Cinta Untuk Tuan Muda Lumpuh

Cinta Untuk Tuan Muda Lumpuh
BAB 46. Ezhar Izhar Filzah


__ADS_3

"Ohh ganteng dan cantiknya keponakanku ini" ucap sarah berbinar bahagia, tak lama Aluna mulai siuman dan melihat sorang dokter berdiri disampingnya dan membantunya duduk. Sedangkan Dean dan sarah tengah asik melihat bayi mungilnya "Dokter, sarah" Ucap Aluna pelan "Alhamdulillah anak-anak mu telah lahir Aluna" Ucap Dean berbinar begitu juga dengan Aluna yang melihat sarah dan juga perawat yang mengendong bayinya


Aluna meneteskan air mata bahagia mengendong bayi ketiganya yang begitu cantik "Dean akan mengadzankan bayimu, apa kau setuju Aluna" Tanya sarah diangguki Aluna sambil tersenyum. Saat Aluna melihat Dean yang mulai mengadzankan bayinya "Andai kau ada disini Mas Aryan, kau pasti yang akan mengadzankan ketiga bayi kita" Batin Aluna sedih


"sekarang sudah selesai" Ucap Dean telah selesai mengadzankan tiga bayi mungil itu dan menyerahkannya di gendongan Aluna


"Sayang, kalau kita ambil satu boleh nggak? " Tanya sarah pada suaminya yg berdiri di sampingnya


"Yah, jangan dong, kasian bayinya kan masih mau ngumpul sama saudara dan ibunya" Jawab Dean lembut

__ADS_1


"Tapi aku pengen punya anak juga sayang" Ucap sarah menggerenyotkan bibirnya "Nanti malam kita buat juga yah" Ucap Dean Menyeringai. Sarah yang mendengar ucapan suaminya melongo dan meninju lengan suaminya sehingga seisi ruangan tertawa melihat tingkah keduanya


Beberapa hari kemudian, Aluna telah diizinkan pulang dan untuk sementara tidak diperbolehkan bekerja oleh sarah karena harus mengurus ketiga bayinya.


"Wah Aluna, keponakanku imut semua, 2 pangeran dan 1 putri, apa kau sudah memikirkan nama mereka Aluna?" Tanya Sarah yang tengah mengganti popok ketiga bayi itu


Sarah menjenguk Aluna dirumahnya untuk menemui Aluna dan bermain-main dengan keponakan kecilnya


"Wah nama mereka bagus semua Aluna, sesuai dengan paras mereka" Ucap Sarah berbinar bahagia

__ADS_1


Saat sinar matahari tergantikan dengan cahaya Rembulan yang mengagumkan, Aluna berdiri di balkon kamarnya menatap langit malam indah bersama si kecil Izhar di gendongannya "Mas Aryan, anak kita telah lahir di dunia. Mereka persis seperti dirimu, apa yang akan kujawab nanti saat mereka menanyakan di mana ayah mereka" Gumam Aluna menatap izhar kecil yang bermain di gendongannya. Izhar terus terjaga sedangkan 2 saudaranya telah masuk ke alam mimpi. Aluna mulai menyanyikan lagu tidur untuk si kecil izhar, dan tak berselang lama izhar menyusul saudaranya memasuki alam mimpi.


Melihat ketiga buah hatinya yang telah terlelap, Aluna membaringkan tubuhnya yang terasa begitu lelah "Aku merindukanmu Suamiku" Gumam Aluna perlahan menutup mata


5 tahun kemudian, Perusahaan Arkarendra semakin maju dalam pimpinan Aryan. Semua orang tahu jika Aryan adalah tuan muda tersukses dan selalu ramah kepada setiap kalangan. Para wanita terus saja mengejar dan mendambakan cintanya, bahkan sekretaris Aryan, Vivian telah banyak merubah penampilan dan perilakunya demi mendapatkan hari Aryan.


namun dihati Aryan hanya ada Aluna saja. Seorang gadis yang mengajarkannya caranya mencintai dan tetap setia pada satu pilihan, wanita yang mengembalikan semangat hidup aryan setelah cobaan yang hampir merenggut nyawanya , dan wanita yang telah menerangi hidup aryan yang semula suram dan gelap menjadi terang bercahaya.


Natasya yang sudah lelah mengejar cinta Aryan kini berhenti dan lebih melanjutkan hidupnya bersama kedua orang tuanya. Berkat nasehat Aryan dan dukungan sahabatnya, Natasnya telah sadar jika perbuatannya salah selama ini. Dia memutuskan untuk berhenti dan memulai hidup yang baru. hidup dalam kebaikan dan sekarang Natasnya sudah memiliki tunangan dan akan segera menikah

__ADS_1


Selama lima tahun ini, Aryan terus berusaha mencari keberadaan istrinya. Meskipun hasilnya selalu gagal tapi itu tak dapat mematahkan semangat Aryan untuk mencari cinta pertamanya sekaligus istri tercintanya


Bersambung.....


__ADS_2