Cinta Lama CEO

Cinta Lama CEO
65. Aku Belum


__ADS_3

Othor sedih hiks padahal tadi udah nulis panjang - panjang.. tapi malah kehapus bab nya gegara tangan othor yang aktif ini.


***


Malam itu Elite Squad berkumpul dengan semua pasangannya kecuali Abie.


Papi Axel sudah pasti datang dengan Mami Alin.


Ayah Iqbal dan Ibu Vika datang tak lupa mengajak anak cantik kesayangan Genk Elite itu


Kalau Papa Jimmy sudah tentu hadir karena memang acara makan malam mereka kali ini dirumah Jimmy yang sudah tentu ada Anne disana.


Sedang Papa Abie lebih memilh datang sendiri karena sang pacar mudanya itu belum mau diketemukan dengan teman-temannya.


Saat itu, Jimmy, Axel dan Iqbal sudah berkumpul dan bercanda tawa bercengkrama.


Anne,Alin dan Vika juga sedang di dapur menyiapkan segala hal untuk makan malam mereka .


Tidak lama Abie datang membawa boneka untuk Ola.


" Olaaa " panggil Abie sambil menggoyangkan boneka yang ia bawa.


" Papaaaa " Panggil Ola sambil berlari ke arah Abie .


" Happ.. duh udah berat banget sih anak papa." Abie menggendong Ola yang memakai setelan baju berwarna ungu muda itu.


" Mama mana Pa? " Tanya Ola celingak celinguk.


" Mama lagi sibuk, belum bisa ketemu Ola. Nanti kita telepon aja ya . Nah ini buat Ola. " Abie memberikan Boneka yang ia beli tadi di toko mainan.


" Iya Bi , mana nih pacar. Katanya mau dibawa " Kata Iqbal yang sedang meminum Jus yang baru saja dibuat oleh Vika.


" Penasaran banget sih dia Vik. Lo ga curiga " Abie malah menjawab dengan jawaban yang membuat Iqbal melotot.


Melihat itu Abie terbahak.


" Tau nih kenalin dong " Alin menimpali.


" Sabar dong Mamih Alin. Tar kalau udah saatnya gue ajak " Abie duduk dengan memangku Ola.


" Anak mana sih Bie " Tanya Jimmy yang super penasaran.


" Anak bapaknya lah " Sahut Abie sambil menggoda Ola.


" Kapan Nie Ola ketemu Mama " tanya Ola dengan tingkah lucunya.


" Nanti kita Video Call mama okey " janji Abie.


Ola mengangguk senang.


Makanan pun sudah disiapkan oleh Alin dkk.


Mereka memanggil semu yang berkumpul untuk menuju meja makan.


Sebelum makan Abie menelepon Dila dengan metode Video Call sambil mengajak Ola.


" Halo mama cantik " Ola menyapa


" Hai sayang, wah Ola ternyata gemessin "

__ADS_1


" Mama kapan kesini ? Ola pengen banget ketemu "


" Nanti yah kalau kakak eh Mama udah selesaikan urusan mama " Dila tau mengenai Ola dan mengenai nama-nama Panggilan masing-masing .


" Ok deh mama cantik, Ola mau makan dulu ya ,Ola laper hehe. Selamat malam mama Cantik "


" Dia Gemesin banget sih Kakak Ayang " Ucap Dila diseberang sana.


" Lucu kan hehe. makanya kapan-kapan kamu ketemu dia deh. gemes kayak kamu "


" Iya, nanti ya udah kakak Ayang makan dulu. trus nanti jangan lupa ya beliin aku martabak diujung komplek "


" Siap Nyah "


Abie pun mematikan sambungan Video Call dan berjalan bersama Ola kembali ke meja makan.


" Anak ayah dari mana? " Ola dipangku oleh Iqbal.


" Dari telepon Mama Dila " sahut Ola jujur.


" MAMA DILA ? "


Semua orang serempak mengatakan itu.


" Iya Mama Dilanya Papa Abie " Sahut Ola lagi sambil melingkarkan tangannya ke Iqbal.


" Vik, Vik, Iqbal mau kepo lagi tuh " Ledek Abie kemudian terbahak.


" Resek Lo " Iqbal menimpuk dengan tissue ke arah Abie.


" Lo sih resek duluan , gue normal , enak aja mau bawa gue ke psikiater " Abie tidak marah malahan terbahak.


" Lah Lo tau ? " Tanya Jimmy kaget. agak tak enak hati juga dia.


" Resek Lo , " gantian Iqbal dan Jimmy menimpuk ke arah Axel.


" Yank tolong aku, ini ada dua manusia julid " Axel bersembunyi di belakang Alin dengan cara memangku Alin lalu menciumi punggungnya.


" Axel jangan begitu , ada Ola ih " Alin berusaha bangun dari pangkuan Axel.


" Gak apa-apa Mih, Ayah sama Bunda juga suka gitu kalau Ola lagi tidur " ujarnya polos.


Anne dan Alin menutup menahan tawa. Sedangkan Vika lebih memilih kabur membawa Ola.


" Parah parah " kali ini Iqbal yang mendapat ejekan dari Elite Squad.


" Laper gue makan dulu ah " Iqbal tidak menimpali ocehan teman-teman nya itu.


Candaan pun terlontar dari sana sini. Vika yang malu pun mau tak mau bergabung kembali di meja makan karena mereka sambil membicarakan konsep pernikahan Jimmy.


Setelah selesai membahas konsep. Abie pamit pulang. Semuanya pun pulang kerumah masing-masing. Kecuali Abie.


Abie memilih kerumah pacarnya yang sedang sendirian menonton drakor. Karena Papanya sedang pulang kerumah ibu tirinya Dila itu.


Sampai dirumah Dila, Abie langsung masuk karena memang ART Dila sudah masuk ke Paviliun belakang. Dan tidak keluar lagi atas pinta dari Dila.


Dila ingin berduaan dengan sang kekasih malam itu.


Dila yang sedang nonton drakor pun langsung dipeluk Abie dari belakang.

__ADS_1


" Kangen " Manja Abie ke Dila.


Dila terkekeh lalu membalikkan tubuhnya.


" Kelaam disana ngapain aja hayooo " Goda Dila.


" ngobrolin wedding nya Jimmy " Ujar Abie sambil membelai rambut sang kekasih mudanya itu .


Abie melihat baju Dila berkerut dan degan belahan dada rendah.


" Mau ngegoda aku ya " Tanya Abie sambil duduk disamping Dila.


" Nggak, kan emang Dila KLO Dirumah pakaiannya begini " jawab Dila sambil menyuapi Abie.


" Bohong.. godain aku kali Ah " Abie mencium pipi Dila dengan gemas.


" Kalau ngegoda gini nih " Tiba-tiba Dila naik ke pangkuan Abie dan menciumi leher Abie.


" Euungghh Koq nakal sih " Abie terdengar melenguh dan mulai menciumi bibir Dila dengan lembut , Dila yang baru berciuman itu terasa kaku hingga Abie menggigit bibir Dila dan mulut Dila pun terbuka.


Sehingga Abie dengan puas menelusuri rongga mulut Dila.


Lidah Abie membelit lidah Dila . Seolah cepat beradaptasi, Dila membalas belitan lidah Abie.


Tangan aktif Abie sudah mengelus-elus punggung Dila. hingga tangannya menyentuh dua gundukan besar yang terpampang nyata di depannya.


" Boleh ga? " Tanya Abie dengan nafas memburu.


Dila mengangguk dan membiarkan tangan Abie aktif kesana kesini.


Meremass dua gundukan indah dan besar itu tangan Abie berhasil membuat Dila memejamkan matanya padahal masih ada penghalang di depannya..


" Boleh lagi ga? " Tangan Abie sudah ingin menurunkan baju depan Dila.


" Heem, tapi jangan sampe itu ya " Bisik Dila dengan suara serak. Abie pun mengangguk dan mulai menurunkan baju yang berkerut itu.


Dengan rakus Abie mulai melahap satu gundukan dan tangan satunya memainkan gundukan sebelah.


Gigitan kecil Abie membuat keluar suara indah dari Dila. Hingga tanpa sadar Dila mulai menggoyang pinggulnya ke depan belakang,maju mundur,atas bawah.


Membuat yang dibawah sana semakin mengeras.


Hisapan dan Sesapan di dada nya itu sangat membuat Dila melayang dan bergelinjang dahsyat hingga goyangan pinggul Dila semakin cepat dan cepat dan


" Aaakkkhh Bie "


Desahhan Dila membuat rudal Abie semakin mantap berdiri.


Dila terkulai lemas dan meracau.


" Ternyata begini rasanya, emang nikmat ya ,ga salah temen-temen aku bilang "


* Temen-temen Dila anak Broken home ya jadi agak bebas pergaulannya.


Abie masih menciumi Dila sambil berbisik.


" Dil, aku belum "


***

__ADS_1


Belum apa sih Babang Abie. Othor mah polos deh ga ngerti yang gitu-gitu 😌.


Ritual mana ritual 🤭


__ADS_2