CINTA KU AKHIR DERITA KU

CINTA KU AKHIR DERITA KU
Episode 65 ORANG-ORANG DI SEKITAR KU


__ADS_3

Ketika Bayu hendak keluar, tiba-tiba gadis yang ia temui pagi tadi muncul secara tiba-tiba membuka Pintu tanpa mengetuknya terlebih dahulu lalu masuk.


"aaaaaa,, wahhhh dasar lelaki brengsek" gumamnya kepada bayu yang berada tepat di hadapannya.


"Apa kamu mengenalnya bayu Rel..?" Tanya Ricko Kepada adiknya itu. ternyata wanita yang bertemu dengan bayu adalah Aurel adik Bosnya yang dulu pernah menjadi sahabat baiknya.


"Tentu saja aku mengenal pria berengsek ini, tadi aku bertemu dengannya di jalan dan mengotori gaun ku." Jawabnya yang kemudian membuat ia mengingat ucapan kakanya itu ketika menyebutkan nama seseorang yang sepertinya ia kenal.


"Tunggu dulu, kakak bilang apa barusan, Baaaaayuuuuuu" tanya Aurel terbata-bata.


"iyya Bayu." jawab Ricko membuat Aurel penasaran. kemudian Aurel mendekati Bayu sangat dekat dan memperhatikan wajahnya.


"aaaaa kak Bayuuuuuuu...?" ucapnya dengan keras hingga membuat bayu dan Ricko kaget.


"Apa kamu mengenalnya.?" tanya Ricko penasaran dengan ekspresi Aurel saat ini.


Sebelum menjawab pertanyaan Ricko,Bayu langsung menarik Aurel keluar.


"ada apa dengan mu, kenapa menarikku keluar" tanya Aurel membuat Bayu grogih lalu melepaskan tangannya.


"apa kamu tidak bisa bicara dengan lembut, dasar Anak manja." ucap Bayu membuat Aurel kesal.


"hah.. apa kata mu anak manja...? emang kenapa kalau tidak bisa bicara dengan lembut." Gumamnya lalu pergi.


Bayu yang ingin bicara berdua dengannya malah kebalikannya Aurel malah pergi sebelum ia bertanya sesuatu yang membuat ia mati penasaran. Kemudian bayu kemabali bekerja.


.


.


.


.


.


Zahra Di rumah kaca seorang diri duduk di kursi dengan romansa yang lebih Sunyi menenangkan pikirannya sembari memperhatikan Fhoto yang ada di tangannya.


Fhoto tersebut merupakan pemberian dari almarhum Imah yang dulu pernah bekerja bersamanya. Zahra bingung harus melakukan apa karena tidak bisa mengetahui keberadaan Rachel saat ini.


"Di mana keberadaan anak itu saat ini." gumamnya sembari menggigit kukunya yang di kelilingi cincin perak di jarinya.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


Saat Rachel dan Rara hendak mengantar makan siang untuk Bayu. tiba-tiba seseorang yang mengendarai motor tidak sengaja menabraknya Kemudian terjatuh. semua makanan yang ada di tangannya berserakan di tanah yang tidak mungkin ia pungut kembali.


"Apa kamu baik-baik saja." tanya Rara khawatir sembari membantu Rachel berdiri.


"aku gak papa kok." jawab Rachel lesu melihati makan kesukaan Bayu yang sengaja ia buat berserakan di tanah.


"udahlah gak usah di pikirin, kita beli aja di sana." ucap Rara menunjuk Restoran yang ada di seberang mereka.


"hmmmm baiklah, mau gi mana lagi." gumamnya lalu menyebrangi jalan menuju Restoran tersebut.


Setelah sampai di Restoran, Rara memesan beberapa makanan lalu menunggunya.


Meskipun yang mereka pesan hanya makanan Ringan saja, namun dengan hati yang tulus membuat mereka merasa Bersyukur sejauh ini mereka berempat masih tetap bersama.


"Aku penasaran seperti apa ruangan bayu di sana." gumam Rara penasaran.


Rachel langsung memukul kepalanya mengerti dengan ucapan sahabatnya itu.


"Eiiiiiiisssss, aku tau apa yang ada di dalam kepala kotor mu itu" ucap Rachel sembari mengerutkan bibirnya ke atas.


"Hei, kenapa kamu selalu memukul kepala ku, aku ini lebih tua dari mu." ujara Rara Kepada Rachel sembari menarik rambutnya sendiri.


"Sorry." ucap Rachel dengan sombong.


Beberapa menit kemudian, setelah pesanannya datang, Mereka Langsung Pergi.


Namun saat di pintu masuk, Mereka tidak sengaja berpapasan dengan salah satu teman mereka saat bekerja di hotel dulu.


Rara memandangi pria tersebut dengan sangat takjub, Jas yang si kenakan pria itu sangat cocok dengannya, postur tubuhnya yang merupakan persis lelaki idamannya.


"Tunggu dulu, bukankah itu Farrel yang dulu bekerja di hotel tempat kita bekerja." ucapnya kepada Rachel yang tidak memperhatikan orang-orang di sekelilingnya.


"apa kamu tidak salah lihat" sambung Rachel cuek-cuek aja.


Kemudian Rara berlari ke arah pria tersebut, sementara Rachel menyusulnya dengan sangat lambat .


"apa kamu Farrell." tanya Rara Kepada pria itu yang tidak mengenal siapa dirinya.

__ADS_1


Pria itu mengabaikannya lalu melangkahkan kakinya tanpa memperdulikan Rara yang berusaha mendekati karena merasa mengenal siapa dirinya.


"Rachel benar kata mu,aku salah orang." teriak Rara membuat pria itu berhenti dan berbalik.


Dengan cepat ia berjalan ke arah mereka yang membuat Rara takut.


"omoooo, sepertinya dia berbalik kesini,apa aku membuat kesalahan." ucapnya kepada Rachel yang tidak bisa melihat dengan jelas karena jaraknya agak terlalu jauh.


"Rachel....?" ujar Farrell setelah melihat Rachel dengan jelas, lalu Farrell memeluknya tanpa sadar.


"Benarkah kamu Farrell..?" tanya Rachel gugup dengan sedikit hati yang berdebar-debar akibat bau wangi tubuhnya yang mengingatkan dirinya kepada Ricko.


"Wangi ini.." gumamnya tidak bisa berpaling, lalu menyadarkan dirinya bahwa orang yang ada di dekapannya adalah orang lain Kemudian melepaskan pelukannya.


"aku mencari mu selama ini, apa kamu baik-baik saja.?" tanya Farrell berkaca-kaca karena merindukan cinta pertamanya meski tak dapat ia miliki.


"Tentu saja aku baik, kamu bagaimana..?" tanya Rachel balik.


"aku hampir mati merindukan mu." jawab Farrell membuat Rachel merasa tidak enak berulang kali menolak pesanan Farrell.


"Wahhhhhhhh apa sekarang aku sedang menyaksikan Drama." ucap Rara Kepada mereka berdua sambil tercengang.


"Maafin aku tidak bisa mengenali mu, tapi apa kamu mengenal ku" sambung Farrell kepada Rara benar dengan ucapannya.


"yaaaa,, semakin sukses seseorang semakin mereka tidak mengenali orang lain." sahut Rara langsung dengan sombong.


"Dia Rara yang dulu sering menggoda mu." ucap Rachel mengungkit masa lalu.


"heyy, kapan aku menggodanya, aku hanya menyukainya saja karena terlalu tampan." sambung Rara membuat mereka berdua Tersenyum.


"baiklah, maaf ya karena tadi tidak mengenal mu." ujar Farrell dengan tulus.


"ini adalah Restoran ku, mari masuk ke ruangan ku." ucap Ricko mengajak mereka, karena baru bertemu dari sekian lamanya, Rachel dan Rara merasa tidak enak jika harus menolak tawaran Farrell saat ini.


Mereka bertiga langsung menuju ke lantai atas tempat Farrell bekerja. setelah sampai di sana, Farrell menyajikan minuman untuk mereka sembari mengobrol. Akhirnya Rachel menjelaskan semuanya, dan memberi tahu alamat tempat tinggalnya dan tempat kerjanya. setelah mengetahui Tempat Rachel bekerja, Farrell berencana setiap hari akan datang menemuinya di sana, karena tidak jauh dari Restoran miliknya.


"Baiklah kami pergi dulu, lain kali mari bertemu lagi." ucap Rachel berpamitan setelah beberapa jam kemudian, Mereka merasa telah mengganggu waktunya dengan perasaan tidak enak akhirnya mereka berpamitan.


"Berikan ponsel mu." sambung Farrell, lalu Rachel memberikan ponselnya.


Farrell langsung memasukkan Nomornya ke ponsel Rachel lalu mencobanya.


Kemudian Rachel dan Rara pergi meski makanan yang mereka bawa mungkin sudah dingin.


Jangan lupa like,komen, votenya ya kak biar aku tambah semangat lagi. jangan lupa Rite ⭐ juga ya kak

__ADS_1


Terimakasih kak udah mampir. 🙏🙏🙏


__ADS_2