
"Luka yang di alami Rachel sebenarnya tidak terlalu parah, hanya mengalami luka kecil saja, namun ia shok karena tiba-tiba terjatuh dan terguling, mungkin sebentar lagi akan siuman" Ujar dokter yang baru saja keluar dari ruang perawatan kepada mereka yang tengah duduk di luar.
"Kamu tenang y Rick," kata Dinda menyemangati Ricko yang sedang berdiri di depan pintu.
Sedangkan Farrell yang dari tadi hanya diam dan tidak bisa berkata apapun.
Guru yang menemani mereka akhirnya pergi keluar untuk membubarkan seluruh siswa-siswi yang ada di lapangan sekolah, agar menungu di ruang kelas masing-masing.
"Kalian boleh masuk, dia sudah sadar" ujar suster yang baru saja keluar dengan membawa alat-alat pembersih luka.
Kemudain Ricko dan dinda masuk kedalam, sedangkan Farrell tidak mengikuti mereka, Karena ia merasa tidak terlalu akrab dengan mereka, namun ia merasa lega saat mengetahui Bahwa Rachel telah sadarkan diri.
"apa terlalu sakit...! " kata Ricko kepada Rachel yang tengah berbaring, dan menggenggam tangan Ricko
"Apa kamu baik-baik saja Chel..!" tanya Dinda yang tengah berdiri di samping kirinya.
sementara Ricko duduk di samping kanannya.
"aku baik baik saja" jawab Rachel tersenyum tipis kepada kedua sahabatnya.
"aku akan ambilkan air minum untuk mu" sahut Dinda pergi keluar.
"apa kamu butuh sesuatu,,hmm..!" tanya Ricko yang amat perhatian kepada dirinya.
"aku baik baik saja, kamu tidak perlu khawatir, aku hanya butuh kamu di sisi ku, aku tidak butuh yang lain..!" sahut Rachel meyakinkan sehingga membuat hati Ricko lega.
"Kamu minum dulu" sambung Dinda yang baru saja datang membawa minuman.
Beberapa saat kemudian, Mereka keluar membawa Rachel dan kembali ke dalam kelas.
"Ini hanya sedikit luka kecil, gk apa apa kok..!" ujar Rachel kepada Ricko yang ingin menggendongnya ke dalam kelas, namun Rachel menolak karena ia bisa berjalan sendiri dan merasa tidak enak saat orang-orang nanti melihat mereka.
"Kenapa sih,, semua orang juga sudah tau bahwa kamu itu kekasihku..!" sambung Ricko marah karena rachel menolak
__ADS_1
"iyya tapi gk segitunya juga donk...? malu tau di liatin orang orang, kamu lebay dehh, ini kan cuman luka kecil...! " sahut Rachel yang bermaksud baik namun malah membuat Ricko salah paham dan marah kepada dirinya.
Karena perkataan Rachel yang membuat Ricko tersinggung, seolah-olah malu berpacaran dengannya Akhirnya pergi meninggalkan Mereka berdua dengan amarah yang ada di dalam hatinya.
"Rickooooo......!" teriak Rachel memanggil Ricko yang berjalan sangat cepat meninggalkan dirinya dan dinda.
"udhhh tenang aja, kamu tau sendirikan Ricko gimana..! lebih baik di biarin aja dulu, toh entar juga baikan lagi,, beri dia waktu mungkin saat ini dia lagi kesal..!" ujar Dinda kepada Rachel yang merasa bersalah, tidak seharusnya ia berkata kasar kepada kekasihnya itu.
"apa ucapan ku terlalu kasar din..?" tanya Rachel
"gk kok, aku ngerti maksud kamu itu baik..!" sambung dinda meyakinkan.
Beberapa menit kemudian.
"Ricko,, maafin aku ya..." ujar Rachel yang baru saja masuk ke dalam kelas kepada Ricko yang duduk di bangku miliknya.
Namun Ricko menghiraukan Rachel yang berdiri di hadapannya dan segera pergi dengan membawa tasnya, Semua orang yang berada di dalam kelas itu tengah menyaksikan perseteruan yang di alami sepasang kekasih tersebut.
"Ricko dengarkan aku dulu, ricko,...ricko...!" Kata Rachel yang berusaha menghentikan mobil Ricko.
Namun Ricko mengabaikan Rachel, kemudian pergi membawa mobilnya, di dalam kaca spion mobil miliknya, ia melihat rachel yang tengah berlari mengejarnya dan melihat darah yang mengalir di kakinya, sejenak ia ingin berhenti karena merasa kasihan melihat Rachel yang tengah berdiri memandangi dirinya dari belakang, namun melihat Farrell yang muncul secara tiba-tiba membuat Ricko melaju dengan kencang sehingga tidak bisa melihat Rachel lagi.
"Apa kamu baik baik saja" tanya Farrel melihat kondisi Rachel yang tidak memungkinkan
"apa kamu mengenal ku..!" tanya Rachel balik kepada pria yang sedang memperbaiki perban di kakinya, sedangkan Rachel hanya merasa canggung.
"Udah biar aku saja..!" ujar Rachel kepada pria yang berjongkok membersihkan darah di kakinya dengan saputangan miliknya
"sepertinya jahitan sedikit robek" sambung Farrel dengan wajah datar kemudian berdiri tapat di hadapannya
Mereka memandang satu sama lain dengan posisi yang sama, saling memperhatikan wajah masing masing, dengan seribu pertanyaan yang ada di dalam hati mereka.
Pria yang memiliki wajah fresh dan gagah yang berada di hadapannya terus memandangi dirinya, membuat Rachel merasa bingung dan heran, seolah olah pria tersebut mengenal dirinya.
__ADS_1
Meski Ricko juga pria tampan yang mempunyai postur tubuh Yang gagah dan kekar, namun Farrel juga tidak kalah tampangnya, membuat mereka berdua merupakan Incaran para gadis gadis di sekolah.
"apa kita pernah bertemu sebelumnya...?" tanya Rachel kepada pria yang berdiri di hadapannya.
"Apa tidak mengenal ku" jawab Farrell melontarkan senyumannya yang membuat Rachel teringat seseorang
"kak Farrell....! apa itu kamu...! " sambung Rachel tersenyum melihat tahi lalat yang ada di dekat kantong mata Farrel
"wahhhhh,, ternyata kamu kesulitan saat mengenali seseorang..!" ujar Farrell memandangi di sekeliling mereka
"sudah lama sekali" sambung Rachel
"sejak sat itu" sahut Ricko cepat mendekatkan wajahnya ke wajah Rachel seolah-olah ingin menggodanya.
" wahhhh,, ternyata kamu sekarang sudah dewasa, tumbuh menjadi gadis yang cantik..!" kata Farrell berusaha menggoda Rachel
Tiba-tiba seseorang memotret mereka berdua dan mengunggahnya ke media sosial dengan caption " Rachel berusaha menggoda kaka kelasnya sendiri padahal sudah memiliki kekasih #murahan" unggah salah satu pemilik akun yang tak di kenal, hal ini menggemparkan semua orang, dan membuat orang orang membicarakan mereka.
" dari kecil aku udah catik, ini faktor keturunan dari mendian ibu ku" ujar Rachel mengalihkan pandangannya dan menampar bahu Farrell sedikit keras, Tanpa mengetahui telah terjadi sesuatu kepada mereka.
Kemudian Farrell mengantar Rachel kedalam kelas, semua orang memandangi mereka dan membicarakan mereka berdua.
"lihat wanita murahan itu datang ke dalam kelas kita bersama lelaki lain" ujar salah satu siswa di akun media sosial milik pribadinya mebalas komentar komentar yang menyudutkan Rachel, saat mengomentari fhoto mereka yang di ungguh ke media sosial.
Rachel merasa heran kenapa orang orang memandangi dirinya, hal ini membuat ia tidak nyaman berada di dalam kelas.
Bagai mana ekspresi wajah Ricko saat mengetahui hal ini,, apa kah dia akan diam saja melihat kekasihnya bersama orang lain......?
ikuti terus ya episode selanjutnya.
jangan lupa like,sher, komen dan votenya y kk.
terimakasih sudah mampir.
__ADS_1