
Abie dan Dila berjalan ke pelaminan tempat Anne dan Jimmy menjadi ratu dan raja sehari.
Jimmy memicingkan matanya ke pasangan yang berjalan kearah ia dan Anne.
" Itu siapa Abie sayang ? " Tanya Anne yang belum pernah melihat sama sekali kekasih Abie.
" Katanya Bocah SMA tapi kayak dewasa ya " Ujar Anne.
Jimmy menganggukan kepalanya.
" An, Jim ini kenalin calon bini gue " Abie berkata begitu membuat Dila tersipu senang.
Jimmy dan Anne sampai terbengong.
" Iya yang anak SMA " Abie seolah tau apa pikiran Pengantin baru itu.
" Selamat ya Kak Anne dan Kak Jimmy, maaf baru sempat datang " Ujar Dila sopan.
Dila pun dengan Anne mencium pipi kiri dan kanan.
Jimmy juga ingin melakukan hal yang sama ditambah melihat buah gantung yang besar .Beruntung Anne tidak melihatnya. Bisa gagal malam pertama mereka
" Buat story boleh ngga kak? " Tanya Dila ke Anne.
" Yuk " Ajak Anne antusias.
" Gaes aku lagi Dateng ke nikahan kakak Anne yang cantik, doain yah aku dan kakak ayang bisa nyusul mereka.
Oh iya semoga Kak Anne dan Kak Jimmy segera diberi momongan yah, ayo semangat doain malam pertama mereka biar wow. Bye. Nanti aku buat story lagi tungguin yah.
Bye sayang-sayangku.. "
Anne dan Jimmy cekikikan mendengar Ocehan Dila karena kalimat terakhir mengucapkan sayang-sayangku membuat Abie tersenyum masam dan turun dari panggung pelaminan Anne dan Jimmy.
Saat sudah dibawah menuju kudapan yang disediakan ,
" Emang harus gitu ya pake sayang-sayangku " Gerutu Abie.
" Ya kan cuma story kakak ayang " Dila bergelayut manja setelah mematikan ponselnya.
" Kalau ada yang nonton dan bales cowok juga gimna? kesenengan ya kamu ? " cibir Abie.
" Cup ,udah ah jangan marah, nanti gak ganteng lagi loh " Dila mencium pipi Abie dan tetap memegang lengannya.
Abie masih terdiam .
" Iya ga lagi-lagi deh kak Ayang maaf ya " Dila tersenyum manja membuat hati Abie luluh.
" Nanti pulang dari sini Dila temenin Bobok deh " Suara dila mulai menggoda.
" Nakal banget pacar aku " Bisik Abie kemudian tersenyum.
" Masa Kak Anne dan Kak Jimmy aja yang senang - senang. Kita juga dong ya gak " . Dila sengaja menyentuh tongkat Abie sambil mengambil minum membuat Abie on.
Sedang di meja lain Terlihat Axel dan Iqbal sedang celingukan mencari keberadaan pasangannya.
Alin dan Vika menenui Chiko yang datang ke pesta Jimmy dan Anne.
" Hai Ko ,wah sama siapa? " Tanya Alin ramah dan senang bertemu dengan Chiko.
Chiko terlihat membawa seorang gadis yang ternyata adalah sepupunya.
Axel melihat Alin bersama Chiko membuatnya cemburu tapi ia juga bingung sedangkan Alin juga lagi kesal kepadanya karena masalah bukit Dila.
" Sayang.. " Panggil Axel meredam emosinya.
Alin tersenyum manis ke Axel seperti tidak terjadi apa-apa.
" Aku cariin kamu disini ternyata sayang. " Ujar Axel
" Iya ada Chiko ternyata " Jawab Alin..
" Hai Ko apa kabar ?" tanya Axel yang berdiri di belakang Alin.
__ADS_1
" Baik Xel. katanya Alin lagi hamil ya selamat ya " Chiko mengucapkan selamat dengan tulus.
" Thanks Ko " Jawab Axel ramah.
Sedang Vika masih mendiamkan Iqbal yang menurutnya genit itu.
" Sayang,,, " Panggil Iqbal "
Vika hanya diam saja.
" Sayang " Iqbal mencolek-colek tangannya Vika .
" Iya " Vika merasa tak enak karena Iqbal agak mengeraskan suara nya.
" Kesana yuk " Ajak Iqbal sambil tersenyum lembut.
" Disini aja " Jawab Vika cuek.
" Bu Kasian ayah " Ola ikut andil karena mata ayah Iqbal memohon kepadanya.
" Ayah nakal, kalau ada yang nakal berati harus diapain ? " Vika tersenyum ke Ola dan mencoba menyindir Iqbal.
" Harus dikasih tau biar ngga diulangi lagi " Ola menjawab dengan polosnya.
Dan Vika hanya mendengus kesal.
" Anak Ayah pinter " Iqbal senyum ke Ola.
" Karena Ayah juga pinter Ola, pinter banget ngomongnya " Vika menjawab Ola dengan sabar.
" iya Bu ? " tanya Ola penasaran.
" Iya, sayang. sayang mau cari ayah baru ga? " Vika mengelus kepala Ola.
" Maunya Adek baru aja Bu " Ola gak bisa banget diajak kerjasama ya genks.
" Bal " Tiba-tiba Bunda Inka memanggil.
" Iya Bund " Iqbal menoleh.
" Lagi marah ya ? " Bisik Ayah Yash ke Iqbal.
Iqbal mengangguk.
" Gantian dong " Kekeh sang ayah. Iqbal hanya mendengus kesal.
" Ola sayang ,Ola mau ikut sama eyang atau sama ibu ayah? " Iqbal memberikan Ola pilihan karena memang Ola sering juga pergi diajak orang tua Iqbal.
" Ada eskrim , ada mainan disana mau ga? " Eyang Akung nya mempengaruhi Ola.
Ola pamit ke Ibunya. " Boleh ya Bu ? "
" Hmm anak ibu banget " Chiko mengomentari interaksi mereka.
Vika mengangguk dan Iqbal bersorak bisa merengek minta maaf jadinya. kalau ada Ola kan malu.
Ola pun pergi ikut sang Eyang.
Sedang Alin berpura-pura baik-baik saja di depan Chiko karena tidak enak ,bisa-bisa Axel menjadi Bullyan mereka.
Abie dan Dila pun ikut bergabung di meja Mereka., Alin dan Vika bersikap biasa saja. Teman-teman masa sekolah mereka pun datang, Anne dan Jimmy ikut bergabung dan meja disatukan agar bisa berkumpul.
Chiko yang masih punya perasaan terhadap Alin pun kadang mencuri-curi pandang. Dipandangi begitu Alin sengaja tersenyum manis.
Dan ada salah satu teman mereka bernama Syafiq. salah satu teman sekelas Jimmy.
Syafik tertarik melihat Vika. Ia mendekati Jimmy dan meminta mengenalkan ke Vika.
Jimmy bingung ,Alin mendengarnya dan Alin yang mengenalkan Vika ke Syafiq.
" Eh nama panggilan kalian mirip loh. Fiq dan Vik. wah jangan - jangan jodoh " Alin sengaja memanasi Iqbal.
Vika melotot melihat Alin tapi Alin memberi kode sehingga Vika ikut aja.
__ADS_1
" Sayang.. " Axel menatap Alin meminta penjelasan.
" Kenapa. kan Vika single. " Sahut Alin santai .
" Dia single parents " Iqbal menambahi.
" Really ? Wah aku dapat sepaket dong " Syafiq malah senang . Alin malah tersenyum menang. Vika pun tersenyum..Bagaimanapun Vika normal, Syafiq punya ketampanan sempurna ,tubuh bagus dan pekerjaan mapan pastinya.
" Dia pacar Gw fiq " Iqbal berkata ke Syafiq sambil memegang tangan Vika .
" Yaah telat dong gue " Syafiq terlihat kecewa.
" Iya saat ini pacar, tapi mau cari yang setia aja " Vika tiba-tiba menyahut.
" Ih Kak Iqbal ,jangan selingkuh , Kak Vika aku nih ya ,kalau punya cowok begtu sih aku juga cari yang setia " Dila ikut mengomentari.
Alin dan Vika yang sedang minum tersedak . pasalnya mereka sedang cemburu ke Dila .
" Kalau kakak Ayang yang selingkuh nih atau genit-genit ya, aku sih cari yang baru . Banyak yang lebih matang dan tampan " Dila ikut memanasi.
" Loh Loh koq jadi ke aku sih " Abie tidak terima namanya di bawa-bawa.
" Kan cuma misalnya kakak Ayang, Sensi deh Cup " Dila mencium Pipi Abie di depa teman-temannya.
" Sweet dong kayak Abie jangan berantem-berantem " Chiko menyela obrolan merek disambut tertawa teman-temannya.
Mereka pun akhirnya melepas obrolan tentang hubungan dan beralih kebisnis.
" Yah ,Dila ga ngerti nih omongan bisnis, Kakak ayang Dila ambil cemilan dulu ya agak laper nih " Dila izin ke Abie dan Abie pun mengangguk.
" Jangan jauh-jauh dari jangkauan aku yang" ucap Abie
" Siap pacar " Dila dengan gaya anak mudanya membuat Abie gemas. Bukan Abie aja sih Hampir semua pria disana.
" Kakak-kakak Ciwi-ciwi mau pindah meja lain ga " Ajak Dila yang supel.
" Boleh deh Yuk Vik " Ajak Alin ingin pindah meja sesuai saran kekasih Abie itu.
Mereka pun berjalan dengan anggun ke meja yang kosong.
" Dila, kelas 3 ? " Tanya Alin setela mereka mengambil makanan dan minuman.
" Iya kak, " Jawab Dila tersenyum.
" Mau gabung grup chat kita ga " Tanya Alin lagi.
" Mau dong " Dila menyunggingkan senyumnya.
" Invite Vik " Ujar Alin dan Vika langsung menginvite Dila ke grup Elite Girls.
" Wah elite girls namanya " Dila senang akhirnya bisa membaur dengan teman-teman kekasihnya.
Rasa insecure dan takut tidak diterima oleh teman-teman Abie sirna sudah..Mereka pun terlihat obrolan yang seru sampai pesta berakhir.
Sedang Di meja cowok-cowok Axel dan Iqbal frustasi.
Khawatir pasangan mereka marah lama-lama. Dan Saat pesta usai mereka pun pamit dan memberi waktu untuk Jimmy dan Anne meraih peluh di malam hari.
...
Yok yok menuju MP Anne Jimmy.
eh MP dulu atau sesi Alin dan Vika mode ngambek?.
Jangan lupa
Like
koment
vote kalau ada
Gift
__ADS_1
favorit