Cinta Lama CEO

Cinta Lama CEO
60. Jangan Jutek


__ADS_3

Maaf ya kalau setelah bab ini dan seterusnya banyak adegan yang buat bikin bocil tapi ga teruntuk dibaca bocil yaaa..


So bocil minggirrrrr


Oh ya satu lagi. Cerita tentang Abie agak bar-bar Yess.


Jika ada yang ga sesuai norma-norma,mohon maaf ini memang bukan cerita tentang norma-norma baik ,😁🙏.


Cuma pelepas lelah aja buat seru-seruan. Fiksi koq ❤️.


***


Abie yang harusnya tadi mengikuti Vika dan Iqbal juga Ola akhirnya diusir oleh Iqbal . Iqbal bilang dia ingin metime dengan calon keluarga kecilnya itu.


Abie mendengus kesal mau tidak mau ia pun pulang. Ia kesal kenapa jadi jomblowan sejati.


Saat ia mengendarai mobilnya pulang kerumah,mobilnya di berhentikan oleh seorang gadis berseragam SMA di dekat rumah Abie.


Tangan anak itu melambai-lambai kearahnya.


Abie berhenti dan membuka kaca mobilnya mengangkat alis seolah berkata . ada apa.


" Kak anterin aku dong please sekarang ga usah pake rem ayo kak cuss kak . " ujar gadis manis bertubuh semampai itu.


" Kemana ? " Tanya Abie masih diam ditempat.


" Duh ayo dong Kak.. Dila buru-buru nih " Gerutu nya kesal lalu ingin mengambil alih kemudi.


" Ok Ok kita jalan " Ujar Abie lalu melanjutkan mengemudi nya.


" Agak cepat kak " gadis bernama Dila itu menengok- nengok ke belakang.


Kenapa sih nih bocil


Akhirnya Abie pun membawa mobilnya entah kemana yang penting melaju cepat sesuai permintaan sang nona bocil.


Dila syok melihat orang yang dia panggil kakak itu melajukan dengan pesat mobilnya.


" Udah kak cukup kak, udah gak keliatan itu playboy cap kutu kupret " Dila mengusap-usap bagian dadanya .Dan entah mengapa kancing satunya bagian tengah malah terbuka mungkin karena agak sesak karena Dada depan Dilla memang lebih besar dibandingkan anak seusianya.


Abie melihat nya terbelalak.


" Hey bocil ,lepas tuh " ketusnya .


Dila melihat ke arah tunjuk Abie, ia pun lalu memakai cardigan nya untuk menutupi kemeja sekolah yang terbuka itu.


" Apa sih Kak Abie, nama aku Dila bukan bocil. Panggil yang bener " Dila tak kalah ketusnya dengan Abie sambil membetulkan pakaiannya.

__ADS_1


" Kamu tau nama aku ? " tanya Abie bingung ini anak siapa,kenal juga ngga, tau-tau manggil namanya .


" Aku Dila kak samping rumah kak Abie ya amyuuun " dengan nada gemas khas anak muda .


" Oh ya? aku jarang dirumah jadi tidak tau " Sahut Abie santai.


" Iya kalau Dila sih tau, kakak pulangnya jam berapa, ada dirumah hari apa aja.ngapain aja " oceh Dila.


" Iya ? " Tanya Abie tak percaya


" Heem, " Dila pun menjelaskan kalau ia bahkan tau Abie hanya tinggal sendiri, teman-teman nya sudah ada pacar dan menikah.


" Segitunya kamu tau aku ? " Tanya Abie.


" Iya kan Papa Dila temen bisnis nya Kak Abie " Dila tersenyum manis.


" Oh kamu anak Pak Rizkian ? " tanya Abie seolah tak percaya ,diusia senjanya pak Rizkian masih punya anak seusia Dila yang Abie tebak sekitar kelas 3 SMA itu.


" Iya Dila anak istri keduanya Papa hihi " Dila tertawa renyah dan terlihatlah barisan gigi putih bersih dengan gingsul di kiri kanan.


" OOO " Abie hanya ber oh ria saja.


Bahagia banget dia jadi anak istri kedua.


" Kak Abie mau kemana? " Tanya Dila.


" Ada juga aku yang tanya kamu mau kemana? " Ketus Abie lagi.


Eh Taunya Dila dilabrak sama ceweknya yang tau-tau dateng. segala ditampar pula, Emangnya Dila mau apa dijemput di Marcel " Tiba-tiba habis membeo Dila langsung mengerucutkan bibirnya dan terlihat gemas oleh Abie.


Abie tersenyum tipis.


" Kamu kasih tau lah pacar kamu, suruh dia jemput kerumah ,jadi cowok harus gentle gitu " Nasihat Abie seperti orang benar saja.


" Dila ga punya cowok kak " Sambil melirik ke Abie. berharap Abie senang.


" Hah ? " Abie kaget masa iya gadis secantik Dila tidak punya pacar.


" Tapi suka cowok ? " tanya Abie pelan khawatir Dila tersinggung karena banyak juga anak sekarang patah hati lebih memilih jeruk makan jeruk.


" Ya iya lah, masa ga suka apa lagi cowok nya kayak kak Abie " Dila mencolek dagu Abie.


Dila memang sangat menyukai Abie sejak pindah kerumah yang dismping Abie 5 tahun lalu saat ia masih di bangku SMP . Tapi Abie lebih memilih keluar Negeri dan Orang tuanya memilih tinggal di kampung halaman nenek Abie untuk menjaganya di kota Berlin Jerman.


Dan pada saat Abie kembali ke Indonesia ,Dila senang bukan main karena cinta pertamanya itu kembali dengan wajah yang semakin tampan .


Sampai pertemuan tak terduga tadi terjadi.

__ADS_1


" Tapi maaf aku bukan pedofil Bocil ,Aku ga suka sama ank kecil. Selera ku dewasa " ujarnya tak menanggapi ocehan Dila.


" Ah gitu ya kak " Dila agak sedikit kecewa. tapi satu mobil saat ini saja dia sudah bahagia.


" Hmm " Sahut Abie.


" Sekolah mu dimana? " Tanya Abie.


" Nih " Dila menurunkan cardigan dan memperlihatkan dada kiri depan yang menonjol itu dan terpampang ma sekolahannya.


Astaga, seperti bukan anak SMA pantas tidak terima dipanggil bocil, karena ukurannya bukan buat bocil sepertinya . terlalu besar.


Babang Abie sebenarnya ga mesumer ya Genks, cuma aja dia agak - agak gimana gitu kalau lihat yang besar-besar.


" Udah baca belum sih kak pegel " ujar Dila seperti menggoda.


" Ah ya ya sudah tutup tutup " Abie menarik cardigan Dila ke atas dan tanpa sengaja menyentuh ujung bulatan kecil di dada depan yang dilapisi kain tipis saja.


" Itu As asli ? " Abie menelan ludahnya.


" Asli lah . udah-udah jangan bayangin bocil kayak Dila " Ceritanya Dila mode ngambek .


Dila tau pasti pikiran nya Abie traveling kemana-mana sempet Dila yang memang kadang suka menonton film dewasa saat berkumpul bersama temannya.


Gilaak. Gede banget.


Abie mulai tidak konsen menyetir.


" Kak Abie,Itu sekolahan Dila. Dila berhenti didepan pager yah " Ujarnya.


Abie menganggukkan kepalanya.


" Bocil " Panggil Abie sebelum ia turun.


" Kamu lama ga tugas sekolah luarnya " Tanya Abie yang gabut.


" sebentar sih kak cuma ke gedung pertanian situ 1 jam trus langsung pulang " ujarnya tanpa bohong .


" Aku tungguin boleh? atau aku Anter? atau aku ikut ? " Abie saat ini memang butuh teman .


Yang ditanya berbinar bukan main


" Boleh dong, Dila bilang dulu ya kalau berangkat bareng Kak Abie aja ga ikut rombongan temen " Dila pun memperbolehkan.


Abie mengangguk dna tersenyum pertama kalinya.


" Gitu dong kak Cakep senyum jangan jutek aja " sambil pipinya dicoleh Dila.

__ADS_1


***


Gak apa-apa ya agak bar-bar . biar ga bosen sama cerita itu-itu aja 😁


__ADS_2