CINTA KU AKHIR DERITA KU

CINTA KU AKHIR DERITA KU
Episode 35 MUSIBAH


__ADS_3

Sementara Farrell yang tidak sadarkan diri tergeletak di lantai, kemudaian Rey mengantarkan Farrell ke rumahnya.


Sementara Dinda merasa kesal lantaran pestanya yang sangat kacau, membuat semua orang pulang lebih awal sebelum acaranya selesai.


Sementara Rachel pulang dengan berjalan kaki menunggu Farrell di rumah dengan tubuh dan rambutnya berantakan.


Ricko yang pergi mengantarkan Bayu pulang ke kosannya tidak ingin pulang kerumah lantaran merasa bahwa Rachel sedang menunggu dirinya, namun Bayu berusa meyakinkan Ricko bahwa itu semua bukanlah kesalahan Rachel.


"Kenapa kamu marah kepada Rachel, sementara dia tidak bersalah atas kejadian tadi..!" ujar bayu kepada Ricko yang hendak turun dari mobilnya, Namun di hentikan oleh Bayu karena tidak mengijinkan Ricko tidur di kosannya di karenakan waktunya tidak tepat untuk menginap di rumah orang lain.


"Tidak bersalah kata mu...! apa itu masuk akal, saat Rachel tidak berusaha menghentikan perbuatan Farrell kepadanya, malah membiarkannya begitu saja" ucap Ricko marah dan langsung pulang meninggalkan bayu.


Beberapa menit kemudian sesampai di rumah, ia melihat Rachel berdiri di depan pintu, kemudian Ricko masuk dengan langkah yang sangat cepet melewati Rachel yang sedang berdiri di depan pintu.


"Ricko,kita perlu bicara,dengarkan aku,aku mohon aku akan menjelaskan semuanya, Ricko....Rickoo" ucap Rachel mengikuti Ricko dari belakang, kemudian Ricko berhenti dan melemparkan Jas yang ada di tangannya ke lantai, membuat Rachel semakin takut dan gemetar.


"Apa yang ingin coba kamu jelaskan, semua orang membicarakan kalian berdua" membentak Rachel dengan sangat keras, sehingga membuat tangannya gemetar, kemudian Ricko masuk ke dalam kamarnya dan membanting pintu sangat keras, sehingga membuat Bi'imah dan zahra kaget dan terbangun.


Rachel terus saja mengetuk-ngetuk pintu kamarnya sambil menangis dan berusaha mengajak Ricko bicara secara baik-baik, Bi'imah naik ke atas dan melihati Rachel yang tengah menangis memohon agar Ricko mau berbicara dengannya.


Bi'imah mempercepat langkahnya sehingga mengakibatkan dirinya jatuh dari tangga tersebut dan tergeletak di lantai yang mengakibatkan kepalanya retak dan mengeluarkan banyak darah.


"Bibiiiiiiijjjjjiiiiiiiiii" Teriak Rachel yang membuat hatinya semakin hancur, dan berlari ke bawah berusaha menyelamatkan Bi'imah yang tidak sadarkan diri..


"Bibi...Bibi aku mohon bangunlah bibikkk...!" ucap Rachel Ketakutan saat melihat darah yang begitu banyak mengalir di lantai, air mata yang terus saja mengalir di pipinya membuat kelopak matanya hitam akibat maskara yang di pakainya luntur.

__ADS_1


Kemudian Ricko tersentak kaget mendengar suara Rachel yang berteriak keras meminta bantuan, Ricko membuka pintu kamarnya dan melihat bi'imah yang tidak sadarkan diri berada di pangkuan Rachel yang penuh dengan darah di gaunnya, kemudian berlari dan membawa Bi'imah ke puskesmas terdekat yang masih buka 24 jam, di karenakan Rumah sakit terlalu jauh dari lokasi mereka saat ini, Yang membutuhkan 2 jam jarak tempuh agar sampai ke rumah sakit tersebut, sementara Zahra hanya bisa menunggu kabar baik dari mereka.


Rachel yag tidak sempat menggati gaun yang di kenakannya hampir menjadi warna merah akibat darah yang terkena saat berusaha menyelamatkan Bi'imah dengan Kaki telanjang.


"Ricko bibiiiiiiiiiiiii " Ucap Rachel menangis di pelukan Ricko yang hampir pingsan saat melihat kaadaan Bi'imah.


Sementara Ricko berusaha menenangkan hati Rachel, untuk seseat melupakan Kejadian yang telah terjadi, dan lebih mementingkan Ke adaan bi'imah.


Meskipun terlihat sangat mustahil bisa menyelamatkan Bi'imah di puskesmas tersebut, namun dokter yang bekerja malam itu berhasil membuat pendarahannya berhenti meskipun hanya untuk besok disebelum di kirim ke rumah sakit.


Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 6 pagi, namun sampai saat ini Bi'imah belum sadarkan diri, sementara Ricko dan Rachel duduk di ruang tunggu selama pengobatan berlangsung hingga mereka tidak ada waktu suntuk tidur, bahkan belum sempat menggati kostum yang mereka pakai tadi malam.


"Tante Sarah, aku butuh bantuan tante, boleh tidak mamah aku titip di rumah tante, soalnya Bi'imah masih belum sadar, dan kami tidak sempat kerumah..! Ucap Ricko di telpon saat menghubungi Sarah


"Apaaaaaaaa,,, apa yang terjadi kepada Imah..!" tanya Sarah membuat dirinya sok dan gemetar saat mendengar ke adaan sahabatnya itu.


Ricko mengikuti ambulans yang mengantar Bi'imah ke rumah sakit, sedangkan Bayu dan Dinda mengantar surat ijin mereka ber 4 ke sekolah, dan langsung pergi menyusul Ricko dan Rachel ke rumah sakit, Sarah yang tidak bisa melihat sahabatnya di karenakan menjaga Zahra yang lumpuh, hanya bisa menunggu dan menunggu kabar baik dari dari mereka.


Setelah sampai ke rumah sakit, Bi'imah di bawa keruang gawat darurat untuk melanjutkan pengobatannya yang belum sempurna saat berada di puskesmas.


Sementara Rachel dan Ricko menggati kostum mereka setelah Dinda datang membawa baju yang mereka inginkan.


"kami yang akan menunggu disini, kalian pergilah...!" ucap Dinda memberikan tas yang berisi perlengkapan yang mereka butuhkan.


Setelah selesai, mereka kembali menemui sahabatnya itu.

__ADS_1


"kelihatannya kalian belum pernah tidur dari tadi malam...!" ujar Bayu kepada mereka berdua yang terlihat lesu, dan wajah Rachel yang sangat pucat setelah membersihkan wajahnya.


"Tidakkkk, aku akan disini menunggu" jawab Rachel menangis


"Gk pp kok kamu santai aja, udah sana istirahat aja dulu..! sambung Dinda


Tiba-tiba dokter yang bertugas mengobati Bi'imah keluar dan menyarankan Bi'imah untuk segera di operasi meskipun kemungkinannya sangat kecil, Rachel sok saat mendengar keselamatan Bi'imah sangat kecil adanya, sehingga membuat ia pingsan dan jatuh kelantai.


Hati yang hancur bagaikan abu,tidak bisa membayangkan hal ini akan pernah terjadi, satu-satunya orang yang dimiliki seandainya pergi meninggalkan kita.


Bagai mana tidak...?


Bi'imah yang telah di anggapnya sebagai orang tuanya sendiri, harus mengalami hal ini karena dirinya, Rachel menyalahkan dirinya sendiri atas kwjadian yang menipa Bi'imah.


Ricko mengangkat Rachel dari lantai dan memberikannya kepada Bayu, agar bayu membawanya ke ruang istirahat.


"Kamu di sini aja temanin Rachel sampai siuman" ucap bayu kepada Dinda yang mengikutinya dari belakang, kemudia ia pergi ke ruangan di mana Bi'imah di rawat,


sementara Ricko mengurus administrasi yang di butuhkan untuk mengoperasi Bi'imah.


Setelah mengurus administrasi, Ricko kembali menemui bayu.


"Bagai mana ini, aku tidak punya duit sebanyak itu" ucap Ricko panik kepada Bayu yang duduk di hadapannya


"emang berapa banyak...?" tanya Bayu

__ADS_1


"50 juta" jawab Ricko menggigit jarinya yang membuat Bayu tersontak kaget saat mendengar 50 juta.


TERIMAKASIH YA KAK UDAH MAMPIR 🙏


__ADS_2