
Hubungan Dila dan Abie semakin hari semakin dekat dan mesra, kini mereka sering mengunjungi kamar masing-masing karena memang Papa Dila jarang dirumah,dan Abie tinggal hanya seorang diri di sini.
Malam itu Dila dan Abie sedang berada di kamar Dila. Dila yang memang sengaja selalu memakai pakaian yang bagian dada rendah atau mudah dibuka atau dinaik turunkan itu malam itu memakai yang mudah dibuka ke atas alias longgar.
Saat Ini Dila memakai dress rumahan sesuai permintaan Abie.
" Sayang mau Nenn dong " manja Abie yang tidak tau malu dengan umurnya.
" Tanggung Kak, Dila lagi ngerjain tugas nih cuma dua nomor lagi koq " Dila bukan menolak, hanya menunda ia juga sudah kangen dimanjakan oleh lidah Abie.
Abie yang tidak sabar pun mendekati meja belajar Dila yang berukuran besar menghadap ke ranjang itu.
Bibir Abie menelusuri leher jenjang Dila ,tangan Aktif nya pun mulai meraba semangka besar berpucuk itu.
Sesekali dicium bibir Sexyh Dila.
Hingga bunyi ketukan di pintu mengangetkan keduanya.
TOK TOK TOK
" Dila ,Dila " ternyata Papa Dila pulang malam ini dan Abie pun terjebak dikamarnya.
Karena tidak ada sahutan Papa Dila pun mengetuk lagi
TOK TOK TOK
" Dila lagi apa? Papa masuk boleh? " Abie yang mendengarnya pun bingung harus menemui atau bersembunyi.
Karena Dila juga panik, Akhirnya Dila meminta Abie bersembunyi di kolong meja belajarnya.
" Dila lagi belajar Pa, masuk Pa " Dila pun mau tidak mau mempersilahkan papanya masuk.
" Lama banget nyahutnya " Tanya Papa yang menghampiri Dila, Dila pun berdiri dan kening my pun dicium sang papa.
" Iya pa, tanggung dua nomor lagi ini jadi Dila lama nyahut deh " Cengir Dila .
Pintar banget sih aktingnya kucing manja aku .
" Kirain papa kamu nyembunyiin pacar kamu disini, mau papa suruh nikahin aja " Kekeh Papa Dila.
Degh, Semoga papa ga tau .
Dila
Gue muncul apa ya biar langsung minta restu aja.
Abie
Dila masih berdiri sengaja agar Abie yang berada di bawah meja tak membuat papanya curiga.
Saat Dila berdiri dengan isengnya Abie menurunkan segitiga Dila.Membuat Dila tercengang.
Astaga, bocah tua nakal.
Bathin Dila.
" Kenapa? " Tanya sang Papa yang curiga dengan muka kaget Dila.
" Dila lupa ga minta bibik masak Pa hehe. Papa mau makan apa? " Tanya Dila sambil duduk.
" Papa cuma sebentar, papa mau keluar negeri kira-kira satu bulan. Pap berangkat besok pagi. jadi rencananya papa mau ketemu kamu dulu malam ini.
__ADS_1
Papa sekalian mau nitip-nitip ke tetangga kita Mas Abie. Mau minta tolong saat kelulusan kamu nanti,dia yang dampingin .
Karena papa kan ga disini. Tapi tadi Papa kesana dia lagi ga Ada. Kamu aja nanti yang sampaikan ya " papa berujar sambil menaruh badannya di ranjang Dila untuk bersandar sebentar Sambil melihat sekeliling kamar anak nya itu.
" Iya pa nanti Dila sampaikan " Sambil tubuhnya tidak bisa diam.
Bagaimana mau diam tangan Abie dibawah sana menusuk-nusuk area intinya. Sensasi baru bagi Dila dengan tangan .
" Kamu ga bisa diem banget " Tanya Sang papa bingung .
" Dila ga mandi Pa seharian jadi gatal-gatal deh " Cengirnya lagi.
Papa Dila melihat ke arah jam dan ia langsung pamit lagi.
" Maf ya sayang, papa pamit ya, nanti bulan depan Papa kesini lagi bawakan kamu oleh-oleh. Kamu ga mau nih peluk Papa."
Papa Dila merentangkan tangannya. Dila Pun keluar dari meja tanpa memakai Segitiga. Ia langsung memeluk papanya .
" Papa jaga kesehatan ya " Dila memeluk erat
" Iya kamu jaga diri baik-baik kalau ada apa-apa minta tolong sama Mas Abie ya " pinta sang Papa.
Yang disebutkan namanya itu hanya tersenyum dikolong meja.
Papa Dila pamit setelah mengatakan sudah mentransfer uang jajan Dila.
Setelah memastikan sang Papa turun dan menaiki mobilnya untuk berangkat pergi. Dila pun naik kembali ke kamarnya.
" Kakak Ayang. " panggil Dila dengan kesal.
Yang dipanggil malah asik di ranjang.
" ishh selain itu, kakak ngapain sih nusuk-nusuk pake tangan " Gerutu Dila sambil duduk kembali ke meja belajarnya.
" selain itu? berati mau dong. " Abie mendekat.
" Iya tapi tadi aku takut ketauan papa tau ga huh " Dila mengeluh.
" Mana segala segitiga aku dibuka lagi " Cibir Dila lagi.
" Tapi suka kan? " Abie mendekat kembali
Dan ia pun mengangguk malu.
" Ga mau pake tangan kak, takut sakit " Dila memajukan bibirnya.
" Ya udah sini pake yang lunak " Abie memajukan duduk Dila agak ke depan dan melebarkan kaki Dila.
Wajah Abie mendekati area inti Dila dan mulai menjilatii paha Dila , Dila yang meminta lebih melebarkan kakinya . hingga ada sedikit celah martabak red Velvet Dila yang minta dilahap .
Abie memainkan lidahnya pelan menjilati permukaan nya dulu. begitu saja membuat Dila bergelinjang.
Dila memajukan lagi martabaknya agar Abie mudah melahapnya.
" Boleh ya? " tanya Abie. Dila pun mengangguk pasrah.
Abie menjilati dan menyesapnya dengan sempurna membuat Dila menekan kepala Abie .
Dan malam yang membuat Dila melayang itu dikagetkan dengan ponsel Abie yang bergetar di sakunya..
" Ngapain Lo, gue dirumah Axel dari tadi Lo ga dateng-dateng " Oceh Jimmy di telepon.
__ADS_1
" Iya bentar lagi gue kesana " Balas Jimmy lalu dimatikan telponnya.
" Aku belum, tapi aku harus kerumah Axel. kamu mau ikut ga? " Abie tidak pernah bosan menawarkan ke kekasih mudanya itu .
Dan seperti biasa, Dila menggeleng.
" Ya udah ganti segitu sana udah tuntas kan " Goda Jimmy.
Dila hanya tersenyum malu.
***
Tiga hari lagi adalah pernikahan Anne dan Jimmy. Sedang Vika dan Iqbal menunda pernikahan karena ingin Anne duluan saja yang menikah.
Malam ini adalah pesta Bujang untuk Jimmy. Tak ingin kejadian yang sama dengan Axel, Mereka ingin berkumpul dirumah Axel saja. Karena Axel menawarkan menjadi tuan rumah , karena Sejak pagi tadi Alin pusing dan mual-mual.
" Udah otw dia katanya " ujar Jimmy yang sedang memangku Ola .
Sedang Ibunya Ola lagi dikamar Alin sedang mengantar Alin berganti pakaian.
" Lo hamil kali Lin . " Ujar Vika saat memakaikan Cardigan ke Alin.
" Tau nih mau cek sih tapi besok pagi aja biar akurat. Doain ya " Alin tersenyum ke sahabatnya itu. Vika pun mengangguk.
Tak Lama Alin dan Vika turun. Hari itu minus Anne karena Anne tidak boleh bertemu dengan Jimmy dulu.
Abie pun datang seperti biasa membawa sesuatu untuk Ola.
" Anak Papa, nih lihat papa bawa apa "
" Yeayyy makasih Papa Abie " Ola turun dari pangkuan Jimmy dan memeluk Abie.
" Papa Abie manjain terus nih " Vika berujar.
" Kalau ini bukan dari Papa Abie Bu, tapi dari Mama " Ola yang polos itu pun lucu sekali berbicara.
" Ya ya ya " Jimmy memutar bola matanya malas.
" Pas Lo nikahan lah gue bawa. tar gue kenalin " Ujar Abie sambil mengetikan sesuatu di ponselnya.
" Sayang aku udah sampai. sayang please mau ya Saat Jimmy nikahan kamu ikut aku hadir , aku mau kenalin kamu ke temen-temen aku "
" Liat nanti aja deh ya kakak ayang. udah ngobrol-ngobrol dulu sana Dila mau nonton , lagi seru nih aktor favorit Dila. "
" Kamu jangan lupain aku loh walau nonton itu cowok kurang macho 😤 "
" Hmm bawel "
Setelah Dila mengetik kan itu ,Abie hanya menghela nafasnya.
" Beginilah pacaran dengan bocah " gunamnya dan terdengar oleh Axel .
***
Selamat malam menjelang pagiihh.
Othor mau bunga, mau vote,mau like,mau hadiah pokoknya .
#NGAREP 🤣.
__ADS_1