Cinta Lama CEO

Cinta Lama CEO
46. Rasain


__ADS_3

" Anak ayah? siapa itu Bal ? " Suara tegas ayah dari Iqbal itu sontak membuat Iqbal dan Vika kaku .


Sedangkan dikursi mewah pelaminan itu sepasang pengantin sedang berbisik.


" Lin aku ga sabar nanti malem " Bisik Axel ditelinga Alin.


" Aku juga menantikan nanti malam " ucap Alin dengan wajah seringai nya.


Iqbal sempat terdiam sebentar . Hal apa dan bagaimana yang harus ia lakukan, jujur ia belum pernah memperkenalkan seorang wanita pun ke orang tuanya di usianya yang sekarang ini.


Perempuan yang dikenalkan ke orang tuanya hanyalah Alin seorang yang notabene adalah sahabatnya.


" Hmm Yah Bund ini ... " Ucapan Iqbal terhenti karena Ola memanggil .


" Ayah ? Ini Ayah juga ? " Ola yang sedang digenggam tangannya oleh Alin menghampiri Ayah Iqbal.


Wajah Om Yash ,ayah dari Iqbal terlihat datar menatap Ola yang menghampirinya.


Tapi Ola tetap tersenyum. Ola memegang tangan Om Yash dan Tante Inka .


" Ola panggil apa Yah ? " tanya Ola ke arah Iqbal.


Iqbal ingin melihat reaksi sang ayah dulu .


" Apa panggil Ayah juga? ini Ayahnya Ayah Ola ? . Kalau Ayahnya Ayah Ola, berati Ola panggil kakek ya Bu ? " tanya Ola lagi ditengah riuhnya pesta ke ibunya.


Vika hanya menelan nafasnya kasar lalu mengangguk hormat ke arah Owner nya di Cafe X-So tempat dia bekerja.


" Ola sini " Panggil Vika sang Ibu Ola yang takut anaknya di jutekin dan tidak diterima Lantara dirinya adalah seorang single parents.


Ia khawatir kisahnya akan sam Seperti di sinetron-sinetron.


" Kenapa Vik ? " Tanya Om Yash.


" Hmm Maafin saya Pak Yash dan Bu Inka, Maaf kalau saya lancang membiarkan anak saya dekat dengan Mas Iqbal. " Vika membuka suara dengan takut-takut.


" Gak boleh ya anak kamu dekat dengan saya ? " Diluar dugaan Vika. Owner nya itu malah menunduk dan tersenyum ke arah Ola.


" Saya maunya dipanggil Akung, Bunda maunya dipanggil apa Bund? " Tanya Ayah Iqbal ke sang istri.


" Uti Doong " Jawab Bunda sambil mencubit pipi Ola yang sudah digendongan suaminya.


" Nah Ola ini Ayah sama Bundanya aku, Kamu bisa panggil Akung dan Uti ya seperti yang dibilang tadi. Mau kan? " Tanya Iqbal sambil tersenyum ke arah Ola .


Tak lupa tangan kiri Iqbal menggenggam jemari kanan Vika untuk menghilangkan kegugupan Vika.


" Mau Yah mau. Yeaaay Ola punya Akung dan Uti." Ucap Ola berbinar membuat hati yang lain nyess banget melihatnya.


Gantian netra Bunda Inka melihat ke arah Vika..


" Ini Cheff Vika yang kerja di cafe kita bukan sih yah ? ".


Bunda Iqbal itu memastikan lagi karena saat ini Vika terlihat sangat cantik beda seperti biasanya.


" Iya Bund, cantik kan? .Aku mau lamar Vika Bund,Yah boleh ga? " Tanya Iqbal yang membuat hati Vika senang berdebar tapi takut juga.


" Masa ga boleh sih, Uti juga jadi mau buru-buru nih satu atap dengan si cantik ini. Nama kamu siapa sayang ? " Tanya Bunda ke Ola .


" Kenalin Uti cantik, aku Aurora Vithania biasa dpanggil Ola " Ucap Ola sopan makin membuat Utinya senang.


" Aahh manis banget sih. nginep ya Vik malam ini dirumah Bunda ,Bunda mau main-main sama Ola " Ucap Bunda Inka gemas.


" Hmm tapi besok saya harus kerja Bu Inka " Jawab Vika yang merasa tak enak hati.


" Hmm panggil Bunda dong sayang, kan mau jadi menantu Bunda sebentar lagi " Sambil melepaskan tautan tangan Iqbal dan Vika. Bunda Inka mengambil alih tangan Vika untuk duduk.

__ADS_1


" Ayo sini duduk. Besok ga usah kerja lagi. Udah fokus sama Ola dan siapkan hatimu untuk menjadi menantu Bunda satu-satunya .


Bunda ingin kalian tinggal sama bunda nanti " Jelas Bunda Inka yang membuat Vika membulat.


Astaga, ini baru dilamar Mas Iqbal dadakan udah seperti dinikahkan saja disuruh tinggal dirumahnya . eehhh .


" Sini-sini kita ngobrol-ngobrol udah biarin Akung nya jagain Ola sama Ayah nya.


Akungnya udah lama banget kepingin cucu hihi tapi ini Alhamdulillah dapet wanita cantik sepaket sama cucu gemes "


Bunda Inka menatap Vika senang.


***


Sedang Anne saat ini lagi menjauh dari Jimmy bukan karena tak ingin mengobrol tapi memang dia harus mendampingi pengantin yang membutuhkan ini itu


Jimmy hanya melamun melihat pujaan hatinya kesana kesini dengan lincah memakai heels berwarna Lilac itu tanpa memperdulikan dirinya yang kehausan minta d tegur.


Dan kejadian itu berlangsung hingga pesta selesai.


Semua sudah kembali ke tempat istirahat masing-masing termasuk pengantin sudah ke kamarnya.


Vika dan Iqbal pun sudah pulang dan akan menginap dirumah Iqbal sesuai permintaan Bunda Inka.


Terlihat Anne yang kelelahan , sedang memijit kakinya sendiri sambil terduduk ditangga dekat pintu masuk.


" An.. " Jimmy datang membawakan minuman di gelas dan menyodorkan ke Anne.


Anne menerima dengan senyuman manisnya.


" Makasih Jim "


" Ya An sama-sama .Pegel ya , sini aku pijitin " Kaki Anne diraih Jimmy dan Jimmy mulai menekan pelan tumit kaki Anne.


" Bau kan Jim " Anne tertawa renyah.


" Gombal " Anne masih tertawa. Hilang rasanya lelah hari ini karena perhatian dari Jimmy.


" An, kamu ga ada gitu mau rubah panggilan nama ke aku ? " Tanya Jimmy yang menghentikan tawa Anne.


Karena raut wajah Anne menjadi bingung.


" Maksudnya kamu ga suka aku panggil Jimmy ? " Tanya Anne tidak paham, mungkin karena lelah berefek lemot ke Anne.


" Aku mau kamu panggil sayang " ucap Jimmy.


Acieee gue ditembak nih ceritanya.


Anne senang ,otak nya baru On kembali setelah mendapat sentuhan lembut dari Jimmy di kakinya.


" Aku nya ga mau " Wajah Anne masih menampilkan ekspresi biasa aja.


Terlihat raut wajah kecewa Jimmy ditampilkan ke Anne agar Anne merasakan kalau Jimmy sedang sedih.


" Aku maunya panggil Bebeb aja " Bisik Anne yang terasa sensual dan menggairahkan jiwa Jimmy kembali.


" Aku panggil kamu Beby ya " Jimmy merapatkan posisinya ke Anne yang masih duduk itu.


" Kita pacaran ya By " ucap Jimmy lagi dan diangguki oleh Anne.


Jimmy memegang tangan Anne yang terasa dingin itu, Rupanya Anne hanya mengurusi pengantin tapi tidak mengurusi dirinya sendiri.


" Kita pacaran nih By sekarang ? " Jimmy memastikan.


Anne mengangguk kan kepalanya lagi .

__ADS_1


" Terima kasih By, aku sayang kamu " Jimmy memeluk Anne yang masih kelelahan itu.


" Beb aku laper , mau makan tapi di pinggir jalan aja ya mau pecel lele " Rengekan manja Anne Pertama kali ke seseorang yang sekarang sudah menjadi kekasih hatinya.


" Yuk kamu mau dimana? Aku anterin , apa mau di tempat favorit aku sama anak-anak elite Squad ? " Tanya Jimmy.


" Hmm boleh deh " Anne mengangguk setuju .


Jimmy mengambil tas Anne yang berada disamping Anen lalu menggendong Anne hingga ke parkiran mobilnya.


" Alin yang malam pertama aku yang digendong hihi " Anne tertawa lucu melihat Jimmy main asal menggendong saja tanpa permisi.


Pintu mobil Jimmy dibuka petugas parkir dan Jimmy langsung menaruh perlahan tubuh Anne di jok mobilnya.


Jimmy pun memutari mobilnya lalu masuk di bangku pengemudi.


" Kalau Alin dan Axel malam pertama kita ciuman pertama aja By "


Cup.


Jimmy mengecup pipi Anne dan merapihkan rambutnya yang agak berantakan karena tadi sempat bersandar di dada Jimmy saat Anne tengah digendong.


***


Sedangkan di kamar pengantin, Axel didiamkan oleh Alin . Alin membuka bajunya sendiri, mandi sendiri dan saa ini sedang membersihkan make up yang menebalkan wajahnya seharian ini.


Tring .


Tiba-tiba ponsel Axel berbunyi .


Ada chat dari grup Elite Squad tanpa Alin.


" Vika nginep dirumah sama Ola .Dan Dia mau jadi istri gue 😍"


Chat dari Iqbal berhasil membuat Axel tersenyum. Sahabatnya kini menemukan cinta yang diinginkan nya.


Tring


Terdengar bunyi pesan masuk lagi .


" Anne ga marah karena gue ngajakin kalian ke penari miskin, dia bilang wajar aja kalau ga ada pasangan . Mungkin penasaran.


Dia turunan bule juga sih. jadi slow keknya .


dan satu lagi kabar gembira .Gue udah jadian sama Anne. dia udah jadi Beby gue 🤪 "


Chat Jimmy berhasil membuat Axel keki.


Karena yang sangat terkena imbasnya adalah Axel.


" Ola udah lengkap nih Punya Daddy Jimmy dan Mommy Anne 🤩 " Iqbal membals chat Jimmy.


" Temen gak ada akhlak Lo pada. Gue nih dicuekin bini gue. Gegara Lo Jim. "


Chat Axel mulai kesal ke Jimmy.


" RASAIN 🤣" Jimmy membalas.


" Gue ga ikutan bro, Mau nemenin Ola dan Ibunya Bobo dulu ah 🥱 "


Balas Iqbal.


" Bangsaaaddd Lo semua " Ketik Axel dengan sangat menekan ponselnya berharap kekesalan nya itu sampai ke teman-teman nya yang ga ada akhlak.


***

__ADS_1


Selamat Menempuh Hidup Baru Babang Axel 🤣.


Jangan lupa ritual like nya yah kesayangan akuuh😘


__ADS_2