Cinta Lama CEO

Cinta Lama CEO
39. Gadis Putih-putih


__ADS_3

Maaf ya baru update 🙏.


***


Axel senang karena Iqbal punya kenalan WO dan ia meminta Alin membuka-buka website yang diberikan oleh Iqbal untuk dilihat-lihat.


Alin tak kalah senang karena banyak pilihan . Ia akan berdiskusi dengan Mommy Ara dan Oma Zen.


Alin butuh masukan dari orang tua angkatnya tersebut.


***


Setelah hampir beberapa Jam berdiskusi di meja Cafe X-So , merancang pernikahan Alin dan Axel jam pulang Anne pun tiba.


Saat menyuguhkan pesanan terakhir Alin dan Vika ,Anne dipanggil kembali oleh Jimmy.


" Mommy Anne nanti aku tunggu di pintu karyawan ya. Kita pergi keluar malam ini. " Ucap Jimmy dengan lembut tanpa wajah yang menggoda.


" Eh " Anne terperanjat kaget.


" Ciee kaget padahal seneng tuuuh " Goda Alin. Disambut cekikikan Vika.


" Udah ah mau ganti baju dulu. " Ujar Anne menjauh pergi masuk ke pintu belakang restoran.


Padahal hati Anne berbunga-bunga pemirsah.


Jimmy menunggu di pintu keluar karyawan.


Anne pun keluar dari pintu itu dan Jimmy memang benar-benar menunggu nya.


" Ciee Anne " Godaan para staf pun terdengar.


" Ih apa sih " jawab Anne kalem.


" Mau kemana emangnya? aku taruh baju aku dulu ya di mes sebentar ."


Anne berlalu masuk ke dalam mes dan Jimmy setia menunggunya di luar Mes. karena memang mes tersebut tidak boleh dimasuki orang selain karyawan ,keluarga dan owner mereka.


Hanya sepuluh menit , Anne pun keluar lagi dengan celana kulot sebatas betis dan kaos pendek melekat di badan nya.


Jimmy tersenyum betapa semakin manisnya Anne malam ini di pandangan Jimmy.


" Memang mau kemana ? " Tanya Anne ke Jimmy. Anne bingung ingin mengambil apa.


Seolah tau apa yang sedang Anne pikirkan ,


" Kau memanggil ku apa? " Tanya Jimmy.


" hmm Tuan ? "


" Jangan Tuan dong Ne "


" Lalu aku harus panggil apa ? "


" Panggil Jimmy saja, dan jika sudah nyaman panggil sayang juga boleh "


Anne tersenyum simpul, Kemudian mengangguk.

__ADS_1


Yess selangkah lebih maju lagi.


Jimmy bersorak Sorai dalam hatinya.


Sampai di parkiran , teman-teman nya sudah menunggu.


mereka pun berangkat ke salah satu pantai yang masih dibuka.


Mereka mengobrol masing-masing dengan pasangan mereka saat itu.


Axel dan Alin mengobrol bagaimana nanti menjalani pernikahan yang mereka impikan.dari mulai akad, resepsi,tinggal dimana dan bagaimana mereka ingin menjalani hari-hari mereka.


" Yank, nanti kita tinggal di apartemen ya seperti yang aku bilang di awal " ujar Axel .


" Iya aku ikut kamu aja. "


" Boleh ga kalau kamu ga kerja yank ? " Tanya Axel pelan khawatir Alin tersinggung.


" Kalau kamu maunya begitu aku nurut aja Xel , tapi aku harus bilang sama Mommy Ara dan Daddy Ryan. karena mereka menyekolahkan aku ingin aku berhasil dan itu balasan Budi aku ke orang tua kamu Xel "


Jelas Alin sambil memandang matanya ke hamparan luas air itu.


" Daddy sama Mommy pasti setuju koq " ucap Axel memberi keyakinan ke Alin sambil memegang tangannya dan memainkan jari-jarinya.


" iya tapi tetep aja aku harus bilang yah " Alin tersenyum menatap Axel.


Axel menganggukkan kepalanya mengerti.


" Nanti aku yang jelasin kalau kita ke apartemen dan sesekali menginap di mansion " ucap Axel yang ngebet banget tinggal di apartemen.


" Kalau anak mau punya berapa yank ? "


Pertanyaan Axel membuat mata Alin segar kembali bukan berati semangat tapi Alin lebih ke malu. Bisa-bisa nya membicarakan hal itu.


" Terserah kamu aja , aku nurut " Ucap Alin malu-malu.


" Nah berati kita harus saling melakukan " Axel semakin bar-bar dan kepalanya langsung di toyor Abie.


" Lo ga ada malu-malu nya ya ada gue bisa-bisa nya bilang begituan sama Alin. " Omel Abie dan membuat Axel tertawa.


Jujur Axel lupa kalau masih ada Abie disamping nya.


Alin pun lupa lalu Abie ada di dekat mereka.


" Lin, tapi kalau Axel nyakitin kamu dan ngambek ga jelas aku siap menampung mu " Abie berlari mengatakan itu. Dan ...


Axel tidak terima ,tapi dia tidak marah ,Axel tau Abie tak terlalu serius dengan omongan nya dan ia pun mengejar Abie.


Abie berlari disusul Axel seperti anak kecil membuat Alin tepuk tidak.


Saat Abie berlari tiba-tiba BRAKKKK...!!!


Abie menabrak seseorang yang sedang minum air mineral di dekat pantai itu.


Gadis itu berjalan sambil minum makanya tertabrak Abie.


" Buta ya ? Ga punya mata? Uda tua kelakuan kayak anak kecil aja lari-lari " Omel gadis itu menatap tajam Abie lalu ingin pergi melanjutkan jalannya kembali.

__ADS_1


" Busettt galak bener neng, Lo yang buta ga punya mata ,Lo ga liat nih mata gue ada dua." Abie mengomel balik.


" SINTING " umpat gadis itu.


" Lo yang sinting " teriak Abie lagi karena gadis itu sambil berlalu berjalan kembali.


" Bikin emosi aja tuh cewek malem-malem sendirian. Tuh tuh Xel kayak orang bener jalan sendiri. Pake baju putih celana putih lagi serem banget .


Setan apa orang ya " Abie bertanya ke Axel yang ada disampingnya.


" Kalau ketemu lagi gue jodohin Lo Bie " kekeh Axel.


" Najis amit-amit deh ,gue demen cewek kalem kayak Alin Xel ,uppss " Abie menutup mulutnya.


Axel menghela nafasnya.


" Hmm Bie, Lo hanya sekedar suka kan? ga ingin miliki kan? Lo jangan jadi pebinor diantara gue loh " Ucap Axel sambil berjalan kembali dengan Abie ke arah Alin.


" Ngga lah, Alin kan udah bahagia sama Lo. gue ga mau rebut kebahagiaan dia. Pinta gue satu, jangan sakitin Alin " ucap Abie seolah menyerahkan sesuatu yang berharga ke Axel.


" Thanks Bro " Axel dan Alin berpelukan.


Dan gadis berpakaian putih-putih itu pun muncul lagi dihadapan mereka dengan satu Mie Cup instan ditangannya.


" Idiihh ternyata menyimpang Gelay.... " Ucapnya sambil bergidik ngeri dan terus berjalan menjauhi Axel dan Abie yang sedang berpelukan itu.


Abie dan Axel yang mendengar itu langsung melepaskan pelukan mereka.


" Lo sih peluk-peluk gue " Ucap Abie.


" Lah Lo duluan " Bantah Axel.


" Tuh cewek sinting jadi mikir aneh deh ke Gue " kesal Abie dan Axel pun cekikikan mendengar nya.


" udah Yuk ah balik, Noh Alin kasian sendirian cuma main handphone. Hubungin siapa tuh dia malem-malem " Hasut Abie sambil terkekeh,senang melihat Axel kesal.


" Temen apaan begitu bukan kasih tau hal yang baik-baik ke gue " gerutu Axel.


" Mungkin karena masih sayang cieeee " Gadis putih-putih yang salah paham dengan Abie dan Axel itu tiba-tiba muncul lagi


" Astagaaaaa " Axel dan Abie berteriak bersama karena kaget tiba-tiba gadis itu muncul lagi.


" Lo dedemit disini ya " umpat Abie.


" Ssstt jangan begtu, nanti dedemit disini marah karena Lo salah kira, gue bukan dedemit tapi anak buahnya Hahaha " Gadis itu tertawa tidak ada takut-takut nya bicara begtu.


" Aihh dia malem-malem pede banget ngomong begtu ga takut kerasukan apa" Abie bergidik ngeri.


" Yuk ah Xel balik. serem gue takut tuh anak buah dedemit muncul lagi "


Axel pun menyambut omongan Abie dengan tertawa.


***


Maaf ya kemarin ga sempet updated.


Minta Like dan Koment sukarela untuk Babang Axel dan Abie ya...😘

__ADS_1


__ADS_2