Cinta Lama CEO

Cinta Lama CEO
48. Jadikan Aku Istrimu Mas


__ADS_3

" Lemes aku yank " Ia terduduk kemudian.


Sedang Alin tertawa lepas melihat suaminya itu lemas tak ada semangat lagi seperti tadi.


Malam itu pun mereka hanya tidur sambil berpelukan sampai pagi.


Alin terlihat membuka mata duluan, Ia tidak menyangka kalau saat ini sudah menjadi istri Sah dari Axel Nugroho.


" Maaf ya sayang, bukan aku mau mengerjai mu semalam tapi memang pas banget momen nya " Alin menusuk-nusuk pipi Axel.


" Hmm enak banget bisa nusuk-nusuk pipi aku, aku sendiri ga bisa nusuk-nusuk kamu " ucap Axel sambil mata terpejam.


" Isshh " Alin mencebik kan bibirnya.


Baru saja Alin ingin beranjak dari kasur Axel sudah menarik tangannya dan terjatuh lah Alin diatas tubuh Axel.


" Udah tau punya suami main tinggal aja hmm " Pipi Alin berhasil dibuat seperti udang rebus.


" Aku harus apa ? " Tanya Alin yang memainkan jarinya di dada Axel yang memang setiap tidur tidak mengenakan baju itu.


" Hmm istri aku nakal nih, udah ga bisa ngapa-ngapain malah asik ngegodain aja ." Axel mendekat kan wajahnya dan membaringkan Alin disamping nya.


Bagian tubuh yang kenyal berada diwajah sudah dicium oleh Axel bertubi-tubi.


* Morning Kiss yank " Ucap Axel sambil melummat bagian kenyal itu.


Hmmmmpp Hmmmmppp


" Udah dulu sayang, aku mau beres-beres dulu mau mandi, laper aku nih " ucap Alin sambil berusaha melepaskan diri.


Bukan ia tak mau bermanja-manja dengan pria halalnya, tapi ia kasian jika nanti Axel lemas lagi setelah sadar kalau Alin belum bisa mendapatkan hak nya.


" Kamu inget kan aku masih itu " Alin mengingatkan.


Axel pun lemas kembali setelah mengingat itu.


" Nah kan " Alin cekikikan.


Axel bangun dengan lemas. Ia pun segera bergegas ke kamar mandi.


" Pulang aja deh yank kita " Seloroh nya sambil berjalan ke kamar mandi diikuti tawa Alin yang tertahan.


***


Vika kini tengah berbahagia. Lantaran dirinya sudah diminta keluarga Iqbal untuk menjadi menantu mereka.


FLASHBACK ON


Vika yang diminta menginap dirumah Iqbal selepas acara resepsi Alin dan Axel pun akhirnya tidak bisa menolak permintaan Bunda Inka.


Saat acara selesai Iqbal mengambil barang-barang Vika dan Ola lalu segera menuju mobil Iqbal.


Ola yang sudah menarik perhatian orang tua Iqbal pun lebih memilih duduk di mobil bersama mereka. Ditambah mobil orang tua Iqbal lebih luas dibanding Iqbal jadi Ola tidak merasa sempit.


Iqbal Dan Vika jadi punya kesempatan berdua. Bunda Inka dan Ayah Yash sih senang-senang saja artinya Vika juga memang tidak menolak saat diminta menjadi menantu mereka.


Di Mobil Iqbal sebelum berjalan mengikuti mobil sang ayah yang dikendarai oleh supirnya.


" Bu, " Panggil Iqbal


" Iya Nak " Vika cekikikan, sudah mulai nyaman bersama Iqbal dan bisa bercanda sekarang.

__ADS_1


Iqbal tersenyum Vika sudah tidak kaku lagi.


" Koq Ibu kan udah ga ada Ola " jawab Vika lagi .


" Seneng aja manggil itu, eh apa kamu mau dipanggil sayang kalau kita cuma berdua ? " Goda Iqbal tersenyum nakal.


" Issh apa sih " Vika Merona malu karena di goda .


" Terima kasih ya , Udah mau bersedia jadi istri aku "


" Kata siapa? "


" Kata aku barusan ? "


" Aku belum setuju "


" Kalau kamu udah mau nginap di rumah aku berati setuju "


" Belum tentu "


" Udah harus setuju sekarang aku maksa " Iqbal mendekatkan wajahnya ke Vika saling menatap.


Mobil matic yang digunakan oleh Iqbal tidak menghalangi posisi mereka yang ingin berdekatan.


Tangan kiri Iqbal meraih pinggul Vika, tangan kanan nya meraih tengkuk Vika . Perlahan dan pasti wajah mereka semakin dekat dan Iqbal pun mencium lembut bibir Vika.


Ciuman dadakan dari Iqbal membuat Vika tidak sungkan untuk membalasnya.


Di dalam ciuman itu Iqbal menarik senyumnya.


Segera dilepas oleh Iqbal khawatir Vika kehabisan nafas.


Tangan kanan Iqbal menyelipkan rambut Vika yang terurai ke depan.


" Ga usah malu aku kan sebentar lagi jadi suami kamu Mau ya Vik? coba bales bilang iya gitu biar mantapin hati aku, biar aku tau kamu juga mau jadi istri aku "


Vika masih terdiam ia bingung dan gugup harus menjawab lamaran dadakan ini.


" Yah ga mau ya, ya udah deh aku bilang sama Ayah sama bunda kalau kamunya gak bersedia. Gak apa-apa koq aku ditolak juga.


Aku nanti cari ibu baru aja buat Ola "


PLAK


Paha Iqbal di tepuk Vika.


" Kenapa jadi ibu baru buat Ola, yang ibu kandungnya kan aku " kesal Vika .


" Hmm iya deh iya, tapi Ola kan udah panggil aku ayah ,berati Ola anak aku juga. Lagian ya udah gak apa-apa kalau kamu ga mau, aku sedih sih tapi aku cari wanita lain aja lah "


Iqbal langsung memakai seat belt nya untuk segera melaju pergi dari parkiran hotel tempat acara pernikahan Alin dan Axel tadi.


Vika mendelik tajam ke arah Iqbal. dalam hati Iqbal tidak serius ingin mencari wanita lain, hanya ingin mengerjai Vika dan mengetahui isi hatinya saja.


" Tatapan tajam kamu itu ga cukup mewakilkan kalau kamu mau jadi istri aku loh " Goda Iqbal lagi sambil menatap Vika dan menahan senyumnya.


" Hmm tetaplah jadi ayah untuk Ola " Ucap Vika pelan .


" Ah apa? aku ga dengar " Iqbal mendekatkan telinganya ke arah Vika.


Vika membalikkan wajah Iqbal ke hadapannya. Kedua tangannya menangkup wajah Iqbal. Di kecup bibir Iqbal dan dilumattnya sebentar dengan lembut lalu ia membisikan ke telinga Iqbal.

__ADS_1


" Jadiin aku istrimu Mas " Ucap Vika lembut ditelinga pemuda tampan yang sudah mencuri hatinya sejak pertama kali bertemu itu.


" Pasti " Iqbal tersenyum ke arah Vika dan memeluknya.


" Terima kasih sudah bersedia,kamu siapkan hati dan besok atau lusa kita kerumah orang tuamu ya kita minta izin untuk menikah " Ucap Iqbal sambil mengusap pipi Vika yang chubby seperti Ola.


" Tapi Mas apa kamu sudah siap jadi suami aku dan ayah Ola ? "


" Seribu persen aku siap " Jawab Iqbal mantap


" Aku Posesif orangnya,aku ga suka milik aku disentuh wanita lain ,jika kamu belum siap atau gak mau ya gak apa-apa Mas. "


" Aku suka kamu Posesif, berati kamu sayang aku " Iqbal tersenyum ke arah Vika.


" Terima kasih Mas sudah mengerti, semoga selamanya tetap mengerti dan kita saling pengertian " Vika menatap penuh harap ke arah Iqbal.


" Iya nyonya Iqbal Danubrata aku siap di posesifin dan dicintai kamu " Iqbal menggoda lagi membuat Vika menjadi malu.


" Ya udah yuk kita pulang kerumah ya,nanti kamu coba menginap dirumah kamu nanti coba rasain bagaimana kalau kita setelah menikah tinggal sama Bunda.


Kalau kamu betah, kita tinggal disana dan sesekali kita ke apartemen untuk me time biar kamu ga jenuh.


Atau kamu maunya kita beli rumah sendiri atau tinggal di apartemen agar kamu lebih privasi ".


Sebelum menjawab Vika punya pertanyaan sendiri untuk Iqbal. " Kamu berapa bersaudara mas? "


" Aku tunggal sayang, aku anak Ayah dan Bunda satu-satunya karena bunda ga bisa nambah anak lagi ada masalah di kesehatan nya. " Jelas Iqbal.


" Ya udah mas, setelah nikah kita tinggal sama orang tua kamu aja gak apa-apa. Nanti aku yang menyesuaikan diri disana. " Vika tersenyum ke Iqbal .


" Yakin ? banyak loh yang ga mau tinggal sama mertua karena alasan takut direcoki dan lain-lain " Iqbal berusaha menggoyahkan Vika.


" Yakin mas, kasihan Ayah sama Bunda kamu kesepian kalau kita ga disana. apa lagi melihat banget mereka senang ada Ola.


Insya Allah aku gak apa-apa. aku juga mau dekat sama orang tua suamiku, aku ingin punya keluarga utuh " jelas Vika lagi.


" Loh orang tua mu kenapa sayang ? " Iqbal penasaran.


" Ibu kandung ku sudah meninggal, dan yang saat ini adalah Ibu tiri dan ayah kandung ku saja." Vika terlihat sedih tapi berusaha tersenyum.


" Ah ya sudah jangan sedih nanti pulang kerumah kamu sedih gini aku yang dimarahin sama orang rumah " ujar Iqbal sambil memainkan rambut ikal Vika.


" Yuk mas kita jalan, aku ga enak kalau Ola ngerepotin Bunda sama Ayah kamu " Ajak Vika.


" Siap Bu, ayah jalanin mobilnya sekarang " Iqbal mengecup kening Vika dan kemudian menjalankan mobilnya .


FLASHBACK OFF


***


**JANGAN LUPA RITUALNYA YA KAKAK SAYANG 💃.


LIKE


KOMEN


VOTE BAGI


FAVORIT BAGI YANG BELUM


HADIAH

__ADS_1


🤭**


__ADS_2