Cinta Untuk Tuan Muda Lumpuh

Cinta Untuk Tuan Muda Lumpuh
BAB 39. Ucapan Marvel


__ADS_3

Aryan yang mulai sadar perlahan membuka mata dan langsung mendapatkan tatapan membunuh Marvel


"Kenapa kau melihatku seperti itu" tanya Aryan


"apa begini caranya lari dari masalah dengan minum-minum sampai mabuk? Bagaimana jika Aluna mengetahui perbuatanmu ini" Ucap Marvel seketika Aryan tersenyum sinis


"ohh maksudmu wanita itu, jangan pernah sebut namanya di hadapanku, aku benar-benar membencinya" ketus Aryan


"mengapa kau lakukan ini padanya Aryan? mengapa kau tak mendengarkan penjelasannya dulu" geram Marvel


"dengan semua yang telah kulihat dengan mata kepalaku sendiri apa lagi yang harus dia jelaskan padaku?mulai saat ini aku tak akan lagi mempercayai makhluk yang bernama Wanita karena bagiku semua wanita sama saja tak ada yang benar-benar baik" Geram Aryan

__ADS_1


"Tapi aryan....... " ucapan Marvel terputus karena ponselnya tiba-tiba berdering...


"Halo mbok rara, ada apa? Bagaimana kondisi Aluna" tanya Marvel


"Tuan Marvel, nona Aluna telah pergi meninggalkan rumah tuan, nona meninggalkan surat di meja ruang keluarga yang bertulis nona Aluna akan pergi jauh dari sini, tolong cari nona Aluna Tuan Marvel" ucap mbok rara menangis


"Apa? Aluna pergi? Mbok tenang yah nanti Marvel cari nona Aluna "ucap Marvel dan mematikan sambungan sepihak


"apakah kau menghiraukan permintaan maafnya tadi? Tidak bukan. Lalu kenapa kau berkata seperti itu, aku benar-benar heran denganmu Aryan. Jika kau menganggap Aluna bersalah dalam hal ini, apakah satu kesalahannya akan kalah dengan semua cinta dan ketulusan yang dia berikan untukmu? Ketahuilah jika wanita itu rela kehilangan gelar dokternya demi menggantikan kakanya yang melarikan diri di hari pernikahan kalian. Apakah dia membencimu?apakah karena dia terpaksa menikahimu dia menperlakukanmu semena-mena?tidak bukan. Dia justru merawat dan menjagamu sepenuh hatinya tanpa ada rasa lelah dan mengeluh. Disaat Natasya pergi meninggalkanmu Aluna datang mengulurkan tangannya membantumu keluar dari keterpurukan dengan memberimu cinta dan kasih sayang. Apakah wanita seperti itu yang kau sebut Murahan?Jika kau tak mau mencari Aluna biar aku saja yang mencarinya"


Mendengar penuturan Marvel seketika Aryan tak bergeming dan mematung ditempat. Kata-kata Marvel seperti tamparan keras untuknya saat ini. sedangkan Marvel telah berlari keluar dari bar untuk mencari keberadaan Aluna di segala tempat

__ADS_1


"semoga kau belum terlalu jauh Aluna, aku akan berusaha menemukanmu kembali" batin marvel


Saat ini Aluna dalam perjalanan menaiki bus dan menjauh dari kota kelahirannya. Aluna telah menyogok penjual tiket bus menggunakan nama samaran dan agar tutup mulut dengan tindakannya. Aluna sengaja melakukan hal itu agar keberadaannya tak ditemukan oleh keluarganya. Aluna takut jika neneknya mengetahui ini kondisinya akan drop dan jatuh sakit kembali


"Ku harap pilihanku untuk menjauh sementara dari kota kelahiranku adalah hal yang baik" gumam Aluna menatap hamparan sawa dan gunung-gunung desa yang ia lewati


Sementara Marvel dan anak buahnya terus mencari keberadaan Aluna di seluruh tempat di kota ini namun mereka tak kunjung juga menemukannya. Mereka telah memeriksa nama nama penumpang di berbagai tempat namun hasilnya nihil.


"Aluna dimana kau? Kau menganggapku kakakmu bukan? Mengapa kau pergi tanpa memberitahuku" batin Marvel frustasi


"apakah aku memberitahu kakek Arkarendra tentang masalah ini? Sebaiknya tidak. Biarlah kakek menghabiskan masa tuanya dengan bahagia bersama anaknya disana"

__ADS_1


__ADS_2