
"Yaudah Aluna pergi ke kamar dulu ya mbok, jika kalian sarapan, ambilah bubur kacang hijau itu. Tadi Aluna sengaja membuat banyak untuk kalian juga" ucap Aluna kepada mbok rara dan koki yang ada di dapur
"Terimakasih nona aluna" ucap para koki serentak. Aluna mengangguk dan berjalan menuju kamarnya
Saat membuka pintu, Aluna melihat aryan yang telah terbangun namun masih dengan posisi berbaring. Aryan memang sudah terbangun dari tadi karena berdiskusi dengan Marvel. Setelah kembali ke kamar, aryan menunggu kedatangan Aluna sambil berbaring. Aluna kemudian menyimpan nampan yang dibawanya diatas meja dan berjalan mendekati suaminya
"Mas sudah bangun? " tanya Aluna kemudian mendapat anggukan dari Aryan. Dengan perlahan-lahan Aluna membantu Aryan duduk dengan menyandarkan punggung aryan ke sandaran tempat tidur. Aluna kemudian beranjak mengambil nampan dan meyuapi suaminya
"Ayo mas, buka mulutnya, aaaa... " ucap Aluna memegang sendok seraya membuka mulut. Aryan tersenyum melihat kelakuan istrinya. Aryan kemudian membuka mulut sesuai perintah sang istri. Selama aluna menyuapi Aryan, Aluna mengajak aryan untuk bercanda sambil menceritakan pengalaman Aluna. Selama disuapi Aluna, Aryan terus tersenyum mendengar cerita istrinya. Aluna sengaja bercerita tentang sesuatu yang terdengar lucu dan memukau agar aryan dapat tersenyum dan melupakan kesedihan akibat kondisinya yang lumpuh.
Sementara di dapur,
__ADS_1
"Mbok, apakah masih ada masakan yang dibuat oleh Aluna tadi" tanya Marvel
"Masih ada kok nak Marvel. Nak Marvel mau? Silahkan duduk mbok akan siapin buat nak Marvel" ujar mbok rara
"Hehe, baiklah mbok" cengir Marvel. Tak lama kemudian mbok rara memberikan semangkuk bubur kacang hijau yang langsung disantap dengan lahap oleh Marvel. Melihat Marvel yang begitu lahap membuat mbok rara tertawa dan geleng-geleng kepala melihat tingkahnya
"Yaampun nak Marvel, pelan pelan dong makannya, mbok nggak mungkin rebut makanmu nak" tutur mbok rara
"Hehe, soalnya bubur kacang hijau ini enak banget mbok" ucap Marvel sambil terus mengunyah. Setelah selsai dengan makanannya, Marvel bergegas untuk membantu aryan mandi.
"Iyah nak Marvel, silahkan"Marvel kemudian beranjak ke kamar aryan. Saat membuka pintu terlihat Aluna yang tengah membantu Aryan minum. Setelah itu Aluna kemudian merapikan mangkuk bekas makanan Aryan
__ADS_1
" Ehh kak Marvel, kak Marvel mau mandiin mas aryan yah, mari silahkan" ucap Aluna ketika melihat Marvel yang berdiri di depan pintu. Marvel pun mendekati aryan dan membantunya duduk di kursi roda
"Aluna, kak Marvel pinjam dulu yah Aryan nya" ucap Marvel mengajak Aluna bercanda
"Haha.. Yaudah silahkan kak" ucap Aluna sambil tersenyum melihat Marvel yang mendorong kursi roda suaminya menuju kamar mandi. Setelah Marvel menghilang dibalik pintu, Aluna bergegas dan turun ke dapur untuk membawa piring kotor. Setelah menaruh di dapur, Aluna kembali ke kamar lagi untuk menyiapkan pakaian untuk suaminya.
Aluna yang tengah menyiapkan baju untuk suaminya melirik pintu kamar mandi yang terbuka menampilkan Marvel dan Aryan yang duduk di kursi roda. Aluna pun mendekati Marvel sambil mengambil alih kursi roda suaminya
"Terimakasih yah Kak Marvel" ucap Aluna
"Sama-sama Aluna, kalau gitu kak Marvel pamit yah mau ke kantor karena ada sesuatu yang harus diurus"Ucap Marvel kepada Aluna
__ADS_1
"Baiklah, silahkan kak".
Marvel tersenyum dan berjalan meninggalkan kamar mereka