Cinta Lama CEO

Cinta Lama CEO
11. Itu Wanitaku


__ADS_3

Maaaaffff baru update....


Dua hari kemarin ada problem aku nggak bisa log in.huhuhu.


by the way,


Terima kasih atas perhatian dan komentar kalian ,maaf tidak balas satu - persatu tapi aku baca semua koq 🤗.


***


Kerjasama antara Emicca dan RN pun berjalan dengan baik dan lancar selama satu bulan ini.


Dan Alin kini mengendarai mobil untuk aktivitas nya sehari-hari atas paksaan dari Mommy Ara.


Mommy khawatir kalau Alin pulang malam sendirian.


Axel pun sudah 2 Minggu berada di Jepang entah sampai kapan disana atau kembali ke Indo kapan, Alin tidak tahu.


Alin sedang fokus ke pekerjaan nya.


Minggu depan mungkin adalah debut Alin dimulai.


Karena karya-karya Alin dan team nya untuk Emicca akan di adakan fashion show Minggu Depan.


Sebenarnya Axel pulang hari ini tapi Alin tidak mengetahui nya.


Axel tidak mungkin tidak pulang ke negaranya karena Fashion Show kali ini juga melibatkan perusahaan Axel sebagai investor terbesar.


Saat ini Alin sedang sibuk-sibuknya.


Saat sedang sibuk ponsel Alin berdering dua kali tapi Alin tidak mengangkat nya karena ponsel nya berada di tas dengan mode senyap.


Alin ingin mengambil ponselnya. ada 2 nomor Panggilan tak terjawab , satu Alin kenal yaitu nomor Chiko yang satu lagi nomor tidak ada namanya.


Alin mengabaikan saja. jika itu temannya pasti akan menghubungi nya lagi.


Alin menghubungi balik Chiko.


Chiko mengabarkan ingin mengajak Alin makan di Caffe dekat sekolah mereka dulu . Alin menyanggupi pukul 5 sore ia bisa keluar dari kantornya.


Setelah itu Alin membereskan semua pekerjaan nya.


Alin juga minta izin ke Bu Irma untuk pulang ontime nanti sore ini.


Bu Irma menganggukkan kepalanya tanda setuju.


***


Tepat jam 5 sore ,Alin sudah menyelesaikan pekerjaan nya dan akan bersiap-siap bertemu dengan Chiko disalah satu restoran di daerah Gunawarman.


Setelah siap Alin menuju restoran dengan mobil nya yang berwarna dark purple itu.


Sekitar setengah jam Alin sampai dan segera menuju meja yang sudah di reservasi oleh Chiko.


Di dalam restoran Chiko sudah melihat Alin dan Alin matanya celingak-celinguk mencari keberadaan Chiko.


Mata Alin tertumpu pada laki-laki berbadan tegap ,berwajah oriental, tentu dengan mata yang sipit juga kulit putih bersih yang hari ini memakai kemeja berwarna Navy.


Chiko melambaikan tangannya ke Alin dan Alin pun segera menemui Chiko.


Alin tersenyum dan mendekat ke arah Chiko.


" Hai Ko udah dari tadi ? "


Tanya Alin dan langsung duduk menyandarkan punggungnya di bangku depan Chiko.

__ADS_1


" Baru Banget sampe koq " Sahut Chiko sambil tersenyum membalas Alin.


Chiko segera memberikan Avocado float yang sudah dipesannya sejak tadi sengaja untuk Alin.


" Nih minum dulu. haus kan.. " Ucap Chiko mengarahkan straw nya ke arah Alin.


" Belum diminum koq aman Lin " seru Chiko lagi.


" Udah diminum juga gak apa-apa, Aku bukan Axel yang jijik an hahahah " Alin tertawa mengingat kalau diantara sahabat sekolah lainnya. Axel yang tidak ingin berbagi sedotan dengan teman-teman nya.


" Masih aja inget " Kekeh Chiko .


degh..


Iya ya, duh apaan sih aku ,koq ngomong Axel ...


Alin mengalihkan pembicaraan, agar tidak membicarakan Axel dan tentangnya lagi.


" pesen makan sekarang aja yuk, aku laper koq ya "


Ucap Alin sambil terkekeh dan melambaikan tangannya ke arah pegawai restoran yang sedang berdiri menantikan para customer nya memanggil dirinya.


Pegawai itu segera bergegas menghampiri meja Alin dan Chiko.


Melihat baru ada minuman saja di meja pegawai itu pun langsung inisiatif bertanya.


" Sudah ingin memesan makanannya Tuan dan Nona ? " Tanya pegawai itu sambil menampilkan senyum terbaiknya.


Alin dan Chiko pun mengangguk tersenyum dan memesan beberapa menu untuk mereka santap di sore menjelang malam ini.


Chiko memperhatikan Alin, Lalu tersenyum.


Alin yang merasa di perhatikan Chiko pun menggoda Chiko,


" Kenapa Ko, udah terpesona sama aku "


" Iya Koq cantik sih " Chiko menggoda balik.


" Chiko beneran kamu bilang aku cantik ? " Alin kaget dan tak percaya.


Chiko malah gugup " eh eh Iya "


" Ya Ampun Chiko akhirnya . " Alin berteriak histeris senang langsung memeluk Chiko.


Di meja lain terlihat seseorang menatap ke arah meja Alin dan Chiko dengan sangat kesal.


30 menit sebelum Alin datang, Axel sudah datang duluan ke restoran tempat Alin dan Chiko janjian ingin makan bersama.


Axel bersama Veer dan Tuan Sato yang sedang berkunjung ke Indonesia.


Tuan Sato membawa serta anaknya bernama Cindy yang ponselnya pernah dihapus semua datanya oleh Veer.


" Aku sudah punya Kekasih tolong tangan anda dikondisikan ,aku tidak suka dipegang sembarang orang " Ucap Axel ketus ke Cindy yang selalu berusaha mendekati nya .


" Ckk kau bohong, mana kekasihmu apa dia ada disini ? " Tantang Cindy semakin dekat dengan Axel


Axel memutar bola matanya malas menatap Cindy.


Ingin sekali ia membungkam mulut Cindy dengan sepatunya.


Saat Axel melihat sekeliling entah kebetulan atau apa ,dia melihat Alin bersama seorang pria macho yang dulunya tidak.


Axel tersenyum penuh arti.


" Kau lihat disana, gadis berambut panjang memakai dress pink dengan make up tipis natural. tidak seperti dirimu Yang seperti badut ,make up tebal. aiissshhh "

__ADS_1


Axel menunjuk ke arah pria dan wanita yang sedang tertawa renyah di salah satu meja.


" Itu Wanitaku " Ucap Axel sambil senyum


" Tapi dia sedang bercanda dengan pria lain "


Sahut Cindy dengan nada mengejek.


" Ya dia teman sekolah kami dulu, wanita ku yang merubah nya menjadi pria sejati " Ucap Axel sambil tetap tersenyum ke arah Chiko dan Axel.


" Hah maksudnya "


Cindy dengan otak secuilnya bingung.


" Sudah lah kau tak akan mengerti, aku juga tak ingin menceritakan kisah teman-teman ku kepadamu " Ketus Axel.


Axel melihat Alin memeluk Chiko dan membuat rahangnya mengeras.


Veer menelan ludahnya kasar


Fix dia cemburu ,


Dasar Tuan Axel ,lain di bibir lain di hati


Axel menghampiri Alin dan Chiko diikuti oleh Cindy dibelakang nya.


Alin baru saja selesai memeluk Chiko.


" Alin " Axel memanggil Alin dengan tatapan dingin.


Kenapa aku seperti kedapatan sedang berselingkuh ya .


" Ah Ya Xel, " Alin tersenyum manis.


Huh menang cantik .


Cindy bergunam.


Alin memandang Axel dan memandang wanita disebelah Axel.


" Kau bersama Chiko ? " Tanya Axel.


Alin menganggukkan kepalanya sambil tetap tersenyum.


Alin melihat ke arah Veer. Wajah Veer seperti seolah sedang memohon sesuatu tapi entah memohon untuk apa Alin tak mengerti.


Cindy terlihat ingin meraih tangan Axel tapi ditepis oleh Axel..


" ckk apaan sih, " Ketus Axel.


" Lin ayo pulang ,tolong aku, aku ingin lepas dari wanita itu " bisik Axel ditelinga Alin.


Alin hanya diam dan bingung harus menanggapi apa. karena untuk pertama kalinya Axel memanggil nama Alin dan dengan normal tanpa.


" Ayo Sayang " Panggil Axel lagi membuat Alin dan Chiko kaget.


" Sory ya Ko, Alin gw ajak pulang dulu, gue ada urusan sama Alin. Next time kita kumpul bareng sama anak-anak yang lain ya "


Chiko hanya mengangguk pasrah.


Axel di masa sekolah telah Kembali ..


IYAKAH ???


BERSAMBUNG

__ADS_1


JANGAN LUPA DI LIKE DULU YA UNTUK BAB INI 🤗


__ADS_2