
Ola cuma minta kalau ada Ola, ibu panggilnya ayah aja ya " Pinta anak kecil pintar dan menggemaskan itu.
Ola sayang kau sangat membantu ayah mu ini mendekati ibumu nak, terima kasih. Ayah akan penuhi apapun permintaan kamu.
Iqbal tersenyum senang dan Ola masih berada di gendongan nya.
" Udah bawa baju Ola buat nginep ga Bu ? "
Degh,,,
Kalimat Iqbal itu berhasil membuat Vika terdiam terpaku.
Dulu saat Vika masih menikah bahkan dipanggil namanya saja tidak, hanya sebutan heh heh dan wanita matre yang disebut oleh mantan suaminya itu.
Karena Vika terdiam ,Iqbal merasa tak enak hati.
" Ah maaf ya aku jadi ikut-ikutan Ola deh panggil kamu dengan Ibu " Iqbal cengengesan dan garuk-garuk kepala.
" Gak apa-apa koq Mas eh Yah " Jawab Vika gugup dan mulai merubah panggilan ke ke Iqbal.
" Hah serius? " Iqbal kaget karena senang.
" Eh maksudnya panggil nama juga gak apa-apa " Vika lebih gugup lagi dari tadi.
" Sory ,kalimat pertama yang aku ambil.jadi aku panggil kamu Ibu ya okey. Fix deal. " Iqbal langsung mengambil keputusan sambil menampilkan senyum nya yang tak kalah dari Axel , membuat wanita klepek-klepek melihatnya.
" Bajunya Ola udah di bawa katanya mau nginep kan? " Tanya Iqbal ke Vika.
" Alin sih ngga bilang disuruh nginep tapi aku selalu bawa baju ganti buat Ola khawatir minum atau makan nya berceceran ke baju " Ujar Vika pelan.
" Wah hebat, Ibu siaga ya La ? " Iqbal mengajak interaksi Ola.
Ola hanya mengangguk sambil tangannya tetap melingkar di leher Ayah dadakan nya itu.
" Ya udah yuk masuk ke mobil " Iqbal tetap menggendong Ola dan tangan satunya membawa tas perlengkapan baju Ola yang ada di tangan Vika.
Lagi-lagi sikap Iqbal membuat Vika terenyuh dan merasa sangat spesial.
Iqbal membuka pintu samping kemudinya.
" Ibu duduk depan aja ya, Ola biar dipangku ayah, mau? " Tanya Iqbal ke Ola.
" Ayah nyetir ? bisa sambil pangku Ola? " Ola bertanya dan membuat Iqbal tertawa.
" Bisa dong, ayah udah baca-baca di google amannya bagaimana " Ujar Iqbal senyum-senyum.
" Tapi kalau Ola mau duduk sendiri Ayah juga udah beli car Seat tuh dia belakang coba lihat." Ujar Iqbal sambil menggerakkan tubuhnya ke arah jok belakang.
Ya Ampun sebegitu nya Mas Iqbal sampai cari tahu di google dan membeli perlengkapan untuk di mobil .Tapi aku khawatir Ola terlalu nyaman.
__ADS_1
Vika sudah duduk dengan sejuta kekhawatiran nya.
Sedang Iqbal membawa Ola ke jok pengemudi biar dipangku duduknya.
Saat Ola masuk ke dalam mobil, ia kaget kesenangan karena diatas stir mobil ada nangkring boneka lucu .
" Waaaahh ada boneka bayi lucu " Ola berteriak happy.
" Are you Happy ? " Tanya Iqbal.
Ola yang memang diajarkan Vika bahas Inggris sedikit-sedikit pun menganggukkan kepalanya.
" Yess i'm happy Ayah " Sambil memainkan bulu-bulu boneka berwarna putih itu.
" Ola mau duduk sama Ayah atau Ibu ? Kalau mau duduk sama ayah yang tenang ya ,tidak boleh bergerak terlalu banyak biar ayah fokus dan kita selamat sampai rumah Tante Alin. " Vika memperingatkan Ola .
Ola pun mengangguk tanda mengerti.
" Ola sama ayah aja ,Ola ga akan nakal " Janji anak kecil itu membuat Iqbal Tertawa..
" Ayah juga janji deh, ayah sama Ola dan Ibu aja, Ayah janji ga akan nakal " Ucapan Iqbal sudah pasti punya maksud.
" Yeayy Ayah pinter " Ola bertepuk tangan.
" Oke girls, kita jalan ya " Ajak Iqbal. Dan Ola tetap tenang dipangkuan Iqbal.
Iqbal semakin menyanyangi Ola layaknya anak sendiri.
Dan akhirnya, sampai juga di depan mansion Keluarga Axel.
" Waahh ini rumah apa istana raja Yah ? " Ola terheran-heran melihat rumah megah di depannya.
" ni rumah Tante Alin sayang, Ola belum pernah ya? " Tanya Iqbal sambil memarkirkan mobilnya di halaman mansion.
" Belum yah, ini yang ada kolam renang nya kan Bu? " Ola bertanya ke sang ibu yang sedari tadi hanya diam saja entah memikirkan apa.
" Iya Ola, Ola nanti jangan sentuh barang-barang ya. Cukup jadi anak baik seperti biasa okey " Ujar sang ibu yang selalu berkata hal-hal positif.
Karena ucapan adalah doa makanya sebaiknya jika berujar ke anak harus kalimat-kalimat positif ,bukan jangan nakal ya, jangan bandel. Tapi bisa diganti dengan kalimat yang nanti baik-baik seperti biasanya ya, atau tetap tenang ya.
Begitu menurut pengalaman othor sebagai seorang emak ðŸ¤.
Ola mengangguk senang atas arahan ibu nya.
Iqbal pun turun tetap menggendong Ola. Kemudian mengambil tas bawaan Vika tadi di bagasi.
Vika juga sudah turun dari mobil dan menghampiri Ola dan Iqbal.
__ADS_1
" Ola turun sayang biar ayah ga kecapean " Ujar Vika sambil memegang tangan Ola.
" Iya Bu " Jawab Ola mengerti.
" Udah biarin aja, Ola proposional koq tubuhnya dan badan ayah masih kuat gendong Ola. Jangan kan Ola, gendong ibu aja ayah kuat " Rayuan Iqbal mulai on kembali.
Vika hanya tersenyum mendengar nya .
Hati pelase... jangan sampai terbuai.
Aku takut...
Vika
Sebelah kiri Iqbal menggendong Ola, tangan kanan membawa tas.
Vika berjalan disamping kiri Iqbal.
" Wedeeewww keluarga bahagia udah Dateng nih " Si bar-bar mulai menggoda Iqbal dan Vika.
" Eh ada anak cantik.. siapa nih namanya " Jimmy mengulurkan tangannya ingin menggendong Ola.
" Ini teman ayah namanya Om Jimmy La " Ujar Iqbal . Ola pun tersenyum dan menerima uluran tangan Jimmy yang ingin menggendong nya.
" Halo Om Jim, Om aku sering liat fotonya di handphone Tante Anne " Ujar Ola polos.
" What?? serius ?? " Jimmy kesenengan.
Dia tak percaya di ponsel
" Iya ,ya kan Bu ? " Ola meminta dukungan sang Ibu.
" Oh Ola i love you, terima kasih informasinya. ayok om kasih hadiah kamu mau apa? " Ucap Jimmy happy sambil mengajak Ola menari.
" Wah Wah rame banget sih " Axel muncul bersama Daddy Ryan.
" Selamat sore Om dan hmm ... " Ola bingung ingin panggil Daddy Ryan apa sepertinya.
" Opa, Panggil Opa ya " Ujar Ryan seolah mengerti.
" Om... Oppa bukannya anak muda kakak-kakak di Korea ya ? " Ola berbisik di telinga Jimmy tapi kedengaran oleh semua nya yang berada di ruang tamu itu.
" Sory Dad, Ola jujur banget kalau Daddy udah tua " Axel dan Jimmy terbahak, diikuti yang lainnya.
***
Malam Semuanya,,,
Semoga di Bab ini kalian terhibur ya. maaf baru update satu bab dikarenakan ada hal yang tidak bisa ditinggal.
__ADS_1
Sehat-sehat ya kalian semua.
Jangan lupa berikan like dan komentar terbaik kalian untuk bab ini 🤗🌵