CINTA KU AKHIR DERITA KU

CINTA KU AKHIR DERITA KU
Episode 45 Kebohongan


__ADS_3

Rachel selalu berfikir Dinda merupakan teman yang baik baginya, namun ternyata sebaliknya.


"Hah.!" gumam Bayu mengusap keringatnya


"kali ini apa lagi yang kau sembunyikan dari ku" tanya Rachel dengan raut wajah yang tidak bisa di tebak.


"banyak, masih banyak yang belum kamu ketahui, bahkan mengenai kekasih mu itu." jawab Dinda sinis menatap Ricko yang berdiri di hadapannya


"kamu jangan coba-coba mengalihkan pembicaraan dengan memanfaatkan Ricko" Ujar Rachel penasaran


"Dasar wanita bodoh, bahkan kamu sendiri tidak bisa menyadari apa yang di lakukan Ricko di belakang mu." ucap Dinda membuat Rachel bingung dengan ucapannya


"Ricko! apa yang dia maksud, aku tidak mengerti dengan ucapannya." tanya Rachel penasaran sembari memegang pergelangan tangan Ricko.


"Sudahlah, dia itu sudah tidak waras." jawab Ricko ketakutan meyakinkan Rachel


"Tidak waras kata mu..? apa kamu lupa atau hanya Berpura-pura saja, dasar lelaki brengsek." ucap Dinda kesal membanting pot bunga yang ada di sampingnya


"apa semua ini, apa maksudnya katakan" teriak Rachel menangis merasa sedang di permainkan


"Ricko, jawab saja apa yang di katakan Dinda" ujar bayu semakin kesal


"Aku tidak melakukan apapun, tidak." ucap Ricko berusa menyembunyikan kebohongannya.


"hmm, ternyata sampai saat ini kamu masih tidak berani mengatakannya,Ricko dan aku itu diam-diam berkencan di belakang kalian,dan dia bilang, dia tidak pernah mencintai Rachel sama sekali, namun dia merasa kasihan saat Rachel menceritakan kebohongan mengenai keluarganya" sambung Dinda berusaha memanbuat keadaan semakin panas


Saat mendengar hal ini, Rachel masih tidak percaya bahwa yang di katakan Dinda itu benar.


"haha, kamu berani menjebakku hingga sampai sejauh ini agar bisa mendapatkan Ricko, dan sekarang kamu malah Berusaha ingin menghancurkan hubungan kami, kamu pikir aku percaya kata-kata yang keluar dari mulut kotor mu itu hah" ucap Rachel berusaha menyembunyikan keyakinannya.


"percaya atau tidak itu bukan urusan ku, kamu boleh tanya langsung kepadanya." sambung Dinda lalu pergi meninggalkan mereka bertiga.


"Ricko, katakan bahwa semua itu tidak benar" ucap Rachel kepada Ricko yang berdiam diri di sampingnya, dari ekspresi wajahnya Seolah-olah menunjukkan bahwa Ricko telah membenarkan semua yang di ucapkan Dinda.

__ADS_1


"Maafin aku chel," ujar Ricko lemas dengan pikirannya yang kosong.


"Sejak kapan itu terjadi" tanya Rachel berusa tegar, namun seluruh tubuhnya seolah-olah ikut bergetar.


"itu hanya kebetulan saja, dan aku tidak mencintainya, aku minta maaf." jawab Ricko menangis memohon kepada Rachel agar mempercayai ucapannya, jangankan Rachel, Bayu yang merupakan Sahabatnya sendiri tidak percaya dengan ucapannya.


Kepercayaan yang selama ini dia berikan, ternyata di hianati oleh sahabatnya sendiri, bahkan Kekasihnya sendiri tega menusuknya dari belakang.


Air mata berlahan mengalir di pipi Rachel yang tengah sok dengan pengakuan Ricko, seolah-olah dirinya baru saja di Sambar petir lalu ambruk ke bawah, jika ini mimpi, ingin rasanya ia bangun dari mimpi buruknya, namun sayangnya ini semua adalah kenyataan yang harus ia terima.


"tidakkkkkkkkkkkkkkkkk"


Rachel menangis dengan emosional, menampar dadanya, seolah-olah jarum menusuk tenggorokannya, menghambat pernapasannya, Ricko hanya duduk dan menyesali perbuatannya, berusaha menenangkan Rachel, namun hal itu di bantah olehnya, sementara bayu tidak bisa berbuat apa-apa.


Dinda kehilangan sahabat baiknya, meski menyesali semua perbuatannya, apalah daya Nasi sudah menjadi bubur, sekarang hanya tinggal kenangan yang akan selalu di kenangnya.


Rachel mulai merasakan sakit kepala, penglihatannya mulai kabut, tidak bisa melihat orang yang ada di ruangan itu dengan jelas, bahkan benda di sekitarnya, kemudaian pingsan.


Ricko mengangkatnya, lalu membaringkannya di tempat tidur Bayu dan menunggunya sampai siuman.


"apa yang sebenarnya terjadi" tanya Bayu datar kepada Ricko


"Itu hanya kesalah kecil yang aku lakukan, aku hanya mencintai Rachel tidak ada orang lain di hatiku selain dirinya." jawab Ricko berusaha jujur namun menyesali perbuatannya


"meski kesalahan kecil, ini sudah menjadi kesalah yang paling besar, hatinya hancur saat mengetahui hubungan kalian, aku kasihan padanya, dalam hal ini kamulah orang yang paling bersalah atas semuanya." ucap Bayu perhatian namun benar adanya, kemudaian Ricko pergi berlari keluar menyusul Rachel, namun Rachel sudah tidak ada lagi.


Ternyata Dulu Ricko sempat selingkuh di belakang Rachel bersam Dinda, kejadian itu terjadi beberapa kali, di saat mereka bertengkar Dinda selalu berusaha memanfaatkan situasinya, Ricko tidak bisa menolak saat Dinda menawarkan dirinya sendiri meski Ricko tidak mencintainya, saat itu Ricko dalam ke adaan mabuk dan melihati bayangan Rachel.


Ricko menganggap bahwa dinda itu adalah Rachel, tapi sayangnya itu hanya sekali, untuk seterusnya dia tau bahwa Dinda berusaha menggodanya, dan Ricko tidak bisa menahan nafsunya saat melihat tubuh Dinda yang seksi meski dalam ke adaan mabuk, intinya saat mereka berdua menghabiskan waktu bersama, Ricko selalu dalam pikiran tidak normal, atau dinda selalu datang di saat Ricko dalam keadaan mabuk.


Merasa cintanya selalu bertepuk sebelah tangan, membuat Dinda melakukan segala cara untuk mendapatkan Ricko sepenuhnya meski ia tidak ada di dalam hantinya, berulang kali Ricko menolaknya,namun hal ini membuat dinda semakin ingin menghancurkan Rachel, Semua yang terjadi di dalam kehidupannya di karenakan adanya Rachel di antara mereka berdua.


Cinta tidak bisa di paksa, cinta itu datang dengan sendirinya ketika kita bersama orang yang bisa membuat kita jatuh cinta, dan cinta itu bukan masalah nyaman atau tidak nyaman, melainkan cinta itu yang selalu ingin membuat kita bertemu dan menghabiskan waktu bersama.

__ADS_1


Menurut saya ini sih artinya cinta, menurut kalian cinta itu seperti apa...?


°


°


°


°


°


°


°


°


Setelah Rachel sampai di rumah, ia mengemasi semua barang-barangnya dan berpamitan kepada Zahra.


"tante aku akan pergi dari sini, maaf ya tan, kalau selama ini aku punya salah, dan terimakasih atas bantuannya" ucap Rachel menanggis di depan Zahra


Sementara Wisnu, Aurel, dan Dina telah berangkat menuju Bandara untuk pulang ke Surabaya setelah menyelesaikan masalah yang terjadi.


"Kenapa tiba-tiba sekali, kemana kamu akan pergi, apa Ricko sudah tau hal ini" sambung Zahra kaget saat melihat Rachel datang menemuinya dengan membawa Koper di tangannya.


Tiba-tiba terdengar suara mobil milik Ricko, dan segera berlari menemui Rachel.


" Kenapa koper mu ada di sini" tanya Ricko panik melihat koper Rachel berada di luar kamar Zahra beserta barangnya yang lain.


"Ricko, apa sebenarnya yang terjadi di antara kalian berdua, kenapa Rachel ingin pergi dari sini" Tanya zahra yang sedang terbaring di tempat tidur.


"Tidak ada apa-apa kok tante, bibi kan sudah pergi, dan aku juga tidak tau harus melakukan apa di rumah sebesar ini" ucap Rachel berusaha tegar menyembunyikan kepedihan di hatinya.

__ADS_1


Sementara Ricko membawa Koper Rachel ke atas dengan sangat marah, tanpa persetujuan Rachel.


jangan lupa, like,sher, juga votenya y kak agar aku tambah semangat lagi kak, Terimakasih sudah mampir. 🙏


__ADS_2