Cinta Lama CEO

Cinta Lama CEO
27. Ingin Pindah


__ADS_3

Di kamar Mommy Ara dan Daddy Ryan,


" Kasihan Alin Dad, kita belum lama loh sampai dan ngobrol sama dia " Gerutu Mommy saat sudah sampai di kamar.


" Mommy sih yang mulai duluan , Mommy kurang puas sama servis dari Daddy iya ? "


Daddy yang kesalnya udah ke ubun-ubun itu pun sedikit marah ke Mommy Ara.


" Daddy apa Mommy yang kurang puas, , , , " Mommy Ara membalas ucapan suaminya itu.


" Daddy sih puas terus malah, Mommy aja tuh yang mau tinggalin Daddy mentang-mentang umurnya masih muda " Cibir Daddy Ryan.


" Ga salah? ngomong apa emang sama Jimmy " Tanya Mommy tetap tenang.


Hmm terpaksa Jujur .


" Itu loh sayang, " sambil mendekat ke Mommy dan menarik nafas panjang siap dengan ocehan sang istri.


" Itu kemarin pas video call waktu bahas masalah perusahaan sama Axel juga, sekertaris baru Jimmy itu, hmm " Agak ragu sepertinya Daddy bercerita.


" Sekertaris baru ? wanita ? " Tanya Mommy


" I iya sayang, kan sekertaris Jimmy baru tuh, n nah... itu nya gede banget " ucap Daddy dan langsung mendapat kan tatapan tajam dari Mommy Ara.


" Apanya ? " Tanya Mommy masih dengan nada biasa.


" I i itu nya sayang, hmm jangan marah ya " ucap Daddy Ryan takut-takut.


" Daddy kelamaan bertele-tele " oceh Mommy Ara.


" Itunya gede mam, dadanya ,buahnya yang menggantung itu " lirih Dady Ryan.


Dia sudah siap terima gegara Jimmy somplak ngadu segala ke Mommy pake acara cuma clue nya aja.


Awas kau Jimmy , Daddy usir kalau kesini lagi


" Oh cuma gitu " ujar Mommy sambil membuka seluruh pakaian nya.


Mommy ke kamar mandi bersih-bersih lalu setelah keluar dari kamar mandi memakai baju dinas malam yang masih tersedia di lemari pakaian di kamarnya.


Mommy menggerakkan badannya dengan sedikit ero*tis.


Memakai parfum, lotion dan melepaskan ikatan rambutnya.


Kemudian mendekat ke Suaminya , mengalungkan tangannya dan mencium sebentar benda kenyal sang suami yang ada di wajah nya itu kemudian dilepaskan.


" Masih mau lihat yang lain hmm ? " Tanya Mommy .


Daddy Ryan menggeleng kan kepalanya.


" Ampun sayang ,ga lagi. " ucap Daddy Ryan sambil meremas dua gundukan.


" Duh Sayang, bikin cenat cenut deh ,nih udah tegang nih " meraih tangan sang istri kemudian menaruhnya di atas resleting celananya.


Jemari Mommy langsung lincah menyentuh kesana kemari.


" udah sesak yank " Dengan suara beratnya Daddy Ryan minta dijinakkan bagian yang makin mengeras itu setelah ketemu pawangnya.


Daddy Ryan segera melepas semua pakaian yang melekat di tubuhnya.


Mommy Ara pun langsung menjatuhkan tubuhnya di ranjang.


Dan reder tau pasti apa yang terjadi setelah itu.


( Cukup segini ya, masanya Daddy Ryan dan Mommy yang hot ) 🤭.

__ADS_1


Setelah pergumulan itu terjadi.


" Maafin ya sayang Daddy ga akan bicara seperti begtu lagi " ujar nya sambil memeluk Mommy dari belakang.


" Salah nya kamu itu segala ngomong ada Axel dan teman-teman nya. Nanti kamu dikira suka ada main dengan wanita lain .


Trus mereka setelah nikah pada ikutin hal kayak kamu, suka ngomongin perempuan lain di belakang istrinya. "


Setelah memberikan servis memuaskan ,Mommy pun memberikan ceramah agar Daddy Ryan tidak asal dalam bicara di depan anaknya dan teman-teman nya.


" Iya Mom maafin Daddy ya " sambil mencium leher Mommy dan membuat tanda - tanda cinta.


" Sekali lagi ya sayang " Uca Daddy Ryan


Mommy Ara pun mengangguk dan melakukan penyatuan lagi .


" Akhhh Dadd. ... " Terdengar Lenguhan dari Mommy.


" Akhh sayang... " Keduanya pun teriak bersama dan kemudian tertidur tanpa diusik oleh anak-anak mereka di bawah.


***


Mommy Ara dan Daddy Ryan enak-enakan , Dibawah Alin dan Axel sedang berdebat mengenai Alin yang ingin pindah ke apartemen.


" Yank disini aja ya, aku ga bisa jauh dari kamu " ucap Axel dengan nada memohon.


Alin menghela nafasnya lagi.


" Iya aku ngerti kan tiap hari kita bisa ketemu, makan siang bareng bisa, pulang bersama bisa. kamu nanti bisa antar aku pulang juga kan "


Alin tetap berusaha memberikan penjelasan ke kekasihnya itu.


" Ah emangnya aja kamu mau jauh-jauh dari aku biar bisa bebas ketemu Chiko, Abie atau mungkin yang lainnya "


Nah mulai nih cemburu Axel yang ga pakai logika.


" Terus aja tuduh aku seenak mulut kamu itu , Intinya apapun yang terjadi aku pindah titik. " Alin bangun dari duduknya dan berjalan meninggalkan Axel


" An , Vik cari cemilan yuk diluar " Jimmy dan Iqbal bangun.


" Ga perlu kalian ikut-ikutan, aku sekalian mau anterin Vika dan Anne pulang udah malem kasian Ola nanti cariin " Alin lagi mode tegas terbawa suasana dengan obrolan Axel sepertinya.


" kita balik dlu ya Xel " Pamit Vika dan Anne.


" Ok hati-hati " jawab Axel.


" Sama aku ngga ? " Tanya Jimmy ke Anne.


" Pamit ya " Ujar Anne singkat sambil Merapihkan pakaiannya.


" Lumayan lah udah bilang pamit,naik satu tingkat " Gunam Jimmy sambil meminum jus jeruk di depannya


" Sama Ayah ngga Bu ? " Goda Iqbal dan sontak membuat Axel dan Jimmy menoleh ke arahnya.


Mendengar itu Vika malah mengabaikan nya tidak menanggapi.


Ketiga wanita itu pun berjalan keluar rumah tapi Mommy memanggil dari atas .


" Alin sayang mau kemana? tunggu Mommy sebentar "


Mommy Ara berteriak dari balkon kamarnya diatas karena melihat anak asuh nya itu ingin keluar rumah.


Mommy turun dengan dress pendek biasa yang mami suka pakai.


Alin kembali ke ruang tamu dan duduk bersama Dua temannya.

__ADS_1


" Tunggu Mommy dulu ya sebentar, gue ga enak " Ucapnya agak besar agar Axel mendengar nya.


Axel menghampiri Alin.


" Ga jadi pergi ? ya udah biar aja Vika dianter Iqbal , Anne dianter Jimmy " ucap Axel masih mode marah.


Mommy datang ke Alin dan memanggil nya.


" Sayang, mau kemana malam-malam ? " Tanya Mommy Ara. CV


" Mau anterin Vika pulang mom sekalian mau nginep ditempat Anne " Ujar Alin tersenyum.


" Hah nginep ? gak boleh " cegah Axel.


Alin tidak mendengarkan Axel berbicara. Dirinya hanya fokus ke arah Mommy.


" Mau nginep Lin? Kenapa emang disini ? kamu butuh temen ngobrol ? kan ada Axel . " tanya Daddy yang tidak tau urusannya.


" Ngga apa-apa Dad, lagi mau nginep aja ," sahut Alin.


" Daddy mau bicara dulu sama kamu boleh ? " Tanya Daddy ke Alin sambil meminta Mommy buatkan minuman.


" Boleh kamu disini dulu? besok kalau mau nginep gak apa-apa. Mommy besok sudah harus pulang sama Daddy " Ujar Daddy meminta waktu Alin.


" Baiklah Dad, Balle, Jimmy tolong anterin Vika sama Anne yah " Pinta Alin karena tidak jadi mengantarkan sahabat nya itu pulang ke Mess nya .


" Sip rezeki ga kemana " Dua manusia somplak itu pun senang disuruh mengantarkan gebetannya.


" Dad Sekalian Alin mau bilang sesuatu " ujar Alin tak enak hati.


" Katakanlah " Sahut Daddy dan kemudian mommy duduk di sampingnya setelah membuat minuman untuk Daddy .


" Alin mau pindah ke apartemen " Ucap Alin mantap.


" Keras kepala " Ujar Axel .


Alin tak mendengarkan ocehan Axel..


" Boleh Xel ? " Tanya Daddy .


" Gak boleh " Sahut Axel.


" Alin ga mau berduaan dengan Axel disini Dad, khawatir tidak terkontrol dan Alin tidak mau ada omongan yang tidak mengenakkan hatinya nanti .


" Okeh mommy setuju "


" Mom " rengek Axel.


" Ga disini aja Lin? Daddy ga marah koq kalian ada hubungan, bagus malah, jadi Alin tetap jadi anggota keluarga Nugroho "


"Maaf Dad tapi Alin Harus pindah ke apartemen , " Alin memelas.


" Dia ingin bebas Dad bertemu dengan Chiko, Abie dan yang lainnya tanpa dilarang dan ketauan sama Axel " ucap Axel kemudian bejalan ke arah kamarnya.


" Begitu lah dia Dad hehe , Alin ga enak sama omongan orang Dad, nanti jika sudah saatnya Alin dan Axel bersatu pasti Alin ga akan tinggal kemana-mana. pasti dsini. " Cengir Alin.


" Itu pun kalau Axel bisa merubah sikapnya yang over banget, cemburu nya ga logika hehe " ucap Alin dengan mode tenang.


" Ya udah kalau itu keputusan kamu, Mommy ga akan halangin.Tapi tetap berhubungan dengan keluarga ini ya sayang "


" Iya Mom " Alin tersenyum dan memeluk Mommy Ara.


***


Sekian dulu selamat malam, selamat bobo.

__ADS_1


zzzzz


__ADS_2