Cinta Lama CEO

Cinta Lama CEO
33. Tidak Mendengar Tidak Melihat


__ADS_3

Jangan lupa like bab sebelumnya ya kesayangan 😘.


***


Setelah makan pecel Ayam favorit Alin, mereka kembali ke Mansion.


Alin dan Axel berjalan ke dalam dan ada Bik Sum belum tidur.


Dia segera ingin menyiapkan makan malam untuk tuan dan nona mudanya.


" Bik mau ngapain buru-buru ke dapur " Tanya Alin yang selalu peka dengan keadaan sekeliling.


" Mau siapin makan malam Non " Jawab Bibik tersenyum.


" Kami udah makan Bik, kalau masih ada sisa


makanan, dimakan aja ya bik Sama yang lain " Ujar Alin memberi titah ke Bibik pekerja di Mansion.


Bibik pun kembali ke belakang dan kembali ke kamarnya.


***


Axel dan Alin masuk ke kamar masing-masing sama-sama membersihkan diri. Setelah Axel membersihkan diri,dia mengunjungi kamar Alin.


" Sayang... " Panggil Axel sambil mengetuk pintu.


" Masuk aja ngga aku kunci Xel " Ujar Alin,dia sedang memilih-milih outfit yang akan dikenakan untuk besok.


Axel masuk sambil mencari kekasih hatinya di sekeliling kamar.


Ternyata Alin ada di pojok dekat ruang ganti pakaian.


" Sayang kangeeenn " Ujar Axel seraya memeluk Alin dari belakang.


" Singa jadi kucing manis gini koq ya " Alin berkata sambil cekikikan.


" Biar kamu ga kesel lagi sama aku " Jawab Axel sambil tetap memeluk dan menghirup aroma tubuh Alin.


Ya sejak Axel berubah Alin membiarkan nya untuk menyentuh tubuhnya sesuka hati tapi tetap dengan batasan-batasan.


" Xel aku mau minta saran, besok aku pakai baju apa ya ? " Tanya Alin bingung sambil memilih-milih baju di lemarinya.


" Senyaman nya kamu aja yank " Sahut Axel yang terus memeluk dan mengikuti langkah Alin kesana kesini.


" Aku paling nyaman pakai dress sama kets sih. gimana ? " Alin bertanya lalu berdiri mengambil mini dress motif daun.


" Ini aja x ya " sambil membolak balikan dress dan menuju lemari sepatu.


" Ya ampun Axel lepas dulu aku mau ambil sepatu " Alin berusaha melepaskan dirinya dari pelukan Axel yang semakin erat.


Axel tak menggubris perkataan Alin, dan Alin hanya menghela nafasnya aja.


Alin berjalan ke arah lemari sepatunya dan sepatu yang ingin dipakai berada di rak ketiga dari bawah, otomatis Alin agak membungkuk dan eh ada yang mengganjal.


Segera Alin berdiri kembali dan menengok kebelakang.


" Ada yang bangun yank,tapi bukan rumah. Ada yang tegak tapi bukan keadilan. "


Alin mengernyitkan dahinya bingung mendengar ucapan axel, dia melihat wajah Axel yang seperti menahan sesuatu sambil berbicara itu.


" Ngomong apa sih Xel, ga jelas Deeh " Alin menggelengkan kepalanya, dia pun menunduk lagi dan mengambil salah satu sepatu kets nya dari dalam lemari itu.


" Astaga posisinya pas banget kalau udah halal itu hhh kabur ah ga bisa dibiarkan bahaya, " Gunam Axel ke dirinya sendiri.


Axel kemudian berbalik hendak keluar kamar.


" Sayang mau kemana , ga jadi ngobrol-ngobrol sama aku? " Tanya Alin agak berteriak.


" Next aja ya ,kamu istirahat aku ada urusan " Ujarnya lagi .


" Urusan kemana ? " Alin bingung

__ADS_1


" Melemaskan ketegangan " jawabnya asal dan sambil keluar kamar.


Alin pun membiarkan nya. ia juga ingin istirahat karena besok waktu padat untuknya.


...


Sedangkan Axel dikamarnya menuntaskan dengan solois dengan rasa kesal. bisa-bisa nya hanya dengan tersentuh sedikit bisa tegak paripurna si adik kecil yang suka berubah wujud bisa membesar itu.


Axel pun mandi dan segera memakai pakaiannya. Saat itu udara sedang dingin ditambah suhu AC belum diatur jadi masih full dinginnya.


Setelah selesai Axel berbaring di ranjangnya dan mengetikan sesuatu di ponselnya.Dan tak lama ia pun tertidur.


***


Keesokan hari pagi-pagi sekali Alin sudah menyiapkan sarapan spesial untuk Axel.


Dengan tangan lincahnya Alin kesana kesini menyiapkan semuanya.


" Pagi sayang, wahh udah siap aja nih sarapan jadi kangen kamu tinggal disini deh yank.." ujar Axel sambil meraih pinggang Alin dan mengecup bibirnya sekilas.


" Issh nanti ada yang lihat " kesal Alin.


" Nggak apa-apa dikit lagi kan halal " Ujarnya sambil mengusel-ngusel pipi Alin.


" Xel cukup ah. aku juga mau siap-siap. kamu anterin aku loh, aku ga bawa mobil " ucap Alin sambil melepas diri dari Axel.


" Cium dulu dong " goda Axel.


Alin pun mencium pipi Axel.


" No, ga mau disitu " mode ngambek.


" Hmm dimana ? " Cibir Alin.


Axel pun memajukan wajahnya ke dekat Alin.


" Cup " kecupan singkat berakhir di bibir Axel tanpa ada lu ma Tan dan hi sa pan oleh Alin.


" Pelit banget " gerutu Axel tapi sambil melepaskan pelukannya membiarkan sang kekasih bersiap-siap ke kamar.


***


Setelah Alin siap ,sudah sarapan juga, Veer pun datang .


" Cieee Kapan kita double date Veer " Goda Alin.


" Maaf Nona , maksud nya bagaimana ? " Veer bingung .


" Ah Veer pura-pura polos dehh Salsa,salsa " goda Alin lagi sambil menaik turunkan Alisnya.


Veer mendadak gugup,,,


Hmm pasti Tuan Axel sudah mengolok-olok aku saat bercerita tentang Salsa .


" Aku tak seperti yang kau kira Veer. jangan suudzon " Seolah tau apa yang dipikirkan oleh asistennya Axel berucap mengagetkan Veer.


Veer pun hanya diam saja,tak berani melawan. Bisa hilang tambang bulanan nya.


" Yank setelah acara kamu hari ini kita ke new York ya, aku sudah izin ke Bu Irma kalau kamu ada urusan keluarga yang tidak bisa ditinggal "


Ucap Axel setelah mereka bertiga ada di dalam mobil Axel.


Belum selesai Xel berbicara, ponselnya berbunyi.


Drrrt Drrtt...


Ternyata Daddy yang menghubungi .


" Xel, lagi dimana? kalian ga usah ke New York ya. biar kami yang pulang. Sekalian langsung kan pesta pernikahan saja ya . Oma sama Mommy kamu ga sabar lihat kalian jadi pengantin "


Daddy langsung berbicara panjang lebar tanpa jeda .

__ADS_1


" Hah beneran Dad " Axel tak kalah senang dengan Mommy dan Oma.


" iya ya udah tunggu kami pulang ya, inget jangan DP dulu " Axel di peringatkan oleh Daddy.


Yang diingatkan malah Tertawa terbahak.


" Boleh ah Dad DP biar kecebong aku cepet bermukim di ladangnya "


" Kecilnya kalem, gedenya kenapa kamu sesomplak ini sih Xel. Daddy ga habis pikir. "


cibirnya.


Setelah menutup ponselnya Axel berbicara ke Alin. " yank ga jadi ke New York ,semuanya aja pada mau kesini " jelas Axel.


" Beneran semua mau pulang? " Alin merasa senang karena ingin bertemu dengan Mommy Ara dan Oma Zen juga si kembar yang beranjak remaja itu.


" Huum mereka ga mau bikin kita capek katanya, " Ujar Axel memberi penjelasan apa yang Daddy katakan tadi.


Tidak lama mobil Axel pun sampai di gedung tempat acara Emicca berlangsung nanti.


" Aku turun ya " Ujar Alin sambil meraih tas nya disamping kiri Axel.


Axel tak mengizinkan walaupun tas menghalangi jarak mereka.jadi diletakan di sisi Axel bukan di tengah-tengah.


" Ayo belajar menjadi suami istri " Ujar Axel dan


disambut tatapan tajam Veer.


Astaga, anda mau apa tuan. saya masih disini.


Veer menjerit dalam hatinya.


" Issh apa sih Xel. malu ada Veer tau " Alin sudah paham pembicaraan Axel, apa lagi kalau bukan ciuman.


" Anggap Veer ga ada , kau tidak melihat dsn mendengar kami kan Veer ? " Tanya Axel ke pada Veer yang sedang melihat ke arah depan


" Tidak ,tuan saya tidak mendengar dan melihat " Ujar Veer sambil mengumpat dalam hatinya.


Axel menarik pinggang Alin dan wajah Axel miring agak ke kiri agar bisa sejajar dengan Alin .


Bibir Alin di kecup,bagian rongga mulut Alin di eksplor oleh Axel, di lu mat dan di hisap hingga terdengar decakan dan lenguhan sedikit.


Oh astaga apa itu aku tak melihat dan tak mendengar.


Setelah puas. Alin mengambil tissue dan menghapus sedikit lipstik di bibir Axel.


Begitupun Axel merapihkan sedikit lipstik Alin yang keluar dari jalur nya.


" Hmm udah rapih aku masuk ya, kamu hati-hati ya sayang " pamit Alin ke Axel.


setelah saling melambaikan tangan, Veer pun menjalankan kembali mobil tuannya.


" Veer " Diperjalanan sunyi Axel memanggil.


" Iya Tuan " Sahut Veer sambil tetap fokus menyetir.


" tadi lihat ga ? " tanya Axel.


" Tidak Tuan " Ujar Veer biasa.


" ah harusnya kau lihat dan bisa belajar dr aku dan Alin, nanti praktekan ke pacarmu itu ".


Veer tidak batuk tapi tersedak.


Astaga Tuan, saya tadi lihat, hmm kapan-kapan saya praktekkan.


eeehh Babang Veer mulai nakal ya..


***


Maaf kemarin update sedikit anak sakit.

__ADS_1


Selamat siang semuanya ,selamat bekerja... 🤗.


Jangan lupa ritualnya ya setelah baca 😘


__ADS_2