
Jimmy Yang Hari itu masih menyelesaikan urusan kantornya mampir ke Kantor Abie.
Kantor Abie Dan Jimmy saling berhubungan Antar gedung jadi cukup berjalan kaki saja sudah sampai .
Abie di Dalam ruangannya sedang kedatangan Dila. Dila mampir selepas pulang sekolahnya membeli makanan dijalan lalu berniat makan Siang dengan sang kekasih.
Ruangan Abie jika didatangi Dila itu sekarang pasti di kunci. Dila Yang meminta itu. Abie hanya menurutinya saja.
" Kakak Ayang, nanti Pas Hari kelulusan Dila, kakak Ayang Yang datang Kan? Papa udah bilang katanya kemarin ? " Dila duduk dipangkuan Abie dengan manja.
" Iya Papa kamu udah bilang ke Aku . Aku harus pakai kemeja atau Jas ? " Tanya Abie Yang sedang disuapi Dila.
" Pakai Apa Aja kakak Ayang mah juga udah ganteng Cup " Dila menjawab sambil memberikan kecupan di pipi Abie.
Tiba-tiba ponsel Abie berbunyi tanda notifikasi aplikasi pesan berwarna hijau.
" Bini Gue Hamil cuy ❤️🥳 "
Abie tersenyum Dan membalas pesan Axel di group Elite Squad.
" Wuidiihh tokcer juga rudal lo Sob wkwkwkw.
Btw selamat ya. Semoga Alin sehat-sehat Dan bayinya juga . Doain Gue cepe nyusul 🤣 "
" Cari Bini dulu Baru bikin temen buat anak Gue "
Axel membalas pesan balasan Dari Abie.
Abie hanya senyum-senyum membaca tulisan di ponsel nya itu.
Dila penasaran lalu melirik ponsel sang kekasih.
" siapa kak? " Tanya Dila.
" Axel ngabarin kalau istrinya Hamil Dil " Abie tersenyum memberi tahu Dila.
" Oh Yang ceweknya kakak Ayang dulu suka itu yah ? " Dila dengan santai mengucapkan itu ke Abie.
Abie agak gugup tapi bisa dikuasainya. Bukan berati Abie Masih Ada rasa ke Alin tapi lebih ke setau itu Dila mengetahui tentang dirinya.
" Dulu iya ,sekarang udah nggak, toh dia lebih bahagia Sama Axel Dan memang Dari Awal juga Axel Dil Yang suka duluan dengan Alin. Kalau Aku lebih ke nyaman dengan sikap lembutnya dulu mungkin ya . Entahlah . " Abie mengangkat kedua bahunya.
" Itu namanya cinta kak, kalau cinta itu susah diungkapkan dengan kata-kata. " Dila Masih santai.
" Kamu nggak marah , nggak cemburu gitu ? " Tanya Abie Yang bingung dengan sikap Dila Yang santai itu.
" Buat Apa? Sekarang Kan kakak Ayang punya Aku, pasti udah gak mikirin kak Alin Lagi. Apalagi Aku bikin enak terus Kan. Udah pasti ingatnya kesitu terus " Dila Masih tetap menyuapi Abie sambil terkekeh.
" ih bar-bar banget pacar Aku " Abie tertawa lalu menciumi Dila.
Dila kegelian sambil tertawa, tak lama terdengar ketukan pintu memanggil-manggil Nama Abie.
" Bie, bie, lo di dalam? Koq dikunci sih " Jimmy menggedor pintu Abie Karena tidak ada sahutan.
" Ada Jimmy Dil, kamu udah siap ketemu Kan? " Tanya Abie ke sang kekasih.
Dila menggeleng lalu menunduk. " Aku ngumpet disini dulu Aja nanti kakak Ayang suruh Kak Jimmy segera pulang ya." Tukas Dila sambil membungkuk Dan bersembunyi di kolong meja kerja Abie.
" Oke . maaf ya kamu jadi sembunyi di bawah " Abie merasa tak enak hati .
" It's oke kan Dila yang mau " Dila mengambil ponselnya lalu dengan nyamannya bersembunyi di kolong meja besar itu.
Klek.
__ADS_1
Pintu ruangan Jimmy terbuka dengan sendirinya cukup dengan remote saja.
" Lama banget sih " Jimmy yang kesal itu langsung duduk di sofa.
" Lo ganggu aja gue lagi fokus kerja " Abie mengomel.
" Kerja apaan lagi makan juga " celoteh Jimmy.
" Ya sambilan lah, time is money " Abie duduk kembali di bangku kebesarannya itu.
" Gaya Lo " Jimmy memakan buah yang ada di meja dekat sofa ruangan Abie.
" Tumben Lo kesini. bukanya dirumah baik-baik besok lo kan nikah "
" Iya Bete aja ga bisa ketemu Anne,gue jadi kesini deh. eh Bie, si Alin kan hamil. nah gw mau honeymoon kan ,.
Si Alin dijanjiin Anne kalau emang dia hamil, dia bisa ikutan pergi honeymoon bareng gue " Ujar Jimmy.
" Trus ? " tanya Abie yang penasaran lanjutannya.
" Nah Axel sama Alin kan ngikut gue, Lo juga mau ikut ga? " Tawar Jimmy.
Abie tertawa terbahak " Si Alin emang lucu sih ya. Bumil ada aja tingkahnya. Segala mau ikut Lo honeymoon "
Dila yang sebenarnya cemburu dengar nama Alin pun kesal karena kekasihnya bisa terbahak-bahak begitu mendengar cerita Jimmy tentang Alin.
Ia pun ingin mengerjai Abie yang pernah mengerjainya juga saat di kolong meja belajarnya waktu itu .
Tangan Dila menyentuh pangkal paha Abie, dielus dan diusap rudal kesayangan Abie yang sangat mudah berdiri jika Dila sentuh.
Abie menahan bibirnya agar tidak mengeluarkan suara karena sentuhan Dila.
Bocah nakal ngapain sih dia. Bikin pengen aja . Mana ada Jimmy lagi .
Melihat raut wajah Abie yang tak biasa Jimmy bertanya.
" Gak apa-apa . Hmm tar deh gue pikirin lagi ikut apa nggak nya" jawab Abie yang sebenarnya ingin ikut.
" Udah sana Lo pulang , gue lagi banyak kerjaan . Misal gue ikut acara Lo kan gue jadi ga punya gantungan kerjaan. " Abie mengusir Jimmy secara halus.
Abie sudah tidak tahan karena Dila sudah berhasil membuka resleting celananya dan memainkan rudalnya dengan tangan .
" Iya gue pulang ,pelit banget sih waktu Lo sekarang udah ga kayak dulu " Omel Jimmy.
" Biarin " Abie tak perduli karena sedang menahan hasratnya.
" Oh ya ,Lo bawa jangan lupa cewek Lo besok. Elite girls pengen kenalan katanya biar bisa apa-apa bareng. Trus kalau Lo jadi ikut gue pergi ,Lo ajak dia. Tenang aja kita tetap support Lo koq siapapun pasangan Lo. " Jimmy berujar sambil berlalu pergi.
" Thanks Jim. Lo Hati-hati ya sorry gue ga bisa anterin "
" Sip Bro . Lanjutkan " ucapan Jimmy penuh arti .
Ia pun tersenyum keluar dari ruangan Abie.
Setelah Jimmy keluar, Abie langsung mengunci pintu ruangannya dan menatap kebawah mejanya.
" Koq nakal sih Hmm " Abie membawa Dila duduk di mejanya setelah menyingkirkan kotak makan dan laptop yang ada di depannya.
" Cemburu ,kakak ayang seneng banget tadi ngobrolin Alin " Dila menekuk wajahnya dan mengerucutkan bibirnya.
" Katanya tadi gak cemburu " goda Abie.
" Aku cuma sayang sama si bocah SMA, cinta sama bocah SMA " Lanjutnya lagi.
__ADS_1
" Bocah gini juga bisa bikin bocah tau ga, Dan bocah mana ada yang udah Segede gini " Dila memajukan dadanya dan menyodorkan buahnya ke wajah Abie.
" Ini sih minta dilahap " Abie membuka kancing kemeja Dila dan segera meraup keduanya bergantian.
" Koq makin gede banget sih " Ujar Abie sambil mengullum salah satunya.
" Disedott terus gmna ga gede sshh " Dila mennddesah keenakan.
Ditekan-tekan dadanya ke wajah Abie agar menimbulkan sensasi yang lebih nikmat. Tangannya mengelus rambut Abie.
" Haus banget ya Pak " tanya Dila yang melihat Abie enggan melepaskan gundukannya .
" Banget apa lagi tadi dielus-elus dibawah makin haus jadinya." Abie berujar tanpa melepaskan kulumannya.
" Hmmmp ssshh ,terusin kak, enak " Dila berujar sambil memejamkan matanya.
Abie terus mode bayi tak lama melepaskan mulutnya dari buah Dila. Abie turun menatap rok Dila dan Dila membuka lebar pahaanya .
" Udah basah " Bisik Abie.
" Mau kak " Jawab Dila yang sudah dipenuhi naffsu itu .
" Gaya baru " Abie meloloskan segitiga Dila dan menaruhnya di meja agar mudah dicari saat ingin dipakai lagi.
Wajah Abie mendekatkan ke daerah inti Dila yang berwarna pink dan ditumbuhi bulu-bulu halus.
Diciumnya membuat Dila semakin berdessah dan lidahnya didekatkan ke inti Dila. Biasanya hanya bermain colok mencolok ,atau dengan dilapisi pakaian bawah. Kali ini Abie lebih berani dengan menggunakan lidahnya.
" Katanya enak juga tuh kak pakai lidah " Dila mulai memejamkan matanya saat lidah Abie mulai menguak lipatan sawahnya.
Abie menjilat dan menyesapp menusuk-nusuk lewat lidah membuat tubuh Dila bergelinjang tak karuan sampai mengeluarkan cairan hangat .
" Akhhh kak " Dila menjambak rambut Abie atas sensasi baru yang ia terima itu.
" Enak ? " Tanya Abie.
" Banget " Dila menyambar bibir Abie dan turun dari meja kemudian duduk dipangkuan Abie.
Mereka saling melummat dan tangan Dila bermain lincah diatas rudal Abie. Cukup dengan tangan aja Abie merasa melayang.
Saat sedang tegang-tegang nya Dila melepaskan tangannya.
" Koq berhenti Dil, aku belum keluar " mata sayu Abie memohon meminta.
Tanpa bicara Dila turun dan langsung mengulum milik Abie dan Abie semakin mabuk kepayang atas apa yang dilakukan Dila terhadapnya.
Dila memainkan dengan lidah berputar dan melummatnya seperti sedang makan permen Lolipop.Tangan Dila satunya memainkan bagian bawah rudal Abie membuat Abie tak tahan ingin memuntahkan laharnya.
Hingga tidak lama laharnya pun keluar dan Abie mengerang nikmat.
" AKKHHH Dila " Abie membawa Dila naik keatas dan menciuminya.
" Terima kasih Sayang " Dila duduk dipangkuan Abie dan memasukan jari Abie ke sawahnya kembali.
" Mau lagi "Jari Abie yang tertanam di sawah dila mulai bergesek. Dila memaju mundurkan pinggulnya sambil kadang ke kiri dan ke kanan. Abie hanya mengikuti kemauan Dila karena dirinya pun sudah dipuaskann.
Dila kembali mencapai pelepasan nya . nafasnya memburu. " Pakai lidah dan Jari aja enak banget ya kak Ayang , apa lagi ini " Dila memegang Rudal Abie. Dan Abie menggeleng.
" Tunggu aku minta kamu sama Papa kamu dulu ya, Kita nikah baru kita bisa pakai ini sebanyak dan sesering kamu mau " Abie memeluk Dila dan mengecup pucuk rambutnya.
Pucuk rambut Loh, bukan bukit inget ya reder.
***
__ADS_1
Ayo sergap pasangan halal kalian kalau udah merasa basah seperti Dila mumpung masih pada tidur semuanya 😌.
Jangan lupa like dan komentnya ya kakak-kaka reder yang polosnya mirip othor.❤️