Cinta Lama CEO

Cinta Lama CEO
71. Terjadi Lagi


__ADS_3

Kediaman Nugroho.


Pagi ini Alin mual kembali dan Axel segera bergegas ke dokter kandungan. Alin meminta Axel membuat janji tapi tidak minta didahulukan.


Ia ingin mengobrol ke orang-orang sekitar yang sedang hamil, ingin mencari tahu melalui pengalaman langsung dari para ibu hamil yang berkunjung ke dokter Farah.


Sampai di rumah sakit , Axel menunggu antrian di panggil.


Alin mengobrol dengan ibu-ibu hamil di sekelilingnya sambil mengangguk-angguk dan tertawa kecil.


" Nyonya Alin Nugroho " panggil salah satu perawat saat keluar dari ruangan dokter.


" Sayang nama kamu dipanggil ayo " Ajak Axel meraih tangan Alin dan menggandengnya.


Dibelakang ibu-ibu pada berkomentar.


" Duh pasangan serasi ya "


" Iya , boleh tukar tambah ga sih "


" Husst, jangan gitu, saya juga mau "


Semua pada menghalu tingkat dewa melihat ketampanan Axel serta melihat perhatian yang Axel tunjukan di depan orang banyak.


...


" Far, " sapa Axel saat masuk.


" Masuk Xel, Hai Lin apa kabar ? " dokter Farah bertanya ke Alin yang sedang dibantu duduk oleh Axel.


" Aku ga sakit Xel, aku cuma mau periksa mual..Kamu perlakuin aku kayak orang sakit deh " Cibir Alin yang saat ini sangat sensitif.


Dokter Farah terkekeh mendengar obrolan pasangan suami istri itu .


Setelah duduk dengan tenang, Alin ditanya-tanya oleh Dokter Farah mengenai gejala apa saja yang dirasa.


" Kalau pagi mual Dok, terus mager banget gitu. Bawaannya sensitif aja , sama mau marah terus sama Axel " Alin tertawa kecil menjelaskan.


" Sudah testpack? " tanya dokter Farah .


" Belum, dan gak mau, takut kecewa " Cengir Alin.


" Ya udah yuk coba aku periksa " Dengan lembut dokter Farah mengajak Alin untuk membaringkan tubuhnya . Diusapkan Gel ke perut Alin.


Dokter Farah senyum-senyum melihat hasil USG.


" Yuk turun, udah koq " Dengan dibantu Axel ,Alin turun dari ranjang rumah sakit itu.


" Selamat Xel Lo bakal jadi ayah " Belum juga duduk Axel mendapat kejutan paling indah yang ia dengar saat ini.


" Far, Lo ga bercanda kan? jangan biki bini gue ngarep Lo " Axel ingin memastikan kembali.


" Ya kali Xel gue bercanda soal beginian " Gerutu Farah yang kirain Axel happy malah mengerutkan keningnya..


Plak.


Tangan Axel dipukul oleh Alin.


" Kamu tuh ga seneng ya aku hamil " Hmm kan mulai deh bapernya bumil.


" Sayang aku hanya memastikan " Ujar Axel langsung melemah jika bicara dengan Alin.

__ADS_1


" Dokter Farah itu sekolah tinggi-tinggi Xel ,dan gak mungkin lah dia bohong-bohong. lebih tau dia dibanding kamu tau ga . kesel deh aku sama kamu " Alin mode marah tapi kemudian berpaling ke wajah Farah dan tersenyum manis.


" Dok apa saja yang harus aku makan?susu hamil apa yang harus aku minum? apa ada makanan yang harus aku hindari ?. Bicara sama aku aja , jangan sama Axel mungkin dia gak mau anak ini . " Alin mulai mode bumil.


" Wanita hamil itu sensitif berkali-kali lipat, jadi kamu harus sabar ya Xel " Dokter Farah cekikikan.


" Sayang, yang ga mau anak ini siapa? ini anak aku loh, cebong-cebong premium aku loh yang masuk disini " Axel berbicara lembut ke Alin.


" Tuh kan anaknya aja di bilang cebong kan dok " Cibir Alin lagi.


Axel mengusap kepalanya kasar. Kenapa jadi begini sih bumil. Axel bergunam dalam hatinya.


" iya sayang maafin aku ya, hari ini aku free ,aku ga ke kantor, kita jalan-jalan mau? " Rayu Axel.


" Mau, aku mau makan di mall yang baru itu " ujar Alin langsung berbinar.


" hmm trutin Xel apa maunya . Ibu hamil banyak maunya loh " peringatan Dokter Farah langsung membuat Axel bergidik ngeri. ia ingat apa saja yang dibicarakan karyawan pria yang bekerja di kantornya saat matanya seperti panda saat meeting .


Karyawan itu menceritakan kalau sang istri minta mangga muda di tempat orang paling galak d kampungnya dan mau yang kecil 3 yang besar 2. ga boleh tertukar.


Dan parahnya ga boleh dibantuin harus ambil sendiri katanya.


" Heh jangan ngelamun " Farah mengagetkan Axel.


" Kenapa Xel ? " Tanya Alin yang sudah memicingkan matanya.


" Gak apa-apa aku lagi mikirin kamu akan minta apa aja dan aku akan suka rela turutin demi anak aku " Axel tersenyum menyembunyikan perasaan ngerinya.


" Bener ya " Alin berbinar kembali.


Axel mengangguk.


" Alin boleh makan apa aja ya, asal jangan terlalu pedas dan asam ,kasian dedenya di dalam perut.


Harus mau makan nasi ,kalau mual nanti aku kasih obat pereda mual..Dan minum susu yang menurut kamu enak ,karena tiap ibu hamil cocok-cocokan gitu susunya " Dokter Farah menjelaskan sambil menulis resep.


" Nah tebus nih Xel di apotik..trus bulan depan kesini lagi yah " Dokter Farah tersenyum.


" Gak bisa Lo yang kerumah gue aja Far ? " Tanya Axel dan malah memancing masalah baru .


" Kamu ga ma anterin aku kesini? ya udah gak apa-apa aku bisa sendiri koq. Kita ga butuh Papih ya sayang " Alin berbicara sambil mengusap-ngusap perutnya seolah berbicara dengan anaknya.


" Eh sayang bukan begitu, aku cuma takut kamu kelelahan " Axel frustasi kembali ,tidak boleh salah dikit bicara.


" Sabar.. ini cuma 3 bulan pertama aja " dokter Farah member semangat ke Axel.


" oh iya kalau main mantap-mantap boleh ga Far? " tanya Axel bar-bar.


" Boleh asal jangan lama-lama dan sering-sering jangan tiap hari maksudnya. Du hari sekali masih oke lah . tapi kalau masih muda gini gue saranin satu Minggu sekali aja " saran dokter Farah membuat Axel lesu.


" Seminggu sekali ? " Tanya Axel.


" Ga bisa tiap hari dok? " Alin menimpali.


" Asal pelan-pelan ya jangan dibolak balik kasian anak nya " Farah agak berbisik dan mereka bertiga pun tertawa.


Axel dan Alin pamit ,setelah itu menuju apotik. Sambil menunggu obat, Alin meminta cemilan oleh Axel. Axel pun membuka perbekalan buah yang tadi dibawa saat dari rumah dan segera menyuapi Alin dengan telaten.


Axel mengirim Chat di grup Elite Squad.


" Bini gue hamil cuy ❤️🥳 "

__ADS_1


Semua pun langsung mengucapkan selamat kecuali Vika dan Iqbal.


Karena mereka sedang saling membersihkan sepertinya 😌.


Setelah selesai Alin dan Axel menuju mobil mereka dan segera menuju mall baru di daerah selatan . Hari ini adalah hari Alin..Ia bebas ingin makan apa saja dan dimana. Sebenarnya itu biasa saja. yang spesial karena hari ini full Axel menemani Alin.


Axel pun menemani Alin belanja dan di sore hari menjelang malam . Alin meminta nonton bioskop Drive in.


Axel menyetujuinya dan terlihat senggang diarena Drive in karena saat ini hari biasa bukan weekend.


Mereka memilih genre romantis , dan saat ada adegan ciuman tiba-tiba Alin menginginkan mantap-mantap.


Tangan Alin mendekat ke sekitar pangkal paha Axel. Axel orang yang sekali sentuh langsung on fire.


Tangan Axel diarahkan Alin ke bukit kembarnya. Alin mendekatkan wajahnya ke Axel dan Axel pun tidak tinggal diam langsung ia melahap bibir Alin yang sangat menggoda dari tadi .


" Sayang .. ssshh " Axel makin menegang kala tangan Alin mulai membuka pakaian bawah nya.


Alin menggoda Axel dengan membuka kancing depan dress nya.


Beruntung kaca mobil Axel gelap jika terlihat dari luar,jadi apapun yang mereka lakukan tidak akan terlihat.


Axel langsung melahap gundukan yang menantang itu. Jari jemarinya mulai bermain dibawah sana membuat Alin menginginkan lebih.


Alin mengeluarkan rudal Axel dari sarangnya dan menurunkan celana Axel . Segitiga Alin pun diturunkan oleh Axel. Tanpa permisi Alin langsung naik ke pangkuan Axel.


Ia menancapkan rudal Axel ke lubang semestinya . Alin menggoyangkan pinggulnya perlahan naik turun dengan bantuan tangan Axel.


Axel dan Alin saling bergantian mengeluarkan suara nikmat nya.


Mulut Axel penuh dengan bukit yang menyembul itu.


Sensasi baru untuk mereka melakukan penyatuan di mobil. Hingga mereka sama - sama ingin mengeluarkan sesuatu Alin sedikit agak cepat bergerak tapi tetap hati-hati.


" Oh sayang... aakkhh "


" Akkhh Xel... "


Keduanya mengerang bersama dan mengeluarkan peluh walau mobil itu ber AC.


Alin tetap dipangkuan Axel dengan wajah lelahnya..


" Terima kasih Papih Cup " Alin mengecup bibir Axel..


Axel tersenyum senang karena bisa memuaskann kemauan sang istri.


" Panggilnya udah mulai Papih nih ya " Goda Axel.


" Iya " Ujar Alin sambil menggoyangkan pinggulnya lagi


" astaga sayang nanti aku tegang lagi " Axel panik ia khawatir kandungan Alin terganggu.


" Tapi aku mau lagi " bisik Alin dengan desahann.


Dan... penyatuan mobil goyang itu pun terjadi lagi kedua kalinya.


***


Ada yang pernah kayak Alin dan Axel ??


Boleh dicoba ya dengan pasangan halal. sensasinya luar biasa loh 🌺.

__ADS_1


jangan lupa ritualnya ya Genks 😘.


__ADS_2