
"Pa... Papa yakin akan menikahkan anak bungsu kesayangan kita sama laki-laki itu?" tanya Mama Rena yang sedang mengaplikasikan skin care di wajahnya didepan meja rias.
Papa Andra yang sedang memangku laptop di sofa disudut ruangan menghentikan aktifitasnya. Hot Daddy itu membuka kacamata.
"Nah justru itu Pa... Kita kan tau Tuan Zachery itu sebelum menikah seperti apa?"
"Ko Mama tau? Jangan-jangan Mama salah satu wanita yang terpikat dengan pesona Tuan Zachery ya?" Papa Andra memicingkan matanya.
Mama Rena terkekeh.
"Jangan becanda Pa... siapa yang ga tau Tuan Zachery? Mama liat ternyata anaknya mirip-mirip juga playboynya, Papa ga takut King menyakiti anak kita, nanti?"
"Mama denger gosipnya ga sampe selesai sih! Setelah menikah justru Tuan Zachery itu sangat setia loh Ma...Papa sering dengar dari klien dan para karyawannya"
"Tapi kan anak kita menikah dengan King karena terpaksa, sayang!" Azuri mendekati suaminya yang sedang duduk disofa.
"Kita juga dulu nikah karena terpaksa, sayang!" Papa Andra menarik tangan Mama Rena hingga jatuh dipangkuannya.
"Dan setelah itu, Papa sangat mencintai Mama" bisik Papa Andra kemudian mencium setiap jengkal wajah istrinya hingga membuat Mama Rena tertawa geli.
*****
"Mi... Tadi Mami serius, waktu mengancam King untuk menanggalkan nama Alterio bila King tidak mau menikah dengan Zeline?" tanya Papi Zachery sembari membuka stelan Jasnya.
"Ya enggak lah Pi... Itu mah bisa-bisanya Mami aja biar King mau menikah sama Zeline!" jawab Azuri seraya membantu suaminya membuka kancing lengan kemeja.
"Mami liat... Zeline itu aslinya cantik ya Pi? Biasanya Mami liat di TV... Anaknya juga sepertinya baik, tadi Papi liatkan katanya dia ke NightClub tapi pake dress tertutup, aaah... Suka deh pokoknya Mami sama Zeline, boleh donk Mami milih calon mantu?"
"Lalu bagaimana nanti Mami menjelaskan Jenifer?"
"Laaaah, yang buat kaya gini kan Jenifer... Pake ngejebak Zeline segala, coba kalau hatinya bersih dan bersaing dengan sportif, ini semua tidak akan terjadi Pi! Nanti Mami tinggal balikin gitu aja sama Jenifernya... " saut Mami Azuri sewot.
"Ya sudah... Tapi jangan sampai berantem ya Mi!" Papi Zachery menaikan satu alisnya.
"Tenaaaang Pi... Percayakan sama Mami!" Mami Azuri mengedipkan satu matanya.
__ADS_1
Keduanya naik keatas ranjang, masuk dalam selimut yang sama. Papi Zach merentangkan satu tangan untuk dijadikan bantal Mami Azuri.
Mami Azuri menelusup masuk dalam pelukan Papi Zach.
"Mi..." panggil Papi Zach.
"Hem?" saut Mami Azuri dengan mata terpejam.
"Tadi Mami bilang, Mami memilih Zaline karena dia anak baik... Lalu bagaimana dengan anak kita Mi? King seperti Papi dulu saat muda, walau King anak Papi... Tapi Papi tidak mau hingga menghancurkan hati anak gadis orang, Papi juga punya anak gadis dan sangat menyayanginya!"
Mami Azuri mendongakkan kepala agar bisa menatap mata Papi Zach.
"Tenang Pi... Mami akan membantu Zeline membuat anak kita bertekuk lutut dihadapannya" Mami Azuri tersenyum licik.
Papi Zach tersenyum senang, ia sudah mengenal baik Papa Andra dan menurutnya, Papa Andra cocok bila dijadikan besan.
Papi Zach mencium bibir Mami Azuri sekilas lalu memeluknya erat dengan penuh sayang.
*****
"Pa... Papa yakin akan menikahkan anak bungsu kesayangan kita sama laki-laki itu?" tanya Mama Rena yang sedang mengaplikasikan skin care di wajahnya didepan meja rias.
Papa Andra yang sedang memangku laptop di sofa disudut ruangan menghentikan aktifitasnya. Hot Daddy itu membuka kacamata.
"Nah justru itu Pa... Kita kan tau Tuan Zachery itu sebelum menikah seperti apa?"
"Ko Mama tau? Jangan-jangan Mama salah satu wanita yang terpikat dengan pesona Tuan Zachery ya?" Papa Andra memicingkan matanya.
Mama Rena terkekeh.
"Jangan becanda Pa... siapa yang ga tau Tuan Zachery? Mama liat ternyata anaknya mirip-mirip juga playboynya, Papa ga takut King menyakiti anak kita, nanti?"
"Mama denger gosipnya ga sampe selesai sih! Setelah menikah justru Tuan Zachery itu sangat setia loh Ma...Papa sering dengar dari klien dan para karyawannya"
"Tapi kan anak kita menikah dengan King karena terpaksa, sayang!" Azuri mendekati suaminya yang sedang duduk disofa.
__ADS_1
"Kita juga dulu nikah karena terpaksa, sayang!" Papa Andra menarik tangan Mama Rena hingga jatuh dipangkuannya.
"Dan setelah itu, Papa sangat mencintai Mama" bisik Papa Andra kemudian mencium setiap jengkal wajah istrinya hingga membuat Mama Rena tertawa geli.
*****
"Mi... Tadi Mami serius, waktu mengancam King untuk menanggalkan nama Alterio bila King tidak mau menikah dengan Zeline?" tanya Papi Zachery sembari membuka stelan Jasnya.
"Ya enggak lah Pi... Itu mah bisa-bisanya Mami aja biar King mau menikah sama Zeline!" jawab Azuri seraya membantu suaminya membuka kancing lengan kemeja.
"Mami liat... Zeline itu aslinya cantik ya Pi? Biasanya Mami liat di TV... Anaknya juga sepertinya baik, tadi Papi liatkan katanya dia ke NightClub tapi pake dress tertutup, aaah... Suka deh pokoknya Mami sama Zeline, boleh donk Mami milih calon mantu?"
"Lalu bagaimana nanti Mami menjelaskan Jenifer?"
"Laaaah, yang buat kaya gini kan Jenifer... Pake ngejebak Zeline segala, coba kalau hatinya bersih dan bersaing dengan sportif, ini semua tidak akan terjadi Pi! Nanti Mami tinggal balikin gitu aja sama Jenifernya... " saut Mami Azuri sewot.
"Ya sudah... Tapi jangan sampai berantem ya Mi!" Papi Zachery menaikan satu alisnya.
"Tenaaaang Pi... Percayakan sama Mami!" Mami Azuri mengedipkan satu matanya.
Keduanya naik keatas ranjang, masuk dalam selimut yang sama. Papi Zach merentangkan satu tangan untuk dijadikan bantal Mami Azuri.
Mami Azuri menelusup masuk dalam pelukan Papi Zach.
"Mi..." panggil Papi Zach.
"Hem?" saut Mami Azuri dengan mata terpejam.
"Tadi Mami bilang, Mami memilih Zaline karena dia anak baik... Lalu bagaimana dengan anak kita Mi? King seperti Papi dulu saat muda, walau King anak Papi... Tapi Papi tidak mau hingga menghancurkan hati anak gadis orang, Papi juga punya anak gadis dan sangat menyayanginya!"
Mami Azuri mendongakkan kepala agar bisa menatap mata Papi Zach.
"Tenang Pi... Mami akan membantu Zeline membuat anak kita bertekuk lutut dihadapannya" Mami Azuri tersenyum licik.
Papi Zach tersenyum senang, ia sudah mengenal baik Papa Andra dan menurutnya, Papa Andra cocok bila dijadikan besan.
__ADS_1
Papi Zach mencium bibir Mami Azuri sekilas lalu memeluknya erat dengan penuh sayang.