Cinta Untuk Tuan Muda Lumpuh

Cinta Untuk Tuan Muda Lumpuh
BAB 10. Pengantin Pengganti


__ADS_3

Setelah membaca surat itu,Maya segera menelpon Aluna untuk menemuinya di ruang hias pengantin "Halo Aluna, cepat temui ibu di ruang hias kakakmu" ucap maya tegang "Tapi ada apa bu" tanya Aluna penasaran "Kemarilah dan tak usah banyak bertanya" ucap maya seraya mematikan telepon sepihak. Aluna meminta izin kepada neneknya kemudian beranjak menuju ruang hias pengantin


Setibanya di ruangan pengantin, "nih baca" ketus maya menyodorkan surat kepada Aluna "Surat apa ini bu? " tanya Aluna "Daripada bertanya mending baca aja, ribet amat sih" ketus Maya. Setelah Aluna membaca keseluruhan isi surat, Aluna tertegun tak percaya kakaknya melarikan diri saat pernikahan akan dimulai "Kamu sudah baca kan surat dari kakakmu, sekarang gantilah pakaianmu dan kenalan gaun ini" ucap maya sambil memegang gaun pengantin "Tapi bu, Aluna nggak mau nikah bu, Aluna masih ingin belajar dan meraih cita-cita Aluna. Aluna belum siap menikah sekarang bu, apalagi dengan pria yang tidak Aluna kenal" Ucap Aluna memohon kepada maya " ibu tidak peduli Aluna, cepat gantilah pakaianmu, jika kau tidak menuruti perintah ibu, keluarga kita akan malu dan ibu akan memberitahu ayahmu jika kau menolak mengantikan kakakmu. Jika reputasi keluarga kita hancur, maka kau yang akan disalahkan. Lalu ayahmu akan menghentikan pengobatan nenekmu dan tentu saja menendang kalian berdua keluar dari rumah"ancam Maya "pikirkan baik-baik Aluna, jika kau tidak menggantikan posisi kakak tirimu, maka perusahaan milik ibu dan ayahmu akan hancur, aku akan membuatmu menjadi tersangka dalam hal ini, dan tentu saja ayahmu akan berhenti memberikan pengobatan untuk nenekmu karena perusahaannya telah bangkrut. lalu apa kau pikir biaya untuk pengobatan nenekmu itu sedikit? tidak Aluna... jadi tentukan pilihanmu" Imbuhnya Maya lagi


Seketika Aluna meneteskan air matanya mendengar ancaman ibu tirinya. Bukannya Aluna tak ingin menikah, tetapi dia masih mengejar gelar dokternya dan sampai saat ini menunggu pangeran kecilnya yang pernah berjanji akan menikahinya setelah mereka dewasa nanti

__ADS_1


Apakah Aluna bersedia menggantikan kakaknya demi reputasi keluarga dan kebaikan neneknya, ataukah Aluna harus mengikhlaskan gelar dokternya yang akan tercapai dan berhenti menunggu pangeran kecilnya yang berjanji akan menikahinya ketika dewasa?


Demi kebaikan nenek dan perusahaan yang ayah dan ibunya telah bangun dengan susah payah, Aluna bersedia untuk menggantikan kakanya di pelaminan. Namun Aluna harus rela mengorbankan cita-cita nya dan mengikhlaskan seseorang yang masih ia tunggu sampai saat ini


Sementara di aula pernikahan, semua orang terus bertanya-tanya mengapa mempelai wanita yang belum juga muncul. Sedangkan nenek Aluna juga cemas karena sang cucu yang belum juga kembali. Beruntung nenek Aluna menyuruh seorang mata-mata untuk mengikuti Aluna ke ruang hias tadi karena nenek Aluna merasa ada hal yang ganjil

__ADS_1


Tak berselang lama, pengantin wanita nya pun datang digiring oleh Maya. Semua orang terheran-heran dengan perubahan pengantin wanita ini, begitu juga Burhan, Marvel dan kakek Arkarenda. Sedangkan nenek Aluna melongo tak percaya dengan kenyataan yang dilihatnya saat ini. Tiba-tiba sebuah pesan video masuk ke ponsel nenek ,saat nenek Aluna menonton video hasil rekaman mata-mata yang merekam obrolan antara Maya dan Aluna di ruangan tadi, seketika air mata nenek luruh. Ia membayangkan betapa hancurnya cucunya mengantikan posisi kakak tirinya demi kebaikannya dan perusahaan yang ibu da ayahnya bangun dengan kerja kerja, Padahal Aluna pernah berkata pada neneknya tidak akan menikah sebelum berhasil meraih gelar dokternya dan bertemu pangeran kecilnya. Karena Aluna telah berjanji hanya akan menikah dengan pangeran kecilnya.


"cucuku.... "lirih pelan nenek berderai air mata


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2