Cinta Lama CEO

Cinta Lama CEO
17. Berbunga-bunga


__ADS_3

Sudah like Bab sebelum nya?


Yang gratis-gratis aja buat Othor mah gak papa. Siapa tau masuk rangking like ya kan..💃.


" Pergilah, hati-hati ya " ucap Axel pelan dan tersenyum manis sambil mengusap rambut Alin.


Axel tersenyum ,tapi kemudian senyumnya hilang melihat Alin dijemput oleh seseorang.


" Ayo naik Lin, katanya mau meeting pagi " Ucap Chiko di dalam mobilnya.


Alin yang tau Axel masih menatap nya membalikan dirinya ke arah Axel lalu melambaikan tangannya sambil berteriak kemudian tersenyum.


" Bye Axel ,nanti aku kabari jika sudah sampai ya "


Hati yang panas sedikit menyejuk. tapi hanya sedikit ,bahkan mungkin secuil.


Sifat buruk Axel adalah cemburu berlebihan.


" Hmm Tuan tarik nafas ,lepaskan..


Tarik nafas lagi ,, lepaskan..


Jangan sampai kejadian dulu terulang Tuan "


Ucap Veer mengingatkan Axel tentang kejadian dulu yang membuatnya menyesal dan berpisah dengan Alin 4 tahun lamanya.


Axel mengikuti saran dari Veer untuk mangatur nafas dan mengendalikan pikiran juga emosinya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lagi.


" Mari berangkat Tuan, kita harus menyelesaikan tugas disini selama Nyonya dan Tuan Besar mengurus perusahaan di Luar negeri "


Veer mengingatkan Tuannya untuk tetap profesional dalam bekerja.


" Thanks Veer, kau terbaik " Axel tersenyum manis ke arah Veer.


" Maaf Tuan saya masih normal, lebih baik anda datar saja ke saya "


" Hei Kau , apa-apaan , aku juga normal " Veer menonjok Jok belakang Axel tapi tidak keras.


" Maaf Tuan saya hanya ingin mencair kan suasana saja " Ucap Veer sambil mengemudikan mobil Axel.


" Ckk kau nih " umpat Axel.


Mobil pun berjalan menuju RN Group.


Ditengah-tengah perjalanan Axel berteriak membuat Veer kaget


" Ah Veer Veer "


Ciiitttt


Veer pun sampai menghentikan mobilnya khawatir ada yang terjadi sama Axel. Karena Axel memegang dadanya.


" Kenapa Tuan, apa ada yang sakit ? " Ucap Veer panik sambil menengok ke belakang.


" Hatiku masih berdebar Veer mengingat ciuman pertama kami semalam "


Axel senyum-senyum ,sedang Veer mengumpat dalam hatinya.


Oh Astaga kenapa seperti remaja sedang jatuh cinta.


Eh tapi apa. Ciuman pertama mereka? Tuan Axel dengan Nona Alin dong . hikss pupus harapan mu Veer. Jangan mimpi terlalu tinggi.

__ADS_1


Masih banyak jomblowati diluar sana.


Veer menyemangati dirinya sendiri.


" jangan berfikir macam-macam Veer aku hanya ciuman sebentar tanpa lebih ,aku tau batasan ku " Ujar Axel membela diri.


Ia tak ingin di cap mencuri kesempatan dalam kesempitan.


" Maaf Tuan, saya tidak berfikir macam-macam koq " Veer membela dirinya.


Acel pun menceritakan kejadian semalam secara detail . Membuat Veer mendengus kesal dalam hati.


Oh Tuhan apa setelah ciuman seseorang mendadak amnesia ,? Apa dia lupa aku adalah jomblo, bahkan Punya pacar saja belum pernah, apa lagi sampai berciuman.


Fix ,kali ini Tuan Axel memang jahat.


" Tapi Veer, menurut mu ada hubungan apa Alin dengan Chiko ? Kenapa Alin tidak mau berangkat bareng dengan ku? Bahkan tidak izin kalau dia akan pergi bersama lelaki lain selain diriku ."


Cemburu mulai menguasai Axel kembali.


" Nanti saya coba cari tahu Tuan, Asal cemburu tuan tolong dikondisikan " Jawab Veer


" Baiklah, kau harus menolong ku Veer " Ucap Axel seperti ancaman.


" Siap Tuan apapun untuk Tuan akan aku lakukan "


...


Setelah sampai di gedung RN Group, Veer membuka pintu belakang sebelah kanan tempat Axel duduk.


Axel keluar dengan wajah datarnya lagi.


Semua karyawan RN Group membungkuk hormat kepada CEO termuda itu.


Memberi salam tanpa dijawab sudah biasa diterima oleh karyawan RN Group.


...


Sampai diruangan nya Axel hanya tersenyum dan berputar- putar tidak jelas dengan kursi kebesaran nya itu.


Veer hanya melihat Axel dengan menggelengkan kepalanya .


Tiba-tiba ponsel Axel berbunyi tanda pesan masuk.


" Axel aku sudah sampai di kantor " ternyata itu adalah pesan dari Alin.


" Ah Syukurlah ,selamat bekerja " Axel mengetik balasan lalu menekan tombol send.


" terima kasih , kau juga ya 💪 " Balas Alin lagi dengan emoticon tangan berotot.


" OK ❤️ " Axel membalas dengan emoticon hati berwarna merah membara, seperti kondisi nya saat ini.


Tapi saat ini membara karena sedang Sayang-sayangnya .


***


Di mobil tadi saat Alin dijemput oleh Chiko.


Selesai melambaikan tangan nya Alin masuk ke mobil Chiko.


" Ngebut ga nih " Tanya Chiko.

__ADS_1


" Ngga usah , alon-alon asal klakon " ucap Alin sambil terkekeh.


Chiko memandangi Alin yang terlihat ceria sekali.


" Ceria banget sih hari ini " Goda Chiko ke Alin .Ia ingin tahu kenapa Alin sangat ceria beda dengan biasanya .


" Suatu saat aku cerita ke kamu jika sudah pasti ya. " Alin mengucapkan sambil tersenyum.


" Baiklah ,apapun yang membuat mu senang aku bahagia " ujar Chiko tulus walau kepo nya masih melanda.


Saat turun Alin memberikan bekal yang dibawanya untuk Chiko sarapan.


" Mau bekal tidak Ko ? " Tanya Alin sebelum turun tadi


" Hmm boleh, kebetulan aku belum sarapan " ujar Chiko mengambil bekal yang dibawa Alin.


" Jangan tidak dimakan ya Ko " Pesan Alin


" Siap Bu Boss " Sahut Chiko


" Issh apa sih. ya sudah aku masuk ya " ujar Alin sambil melambaikan tangannya ke arah Chiko.


Alin pun masuk ke dalam kantornya dan segera menuju ruangan kerjanya yang berdampingan dengan Mba Irma.


Ya Bu Irma lebih senang dipanggil Mba oleh Alin, karena memang usianya belum terlalu tua.


" Pagi Mba Ir " Sapa Alin dengan ceria.


Mba Irma yang melihat Alin hari ini cetar membahana itu melihat ada gelagat yang aneh.


" Seneng banget sih ,ada apa tuhh " goda mba Irma.


" Rahasia " Alin cekikikan sendiri. untung pagi, kalau malam sudah dipastikan itu seram.


Alin pun segera duduk di mejanya dan ia segera membuka ponselnya untuk mengabarkan ke Axel kalau dirinya sudah sampai di kantor.


Tak butuh berapa lama Axel pun membalas pesannya dan berakhir dengan emoticon hati .


Terasa berbunga-bunga seluruh ruangan Alin.


" Hmm apa ini rasanya pacaran , eh tapi aku kan belum pernah pacaran hihi . entah hubungan ini apa tapi aku merasa senang saat ini " Gunam Alin berbicara dengan dirinya sendiri.


Jam kerja pun dimulai.Alin segera mengerjakan tugas yang diembannya itu.


Hari ini Alin Bekerja sangat tenang. dan sekitar satu jam sebelum makan siang , Chiko mengirimkan nya pesan..


" Siang ini aku jemput ya kita makan siang bersama ,dekat kantor mu saja agar tidak terlalu jauh. "


" Hmm boleh juga, jangan lupa bawa box bekal ku tadi ya " balas Alin.


" OK " Balas Chiko lagi dengan senang .


Akhirnya bisa makan berdua dengan Alin.


***


Pas lagi makan siang kita temuin ya Axel dengan Alin dan Chiko .


.


Dann udah 3 Bab nih . Jangan lupa klik Favorit yooo 😘

__ADS_1


__ADS_2