Cinta Lama CEO

Cinta Lama CEO
31. Salsa


__ADS_3

" Ya ampun Mommy kira apa " Setelah dijelaskan panjang lebar oleh Axel. Mommy pun tenang .


Sedangkan yang bikin heboh hanya cengar Cengir sambil mengusel-ngusel dibelakang punggung Alin.


Mommy mengabarkan akan pulang ke Indonesia secepatnya setelah urusan Daddy slesai.


Axel dan Alin mengerti, Mereka melanjutkan tour ke apartemen.


" Nanti setelah menikah kita tinggal " disini sesekali saja ke mansion " ujar Axel sambil terus menggandeng tangan Alin seperti ingin menyeberang di jalan raya.


Di mansion banyak orang tidak bebas Menurut Axel .


Alin hanya patuh mengangguk.


" Tapi sebelum nikah aku tinggal di apartemen ya. Boleh kan ? " Tanya Alin lembut.


" Iya apapun asal kau senang. " Axel mengelus pipi Alin yang putih itu.


" Sayang,, " Panggil Alin.


" Tumben aku dipanggil sayang " Axel mencium bau-bau yang tidak beres kalau dipanggil dengan mesra begitu.


" Duduk dulu aku lelah " ucap Axel lagi .Alin pun menuruti nya.


Alin membuka kulkas ternyata sudah ada isinya berupa minuman dan kue .


Dibawanya menuju ke meja tempat Axel duduk.


" Kamu mau tanya apa? atau mau bicara apa sampai aku dipanggil sayang gitu, bikin gemes aja sih " Sambil menarik Alin duduk di sofa.


"Duduklah aku ingin beristirahat sejenak. Pekerjaan ku hari ini banyak sekali." Ujarnya lagi .


Alin menurutinya dan Axel menjatuhkan kepalanya di pangkuan Alin.


" Katakanlah kau ingin apa, pesta meriah? mengundang Jungkook atau apa? " Tanya Axel penasaran .


" aku ingin tau Veer berpacaran dengan siapa " Cengir Alin dan membuat Axel lesu..


" huftt kirain apa " gerutu Axel.


FLASHBACK


Saat di Cafe X-So , Veer lebih memilih satu meja dengan Mba Irma karena Veer tidak ingin terjebak dalam pembicaraan selain pekerjaan.


Ia masuk ke ranah pribadi jika menyangkut Tuan dan Nona mudanya saja.


Saat Mba Irma sedang membicarakan pekerjaan dengan Veer ,selang 10 menit keponakan nya Mba Irma yang bernama Salsabila itu datang.


Memang Mba Irma juga sedang menunggu Salsa. Veer merasa tidak enak jika tetap satu meja dan gabung dengan Mba Irma.


" Tante.. " Panggil Irma dengan ceria, agak sedikit berlari Salsa menghampiri mereka.


" Maaf aku lama Tante, tadi ojek online nya mogok aku jadi temenin Abang ojeknya cari bengkel dulu " Ucap Salsa sambil terengah-engah.


" Gak apa-apa sayang ,yuk duduk " Ajak Mba Irma yang dipanggil Tante oleh Salsa.


" Mau pesen apa ? " tanya Mba Irma .


" Laper banget Tan, boleh yang agak mahal ga ? " Salsa cekikikan.


" Dasar kamu, Kalau laper banget mbok ya yang kenyang, nasi goreng jumbo gitu " Cibir Tante nya Salsa.


" iya maksud aku, aku mau dua porsi tant, kan jadi mahal tuh " Salsa tertawa lepas tanpa ngeh ada seseorang didampingnya.


" Ehem , Mba Irma saya permisi ya " Ucap Veer merasa tak enak hati.

__ADS_1


" Loh ada orang toh disini " Salsa kaget. Dia memperhatikan wajah Veer.


" Ini siapa Tante? Pacar Tante kan bukan yang ini . " Salsa meneliti wajah Veer membuat Veer membeku di tatap wanita sedekat itu.


" Issh kamu ni. Ini Tuan Veer ,Boss nya salah satu pemegang saham di perusahaan tempat Tante bekerja . " Jelas Mba Irma yang merasa tak enak hati dengan Veer.


Ponakannya memang asal ceplos , mulutnya tidak di filter dalam hal apapun. Kecuali aibnya. baru di filter olehnya.


" Maaf ya Tuan Veer, Ini keponakan saya namanya Salsa " Mba Irma memperkenalkan Salsa ke Veer.


" Ah iya salam kenal Nona, " Ujar Veer.


Salsa mengernyitkan dahinya. " Formal sekali " gunamnya.


" Hai Tuan, Eh om , eh Mas ,eh apa ya enaknya panggilnya " Salsa bingung sendiri.


Mau dipanggil Tuan, ah udah kayak di novel-novel.


Mau panggil Om ,belum terlihat tua, Kalau Mas, udah kayak Abang bakso keliling di Jogja.


Salsa tertawa cekikikan membuat Mba Irma dan Veer bingung. khawatir kesambet.


" Sudah putusin panggil saya apa? " Tanya Veer ,entah kenapa mulutnya malah bertanya seperti itu.


" Saya sudah putusin pacar saya, tapi saya belum putusin mau panggil anda itu apa " Masih dengan cengengesan nya Salsa.


Mba Irma pusing dengan kelakuan Salsa.Hingva memijit kepalanya.


" Maaf ya Tuan Veer, Salsa memang agak bar-bar membahana " Ujar Mba Irma .


Veer tersenyum.


Akkhh senyum nya manis banget sih,,,


Salsa


Mba Irma


" Karena senyumnya manis, aku panggil mas Tampan aja ya " Salsa menaik turunkan alisnya lalu tersenyum manis.


Degh,,,,


Kenapa dia manis sekali, tadi seperti kucing liar sekarang seperti kucing anggora.


Veer agak terpesona sepertinya pemirsah...


" Boleh kan, Mas .. Tampan... " Seolah Salsa seperti sedang menggoda Veer, wajah Veer pun seperti udang rebus.


Mba Irma melihat Salsa menggoda Veer yang kaku itu pun tak tahan akhirnya cekikikan.


" Hmm iya terserah kamu saja , bebas ,hak mu memanggil ku apa " ujar Veer kemudian meminum kopinya.


" Apa aku juga punya hak atas kamu ? " Tanya Salsa lagi dan berhasil membuat Veer tersedak.


Uhuk uhuk...


" Salsa udah ah, kasihan Tuan Veer kamu goda terus " Mba Irma pun tertawa lucu melihat Vwr dan Salsa.


" Apa mereka cocok ya " Gunam Mba Irma yang terdengar oleh Salsa dan Veer.


Mendengar itu Salsa malah merapatkan dirinya ke Veer .


" Foto aku dan Mas Veer dong Tan.." Salsa merebahkan kepalanya di bahu Veer dan menyerahkan ponselnya ke sang Tante.


Mba Irma dengan cepat langsung mengambil ponsel Salsa dan .. Cekrek..Cekrek

__ADS_1


Foto itu diambil dua kali.


" Maafin ya Tuan Veer, siapa tau anda bisa terhibur dengan keponakan saya ini " Mba Irma menahan tawanya.


Veer tersenyum tipis sekali. Entah ada perasaan apa, hanya dirinya dan Tuhan yang tau.


Walau jantung terasa memompa cepat, tapi Veer merasa nyaman sekali. Tapi sayangnya Veer belum mengetahui kalau itu adalah yang dinamakan getaran cinta pada pandangan pertama.


" Kamu kapan balik ke Jogja Sal ? " Tanya Mba Irma setelah Salsa memesan makanan.


" Malam ini juga Tante. " Jawab Salsa santai.


Mendengar itu Veer menoleh. " Naik apa? "


Tumben banget Veer nih kepoan selain urusan Tuan dan Nona nya.


" Aahh perhatian banget sih " Salsa memukul-mukul pelan lengan atas Veer dengan kedua tangannya.


" Naik apa Sal, ditanya juga tuh sama Tuan Veer " Sepertinya Mba Irma semangat ingin mendekatkan Veer dengan ponakannya.


" Kereta Tante,Mas ,, " Jawab nya sambil memandang Veer dengan memberikan senyum manisnya.


Veer hanya menanggapi dengan anggukan. Makanan pesanan Salsa pun datang ,dan dia langsung memakannya. hingga dia mendengar suara seseorang bernyanyi Menghitung Hari di sudut Cafe.


Salsa membulatkan matanya. " Wah tampan sekali, keren.. pasti itu untuk pacarnya, jadi pengen lihat pacarnya seperti apa .. akkhh aku yang meleleh "


Salsa terus berbicara tanpa henti, hingga Veer jengah.


" Maaf Nona Salsa, itu Boss saya dan disana adalah kekasih nya "


Veer menunjuk ke arah meja Elite Squad berada.


" Oh sudah punya pacar,, memang tampan sih. " Gunam Salsa.


" Hmm Kalau Mas Tampan sudah punya pujaan hati belum " Salsa menggoda Veer lagi dan berhasil membuat Veer terdiam mati kutu sama bocah berusia 19 tahun itu.


" Belum " Jawab Veer dan berhasil membuat Mba Irma tertawa senyum-senyum.


Veer seolah sedang dinyatakan cinta oleh lawan jenisnya.


" sudah sudah kamu menggoda teman Tante saja, makan dulu habiskan lalu pulang dan bawa ini pesanan nenek mu " Ujar Mba Irma sambil menyerahkan obat herbal yang di bungkus dan ada beberapa botol sepertinya.


" Iya Tante " Salsa pun memakan makanannya dengan lahap.


Hingga Veer di hampiri oleh Axel.


Setelah itu Veer beranjak dari duduknya dan ingin pergi menuju luar cafe.


" Mas mau kemana ? " Tanya Salsa


" Aku ada urusan sebentar. " Ucap Veer cepat.


" Kalau sebentar berati nanti balik lagi ya, Tante bilang Mas yang Anter aku ke stasiun. Ya kan Tan? " salsa meminta persetujuan Mba Irma


Mba Irma menganggukkan kepalanya.


" Baik, tunggu aku ya, aku segera kembali " Ujar Veer dengan kaku tapi membuat hati Salsa meleleh.


" kaku aja aku meleleh Tante, gimana dia ngucapin dengan nada romantis " Salsa memandang kepergian Veer dengan mata indahnya.


***


Yang kemarin tebak Veer dengan Mba Irma maaf ya kalian keliru. hihi.


Tapi yang kemarin Komen, Jodoh Veer adalah gadis bar-bar, Yess anda benar hoho.

__ADS_1


Selamat Malam Minggu semuanya. Jangan lupa ritual setelah baca ya 😘


__ADS_2