Cinta Lama CEO

Cinta Lama CEO
42. Perawatan Bersama


__ADS_3

Vika kita lewatin dulu ya.


Malam setelah mereka mengutarakan masing-masing isi hati , mereka pun pulang kembali ke kediaman keluarga Nugroho.


Jimmy,Iqbal dan Abie memilih pulang tidak menginap. Tapi Jimmy dan Iqbal berjanji esok akan menjemput Anne dan Vika untuk pulang ke Mes nya.


Anne tidur bersama Vika disalah satu kamar, sedang Ola sudah terlelap bersama dengan Nala.


Saat semua sedang tidur Axel menyelinap ke kamar Alin yang belum tidur itu.


" Yank, " Panggil Axel dari luar kamarnya.


Alin membuka pintu dan Axel pun mendorong Alin pelan agar bisa masuk.


" Kamu ngapain ? " Tanya Alin bingung dan tidak enak .


" Cuma mau tidur pelukan aja " Ujar Axel manja langsung memeluk tubuh Alin yang masih berdiri.


" Ga enak Xel, nanti kan dikit lagi kita nikah. kamu bebas mau peluk aku juga " Jelas Alin ia tak enak jika Axel berada di kamarnya sampai pagi.


" Sebentar aja Yank.. " Axel menuntun Alin ke ranjangnya.


" Pelukan aja sebentar boleh ya. " Tanya Axel sambil menampilkan wajah penuh memintanya itu.


" Oke sebentar ya " Alin pun merentangkan tangannya.


" Iya sama cium dikit " Alin belum menjawab sudah di lahap duluan.


" Hhmmmppp Hmmmpp " Ciuman yang lembut dengan kedua tangan Axel memeluk Alin


Dengan nafas terengah - engah Axel melepaskan pagutannya.


Axel mulai mencium lagi, Alin mengalungkan kedua tangannya di leher kekasih nya itu.


Dengan sigap Axel menggendong tubuh Alin dan dibaringkan di kasur.


" Aku udah tegang Yank, aku keluar kamar dulu ya bisa bahaya aku kelamaan disini " Bisik Axel dengan nafas naik turun.


" Ga boleh " Alin menggoda Axel sambil tertawa dan tangannya masih dikalungkan di leher Axel.


" Nakal banget ya calon istri aku " Axel terKekeh.


Alin pun melepaskan tangannya.


" Xel, " Panggil Alin.


" Ya Yank, "


Alin menatap Axel dengan lekat .


" Makasih ya udah mau jadiin aku istri kamu, aku udah ga punya siapa-siapa lagi. Aku cuma punya kamu dan keluarga kamu aja " Ucapan Alin terdengar sangat tulus. Selain Alin memang mencintai Axel. Alin juga tak rela rasanya jika harus berjauhan dengan keluarga Nugroho.


Bukan karena kekayaan nya.


Tapi kasih sayang keluarga Nugroho ke Alin sangat-sangat besar .


Bukan hanya ke Alin saja. ke Almarhum nenek Alin pun Keluarga Nugroho sangat menyanyangi dengan tulus.


" Ada juga aku yang mau bilang terima kasih sama kamu yank.


Terima kasih kamu udah sabar sama aku.


Terima kasih kamu udah mau nunggu aku.


Terima kasih udah jaga hati kamu untuk aku.

__ADS_1


Dan terima kasih atas kesediaan kamu nikah sama aku yang posesif ini "


Diucap begitu membuat hati Alin berbunga-bunga.


Alin memeluk Axel erat. Alin menangis.


Dia menangis karena bahagia terlalu amat dicinta oleh Axel.


" Ya udah kamu tidur ya mulai besok kamu udah harus kesana kesini sama Mommy katanya. " Ujar Axel seraya tertawa.


" Iya sayang nya aku.." Alin berucap sambil menutup pintu, karena ia berusaha menahan malu mengucapkan nya.


Axel menahan pintu kamar Alin.


" Eh coba yank bilang lagi, apa tuh tadi aku kurang denger " ucap Axel.


" Apa sih " Alin menahan malu.


" Yank.. yang tadi itu loh barusan " Tangan Axel masih menahan pintu.


" Iya sayang nya aku " ucap Alin pelan.


" Panggil itu terus oke " Pinta Axel yang membuat Alin tercengang.


" Iya kalau berdua aku panggil itu " Alin berusaha mengakhiri obrolan nya dengan Axel.


" Aku ga mau yank, panggil tiap saat " Axel mulai memasang tampang kucing manis lucu dan menggemaskan.


" hmm baiklah , aku tutup pintunya ya " Alin mengiyakan ucapan Axel.


" Cium sekali lagi yank "


Saat Axel berbicara begitu, Daddy Ryan melewati kamar Alin lalu menjewer kuping Axel.


" Dasar pemuda nakal... belum saat nya heh. udah mau nyosor aja " sambil menarik Axel keluar dari daerah kamar Alin.


" Duh Dad... sakit Dad.. Daddy kayak ga pernah muda deh.. Beli Mobil aja pake DP Dad " Axel berucap seraya berlari.


Membuat Daddy yang tingkat mesumnya melebihi Axel itu pun teringat dirinya dan Mommy Ara dulu.


" Dasar anak sekarang pinter banget ngejawab nya " Gerutu Daddy Ryan.


" Kamu lagian Dad iseng aja " Mommy yang berada di belakang Daddy Ryan pun cekikikan.


***


Hari ini adalah H-1 pernikahan Axel dan Alin.


Alin melakukan perawatan tubuh dirumah, diikuti dengan Mommy Ara, Oma Zen dan kedua teman Alin.


Mereka melakukan perawatan di satu ruang yang sama agar bisa bercanda bersenda gurau.


" Mom " Alin mengarahkan wajahnya ke depan tempat mommy Ara sedang duduk di pijat.


Mommy diam membuat Alin dan kedua temannya dag Dig Dug.


" Mom kalau misal aku nanti ga kerja lagi bagaimana Mom ? " Alin berkata pelan khawatir Mommy Ara tersinggung.


" Ya Bagus, baru mommy baru ngomong " Mommy tersenyum diluar dugaan Alin.


" Wanita yang sudah menikah baiknya dirumah aja kalau memang suaminya memenuhi kebutuhannya . Udah ngga ada lagi yang bisa dikejar.


Target wanita sudah menikah itu adalah membuat suami senang,betah di rumah dan anak-anak nya menjadi anak yang baik, beradab dan patuh sama orang tua.


Kalau anak sudah patuh sama orang tua , kita orang tua pun pasti akan lebih mudah mengarahkan nya.

__ADS_1


Kalau urusan pintar di akademik itu urutan kesekian.


Kenapa Mommy bilang urutan kesekian? Karena jika sudah patuh, kita suruh belajar pun pasti mereka anak-anak mematuhi nya. dan otomatis pintarnya pasti ngikut. "


Dengan bijak Mommy mengatakan menurut pengalaman pribadinya.


Alin tersenyum senang, Vika dan Anne pun sama.


" Mesti belajar banyak dari Mommy Ara nih kita " ucap Anne.


" Vika mirip Mommy kalau urusan didik anak Mom, cuma bedanya Vika memang harus kerja tapi Ola patuh banget Mom sama Vika " Alin membanggakan Vika yang memang sukses menjadi Mama muda walau saat ini dia single parents.


" Aku sama Mommy Ara mah ya jauh banget Lin , Mommy sih dbest kata Iqbal juga .. ehh " Keceplosan deh Vika.


" Cieee Vika " Oma Zen menggoda Vika yang keceplosan itu


Anne dan Alin terkikik mendengar nya.


" Nah kamu kalau udah nikah sama Iqbal ,saran mommy sih ga usah kerja Vik , Dirumah aja urus Ola dan kasih adik yang banyak hihi .Ya Gak Oma ? " Mommy Ara dari bijak Uda mulai jadi bar-bar nih.


Ngajak-ngajak Oma Zen pula untuk menyetujui nya.


" Iya bener tuh " sahut Oma terkekeh.


" Ih Mommy sama Oma apa sih, malu jadinya aku " Vika Malu menutup wajahnya yang habis di facial itu.


" Dia masih ragu katanya Mom, aku udah bilang padahal Balle serius sama Vika . Aku ajakin Nikah bareng malah tadinya " Alin tertawa lepas. sudah tidak ada yang mengganjal lagi di hatinya.


" Ragu kenapa Vika ? " Tanya Oma Zen penasaran.


" Ragu kalau cuma sebentar aja katanya perasaan sukanya ke Vika " Alin yang menjawab karena Vika hanya diam .


" Dulu Iqbal pernah pacaran tapi ga pernah cerita sama Mommy, dia bilang cerita dan kenalin ke Mommy kalau udah serius " Ucap Mommy mencoba meyakinkan Vika.


" Tapi Vika kan emang kebetulan teman Alin aja Mom, makanya jadi dikenalin deh ke Mommy "


Vika sebenarnya merasa insecure ditambah status sosial jauh dengan Iqbal. serta Vika berstatus Single Parent. Vika khawatir orang tua Iqbal tidak setuju dan Iqbal malah melawan orang tuanya .Vika tidak mau itu.


" Kalaupun karena kamu teman Alin, Iqbal ga akan cerita tentang kamu. Dia juga udah cerita koq sebenarnya sama Ayah dan Bundanya , Ya kan Ra. " Ucap Oma Zen ikut berusaha meyakinkan Vika.


" Ayo nyonya sekarang kakinya " Ucap petugas spa yang dipanggil kerumah itu .


" Ah iya " Mommy dan Oma pun mengulur kan kakinya .


Alin ,Vika dan Anne pun diberi aba-aba oleh petugas spa untuk mengulurkan kakinya juga.


Saat ini kaki mereka sedang di pijat agar lebih relaks.


Mommy terdiam meresapi pijatan dari mbak-mbak spa itu.


" Mom ,Vika masih penasaran tuh tentang Iqbal " Ucap Alin menggoda Vika.


" Udah intinya kamu yakinin hati kamu, Dan sekarang mommy juga yakinin kamu kalau Iqbal itu serius sama kamu. "


Oma mengangguk.


Alin dan Anne pun memberikan jempol ke arah Vika.


***


Maafin othor ya kemarin asli bulak balik Rumah sakit yang bikin lelah fisik dan pikiran jadi otak othor teh ga konsen gitu . Maafin ya nunggu lama.


Hari ini satu bab panjang menemani Jumat kalian.


Insya Allah satu bab menyusl masih ditulis.

__ADS_1


Masih rela kan ya kasih like,vote dan Koment terbaik kalian 🤗🙏❤️


__ADS_2