
Jreng....jreng..jreng......
Rachel sangat terkejut melihat Ricko mandangi dirinya, matanya berkedip-kedip, beberapa detik Rachel masih duduk di kursinya, namun tiba-tiba ia berlari ke arah pintu, mencari toilet,namun Rachel tidak menemukannya.
Saat Rachel berlari keluar, Ricko tersenyum dari belakang,dan Ricko pun keluar mencari teman-temanya.
kebanyang gk sih guys, bagaimana ekspresi wajah Rachel saat ia melihat Ricko secara tiba-tiba berada di sampingnya,bukan tiba-tiba sih..! emang Ricko dari tadikan gk pernah keluar setelah jam istirahat,namun Rachel membelakanginya,jadi Rachel tidak melihat bawah Ricko dari tadi duduk di sampingnya sekitar 3 meterlah jarak antara Rachle dan Ricko.
"dimana ya toiletnya"
Rachel kesusahan saat ingin pergi ke toilet, namun Rachel mengikuti seorang siswi yang
tidak ia tau kemana arah tujuan siswi tersebut, kemudian Rachel merasa lega,pada akhirnya Rachel menemukan apa yang sedang ia cari.
Maklum aja y Guys, Soalnya Rachel adalah murid baru,dan belum tau tempat-tempat yang ada di sekolahnya.
"cretttt......cretttt"
Terdengar suara air.
__ADS_1
Beberapa menit kemudian ia masuk kedalam kelas,dan duduk dikursi miliknya,menatap ke arah jedela, di bawah Rachel melihat semua murid asyik bermain.
Tiba-tiba Rachel mendengar suara ketukan pintu.
"Tok..tok...tok.."
Ternyata Dinda datang untuk membawa makanan yang akan diberikannya kepada Rachel.
"Rachel,, apa kamu suka Sosis..? aku membelikannya untuk mu,apa kamu mau menerimanya.."
Dinda tau bahwa Rachel tidak akan pernah mau menjawab pertanyaan yang di ajukannya, apalagi menerima sosis yang di belikannya untuk Rachel,kemudian dinda pun berjalan keluar.
Dinda berhenti dan kaget saat Rachel berkata seperti itu,dinda tidak menyangka bahwa Rachel akan menerima pemberiannya,segera Dinda berlari ke arah Rachel dan memberikan Sosis yang ada di genggamannya, Begitu senangnya perasaan dinda.
Dinda langsung keluar dan melompat-lompat.
"aku punya teman baru,punya teman baru"
sedikit berlari dengan kaki yang berlawanan, sembari mengatakan hal-hal tersebut, Sedikit senang, Rachel pun Tersenyum saat melihat tingkah laku dinda yang begitu Lucu.
__ADS_1
Sesenang itukah perasaan dinda.....?
Sehingga raut wajahnya pun terlihat sangat jelas bahwa dirinya ingin berteman dengan Rachel.
Mungkin Rachel masih dibilang kecil, Namun Rachel cukup dewasa untuk tidak mengatakan hal-hal yang menyangkut kehidupanya kepada orang lain atas apa yang menimpa dirinya dan keluarganya. meski orang lain dapat melihat dari raut wajahnya.
"teotttttttt..... teotttttttt... teotttttttt"
Suara bel berbunyi, semua siswa/i masuk keruang kelas masing-masing.
Pelajaranpun berlangsung.
Sementara itu Bi'imah sibuk dengan pekerjaan rumah yang akan mereka tinggali.
Barang-barang yang baru saja dibawa oleh sarah, beserta dengan supir truk kecil,yang berisi lemari, meja makan, tempat tidur, prabotan rumah tangga,dan lain-lain sebagainya.
Membuat dirinya sibuk, sehingga sedikit demi sedikit Bi'imah melupakan kejadian yang menimpa mereka beberapa hari lalu,meski tidak begitu cepat,namun berlahan semua akan berubah, meski tidak bisa di lupakan, setidaknya saat mengingat kejadian tersebut tidak lagi merasakan sakit yang berlarut larut.
Begitulah hidup guys, terkadang kita merasa dunia tidak berpihak kepada kita,namun sebaliknya Tuhan menguji kita dengan cobaan yang tidak terduga-duga,dan memberikan kebahagiaan yang tak pernah kita sangka-sangka, Oleh karena itu,tetap Optimis ya guys, Jangan pernah Putus asa.
__ADS_1
Lanjut lagi ya,Ceritanya..!