
Oke baby!" ucapnya kemudian mendaratkan satu ciuman di pipi Zeline cukup lama hingga gadis itu memiringkan kepalanya. Zeline tiba-tiba tersenyum lalu menggigit bibir karena telah lancang mengembangkan senyum bahagia.
Setelah mandi dan memakai pakaian kerja, King kembali ke meja makan, Zeline sudah selesai dengan sarapan paginya tapi masih berada di meja makan sedang meminum teh hijau sambil membaca berita online di macbook. Ia memang berniat menemani suaminya itu sarapan.
King duduk didepan Zeline melahap sarapan sehat yang dibuat istrinya dengan disuguhkan pemandangan wajah cantik natural tanpa make up yang sedang serius menatap layar pipih 5inch.
Tanpa sengaja King tersedak, Zeline langsung mengalihkan perhatiannya dengan dahi berkerut. Mengambil gelas dan mengisinya dengan air mineral lalu memberikannya pada King yang masih terbatuk-batuk.
"Pelan-pelan sayang..." ucapnya tanpa sadar sambil menepuk lembut bahu suaminya.
"A.. Uhuk.. Pa? Uhuk..."
"Minum dulu..." Zeline membantu memegang gelas mendekatkan kemulut King.
Setelah air dalam gelas itu habis dan kerongkongannya sudah terasa lancar karena sesuatu yang mengganjal telah terdorong oleh air mineral, ia pun kembali menanyakan hal yang sama.
"Kamu tadi bilang apa?"
"Apa?" tanya Zeline bingung
"Tadi pas kamu nepuk pundak aku, kamu manggil aku apa?" cecar pria itu lagi.
"Yang mana?" Zeline balik bertanya, pura-pura tidak mengerti padahal ia ingat, tanpa sadar karena khawatir memanggil suaminya dengan sebutan sayang.
King berdecak kesal.
"Padahal aku tadi seneng loh, kamu manggil aku gitu..." ucapnya dengan wajah ditekuk.
"Udah dapet message dari Papa?" Zeline mengalihkan pembicaraan.
"Udah... Lusa setelah pesta kita langsung pergi honeymoon!" jawabnya sambil mengaduk makanan didepannya.
"Ya udah. .. Aku siapin bajunya ya..."
"Ga usah banyak-banyak, nanti sebagian kita beli disana aja... Disana lagi musim dingin!"
"Oke...," jawab Zeline kembali fokus pada macbooknya.
__ADS_1
"Ko kaya yang ga happy kita mau honeymoon?"
"Abis kamunya juga lagi EM, mau gimana coba?" saut King lalu menyuapkan satu sendok makanan ke mulutnya.
Zeline tertawa kecil memperlihatkan deretan gigi yang putih bersih dengan dua gigi menyerupai kelinci ditengahnya. King menyukai tawa Zeline seperti itu.
"Kamu udah ga marah?"
"Marah kenapa?" Zeline menatap King serius.
"Aku batalin kontrak film kamu... " jawab King hati-hati.
"Anin udah cerita, Mami juga bilang kamu ngelarang aku karena kamu tuh cinta banget sama aku, ga mau jauh-jauh dari aku. Ya udahlah, sebagai istri kan aku harus nurut sama suami..., "
King berdecak pelan
"Nurut paan, tadi malam aja aku minta jatah ga dikasih... " King memberengut.
Zeline terkekeh.
"Ya udah... Nanti ya..."
"Kalau aku udah bener-bener percaya dan jatuh cinta sama kamu..."
King membuang nafas kasar sambil mendorong sedikit piring yang masih berisi sarapannya.
"Ko ga diabisin? Ga enak?"
"Omongan kamu yang bikin aku ga enak makan..."
"Jangan gitu donk sayang... Sini aku suapin" Zeline berpindah duduk menarik kursi disamping suaminya.
"Kamu manggil aku apa tadi?" tanya King dengan mata berbinar
"Yang manaaa?" Zeline malah bakik bertanya dengan manja.
"Udahlah... Aku pergi dulu!" lelah rasanya pagi ini ia berkomunikasi dengan gadis itu.
__ADS_1
Zeline mengantar suaminya ke pintu dan membantu membawa tas saat pria itu memakai sepatu.
"Nanti ada maid yang datang buat beres-beres" ucapnya tidak bersemangat.
Zeline mengangguk.
King berlalu begitu saja melewati pintu, tidak memberikan kecupan seperti biasanya karena ia masih jengkel dengan perkataan Zeline.
"Apa dia ga bisa ngehargain pernikahan ini? Aku suaminya, seharusnya dia udah bisa aku milikin seutuhnya!" gerutu King dalam hati.
Ia berjalan menuju lift.
"Hati-hati yaa saayaaang..." teriak Zeline kemudian menutup pintu apartemennya.
Sontak King berbalik, ia yakin gadis itu sudah tiga kali pagi ini memanggilnya sayang dan bukan dengan tidak sengaja.
Ia kembali melanjutkan langkahnya menuju lift dengan wajah yang memanas dan senyum lebar hingga memperlihatkan gigi putihnya.
Zeline bersandar dipintu yang baru saja ia tutup sambil memegang dadanya.
"Kenapa jadi deg-degan gini, coba?" gumamnya.
Pagi ini bibirnya terus saja melengkungkan senyum, hatinya seperti berbunga-bunga.
.
.
.
.
.
.
Kurang baik apa coba thor bela-belain up pas lagi sibuk hehehe soalnya sayang banget sama kalian yang selalu like, coment dan kasih vote 💋
__ADS_1
Kalo beberapa hari kedepan ga up, tolong di maklum ya sayang karena lagi sibuk, tapi kalo ada waktu pasti thor sempetin up yaaa....
Hug dan kisses (^3^)