
Episode Novel ini mungkin ga lama lagi yah. Karena semua sudah mendapatkan jodohnya nanti kita mulai cerita baru dengan orang baru 🤗.
Pagi hari di rumah Alin dan Axel.
" Abie mau nikah Mih sama Dila " Ujar Axel sambil memeluk sang istri yang asik bermain dengan Dads bidangnya yang tidak memakai apapun.
" Oh ya ? " Ujar Alin senang .
Axel mengangguk " Koq senang banget sih mamih " Axel menciumi Alin.
" Biar Papih ga keganjenan lagi " Ujar Alin santai. Axel hanya menghela nafasnya.
Cowok kalau udah satu kali ketahuan salah ,pasti diungkit terus sama cewek. Rasanya belum puas kalau gak sampai ke akar-akarnya.
***
Hari ini hari kelulusan Dila. Abie menemani Dila hingga selesai. Dengan datangnya Abie banyak mencuri perhatian teman-teman Dila . Mereka mengira Abie adalah kakak Dila. Sedang terang-terang Dila hanya anak tunggal.
Dila yang kesal saat itu juga selesai acara minta langsung pulang.
Sepanjang perjalanan Dila hanya memasang wajah jutex nya. Abie dengan sabar mencoba mengerti kekasih mudanya itu.
" Sayang kenapa sih muka ditekuk aja hmm " Abie yang sedang memarkir kendaraannya di halaman Dila pun akhirnya mengeluarkan pertanyaan yang sama sedari tadi dan tidak dijawab oleh Dila.
" Aku gak suka kakak ayang tebar pesona " ujar Dila melipat tangannya ke depan.
" Aku gak ngapa- ngapain loh . Aku disamping kamu aja sayang " Abie mencoba menenangkan sang kekasih .
" Gendong " ujar Dila manja sambil tetap memasang wajah kesalny.
" Okey Okey, " Abie dengan sabar keluar dan mengusap dadanya.
Abie menggendong Dila dan mendudukannya di sofa. Dila menarik Abie untuk Duduk dan kini Dila duduk dipangkuan Abie.Ia sengaja membuka sebagian kebaya nya dan membuat pepayanya menyembul.
Ia menggoda Abie. " Aku besar loh kak , aku juga selalu bisa puassin kak Abie dengan tangan dan mulut aku, jadi jangan coba-coba selingkuh dari aku " Pepaya gantung Dila didekatkan ke Abie dan Abie tidak tinggal diam langsung melahapnya.
" enak banget sih " Abie mengusel-ngusel pipi Dila dengan hidungnya .
" Nanti aja takut mbak kamu lewat " Ujar Abie membetulkan penyangga pepayanya Dila.
" Lagi pengen kak " Ujar Dila manja.
__ADS_1
Segera Abie mencium Dila kembali dan saat tangannya ingin masuk ke dalam segitiga Papa Dila muncul.
" Ehem " Hanya deheman yang keluar dari mulut Pak Rizkian .
" Eh Pak Rizkian " ujar Abie gelagapan.
" Mas Abie " Ujar Papa Dila yang menatap intens ke arah Abie.
" Papa koq gak bilang-bilang sih Dila kangen tau " Dila memeluk sang papa .
Jantung Abie seperti berhenti berdetak. Untung saja tidak terjad hal diluar batas saat itu. Bisa habis dia dipukuli Pak Rizkian.
" Kapan kamu nikahin Dila Bie " Papa Dila to the point .
" Segera Pak , Apa Pak Rizkian merestui ? " Tanya Abie pelan tapi tetap menatap sang calon mertua.
" Justru saya lebih percaya sama kamu dibanding Dila dengan orang yang saya tidak kenal " Ujar Pak Rizkian membuat hati abie normal kembali detakannya.
" Se serius pak? " Tanya Abie.
" Ya, saya butuh orang yang dewasa untuk menjaga Dila dan bisa mengimbangi sifat manjanya." Ujar Papa Dila lagi.
" Saya janji akan menjaga Dila dan tidak membiarkan Dila sedih dan sendirian Pak. Saya akan baw akemana saya pergi urusan pekerjaan karena saya juga takut kehilangan Dila " Abie mengucapkan serius dan lantang.
" Saya anggap itu lamaran dari kamu. Dila udah siap nikah ? " Tanya sang Papa.
" Siap banget Pa, Gak sabar malah " Gadis bar-bar itu malah membuat geleng-geleng Papa dan Abie.
" Saya serahkan Dila sama kamu, Minggu depan kalian menikah nanti asisten papa yang akan mengurus semuanya. " Ujar Papa Dila.
" Makasih ya Pa " Dila memeluk erat sang Papa , dan mereka menitikkan air mata.
" Papa udah tua, papa gak bisa pantau kamu terus.gak bisa jaga kamu tiap saat, Papa beruntung kamu malah pacaran dengan Abie..Kalian jadi gak perlu pindah kerumah lain , papa bisa sering berkunjung kesini dan bisa tetap melihat kenangan mama kamu " Wajah Papa Dila masih terlihat sendu.
" Makasih ya Pa udah jadi papa terbaik untuk Dila. Dila janji Dila gak akan nyusahin papa lagi " Dila memeluk Papanya lalu mengeluarkan dompet dan memberikan kartu-kartu berisi uang yang papa nya berikan.
" Pa ,kartunya aku kembalikan aku janji ga hambur-hambur uang lagi. "
" Pegang aja , itu yang mu, uang hasil perusahaan atas nama kamu " Ujar Papa memeluk Dila kembali dan tersenyum
" Dila sayang papa " ujar Dila
__ADS_1
" Papa apa lagi nak, saya titip Dila ya Bie, saat ini istri saya disana menuntut lebih " Ujar Papa Dila yang berubah sedih kembali wajahnya..
Abie menangkap ada masalah diwajah Papa Dila.
" Iya Pak, saya janji akan jaga Dila. Saya akan hubungi asisten Pak Rizkian untuk mengetahui perkembangan masalah pernikahan saya dan Dila " Ujar Abie mantap.
" Udah kalian tenang aja, semua biar asisten papa yang urus. kalian tinggal nikah aja " Ujar Papa Dila yang ingin memberikan hal terbaik dan terindah untuk putrinya.
" Makasih Pa " Ujar Dila dan Abie bersamaan.
" Ya sudah , papa pergi ya . Kalian baik-baik biasanya kalau mau menikah ada aja hal yang membuat emosi terpancing " nasihat papa Dila membuat mereka saling melihat lalu menganggukkan kepalanya.
" Papa pamit ya, jangan bikin Abie kesel ya Dil. Abie orang yang baik dan tepat untuk kamu " papa Dila tersenyum dan mengecup kening anaknya.
" iya Pa hati-hati ya Pa " Dila mengantarkan sang Papa hingga masuk ke dalam mobilnya dsn hingga mobil keluar dari halaman rumah mereka.
Abie mengabarkan ke elite Squad kalau ia Minggu depan menikah.
Dan Iqbal pun Menelan ludahnya lagi karena harus menundanya kembali dengan Vika.
Dila masuk kembali ke dalam rumah dengan Abie.
" Udah dapat izin kak dari Papa. ke kamar yuk dila capek " Ujar Dila senang . Abie pun langsung membawa tubuh sang kekasih ke kamarnya.
" Kamu istirahat ya, aku harus hubungin asisten papa kamu dulu dan kasih tau saudara aku kalau aku akan menikah " Ujar Abie sambil mencium kening Dila.
" Ga mau itu dulu kak " Dila menggoda Abie dengan membuka kebayanya.
" biar jadi penasaran ,Kamu hubungin elite girls ya. tanya persiapan untuk kamu apa aja. mereka semua udah pengalaman " Kekeh Abie.
" Iya deh. Bye kak. jangan nakal nanti Dila juga Nakal " Ujar Dila iseng membuat Abie berbalik.
" Ngomong apa hmm " Tanya Abie
Dila hanya cengir kuda dan mencium Abie. " Bercanda orang tua " kekeh Dila.
" Aku masih muda enak aja kamu " Abie protes
" Setengah muda, setengah tua " Dila terbahak.
Abie hanya menghela nafasnya kasar dan meninggalkan Dila di kamarnya.
__ADS_1
***
Beberapa Bab lagi tamat nih kak Shay.. Tetap dukung ya dan jangan lupa ritualnya 🤗❤️