya sembari mencium Fhoto istrinya lalu memejamkan matanya.


Namun, belum sampai 5 menit ia terbangun kembali setelah mendengar seseorang mengetuk pintunya tanpa menekan bel yang ada di luar pintu rumahnya.


"Apa mereka tidak melihat ada bel di sanah" gumamnya kesal langsung membuka pintu.


Ternyata tangan kanan ayahnya datang untuk menjemput secara paksa jika Ricko menolak untuk pergi bersamanya secara baik-baik.


Dengan terpaksa Ricko menuruti kepercayaan ayahnya itu, mereka langsung pergi setelah Ricko berpakaian dengan rapih.


Setelah Rumah mereka selesai di bangun, wisnu dan keluarganya pindah sekitar 6 bulan yang lalu. Rumah mereka yang ada di Surabaya sekarang di tempati oleh kakak laki-laki dari istrinya atau.


Setelah sampai di rumah yang megah itu, Ricko di sambut oleh beberapa pelayan yang bekerja untuk melayaninya,Namun ricko menolak untuk hal itu


Ricko berjalan dengan santai sembari memasukkan kedua tangannya ke dalam kantong celananya. Rumah yang megah bak seperti kerajaan, Tidak heran jika mereka sekarang termasuk orang terkaya No 2 seasia tenggara. Rumah yang di bangun sekitar 500 triliunan selesai hanya dalam waktu 6 bulan.


Ricko berjalan mengarah ke ruang makan, dan melihat semua orang telah menunggu dirinya, Dengan beragam hidangan yang telah tersedia di atas meja.


Berjalan ke arah ayahnya yang sedang duduk di bangku depan tanpa memperhatikan beberapa anggota lain yang bukan dari keluarganya.


"apa yang ingin ayah katakan, cepatlah aku tidak punya waktu." ucapnya dengan datar di depan para tamu yang sengaja di undang ayahnya.


"hmmmmm.... sebaiknya kamu sapa dulu tamu ayah" ujar Wisnu membuat Ricko semakin kesal.


Lagi-lagi ia kalah dari ayahnya, dan menuruti keinginan Wisnu. Kemudian Ricko menyapa tamu yang sengaja di undang ayahnya itu. namun hal itu membuat Ricko benar-benar sangat Kaget.


Ternyata tamu yang membuat Ricko kaget adalah, Dinda dan ibunya yang sudah lama tidak ia lihat, beserta keluarga Andin.


Ricko dengan ramah menyapa mereka lalu duduk di samping adiknya yang mulai tumbuh dewasa.


Sembari menyantap makan malam, wisnu mengumumkan sesuatu yang membuat Ricko lebih kaget dari sebelumnya.


"Ricko, minggu depan kamu akan bertunangan dengan Dinda" ucap Wisnu membuat Ricko semakin membencinya.


Hal ini membuat andin juga kaget, selain sahabat,ia juga Sangat mencintai Ricko. hal ini juga di ketahui semua keluarganya.


namun karena penyakitnya, ia sudah merelakannya saat Ricko mengatakan bahwa ia mencintai orang lain dan sudah menikahinya secara diam-diam. Namun dengan ikhlas hati, ia merelakan orang yang di cintainya itu, tapi bukan berarti persahabatan mereka terputus sampai di situ saja. andin tidak mengetahui pertunangan yang telah di rencanakan pamannya itu.


meskipun mengetahui Ricko sudah menikah, andin lebih memilih untuk diam dan tidak ikut campur.


jangan lupa like,sher,dan votenya ya kak, biat aku tambah semangat lagi.

__ADS_1


TERIMAKASIH KAK SUDAH MAMPIR 🙏


__ADS_2