Cinta Untuk Tuan Muda Lumpuh

Cinta Untuk Tuan Muda Lumpuh
BAB 31. Mengerjai Salsa


__ADS_3

"Udah sore nih, aku pamit pulang dulu yah nek"


"iyah nak, Hati-hati dijalan yah "


"Iyah nek, assalamu'alaikum" Ucap Aluna sambil menyalami tangan neneknya "Walaikumsalam nak"


"hei Aluna, kemarilah" Sapa salsa saat melihat Aluna yang melewati ruang keluarga


"Hmm ada apa kak" Ucap Aluna malas


"haha Aluna Aluna. Kau bahkan bisa tertawa bersama nenekmu. Apakah kau tak mengurus suamimu yang lumpuh itu"


"Apa maksudmu kak?" Tanya Aluna


"Jangan pura-pura bodoh Aluna, kau pasti menderita karena memiliki suami seperti itu, yang hanya menyusahkan orang saja. Hanya saja kau pandai menyembunyikan penderitaanmu. Benarkan Aluna? Sini ceritakan pada kakakmu ini penderitaan apa saja yang telah kau alami. Ha.. Ha.. Ha.. " Tawa salsa membayangkan penderitaan yang dihadapi Aluna


"Drrtt... Drtt... Drtt... "Ponsel Aluna berdering. Saat Aluna melihat orang yang menghubunginya, Aluna tersenyum dan mengundang rasa penasaran salsa

__ADS_1


" Halo sayang, ada apa hmm?" Tanya Aluna


"Kau dimana sayang"


"Aku masih di rumah nenek kok, sebentar lagi aku akan pergi dari sini"


"Aku sudah di depan rumah nenekmu sayang" ucap penelpon


"Kau sudah di depan yah, baiklah aku akan segera kesana. Assalamu'alaikum sayang" ucap Aluna


"Walaikumsalam sayang" telepon pun dimatikan sepihak. "Berhasil" batin Aluna gembira. Salsa yang mendengar telepon mesra adiknya mengerutkan alis dan mulai mempertanyakan siapa si penelpon itu.


"Rahasiaa... " ucap Aluna menyeringai


"Kalau tak ada yang perlu dibicarakan lagi, sebaiknya aku segera pergi. Kebetulan kekasihku telah menungguku di depan" Ucap Aluna beranjak meninggalkan kediaman lamanya. Salsa yang penasaran mengikuti langkah Aluna dan terhenti di depan pintu


Di depan gerbang terlihat seorang pria tampan bersandar di mobilnya dan mengenakan kaca mata hitam. Rambutnya yang tertiup angin sepoi-sepoi mendambah ketampanannya. Salsa melongo melihat Aluna mendekati pria itu

__ADS_1


"Sayang, sudah lama tunggunya yah"Tanya Aluna


"Enggak kok, aku baru saja tiba" Ucap Aryan tersenyum. Aryan menyadari jika istrinya tengah mengerjai orang yang telah melarikan diri dari pernikahan mereka "sayang, ayo kita pergi dari sini" Ucap Aryan sambil merangkul pinggang istrinya. Aluna mengangguk dan tersenyum manis. Aluna sempat melirik Salsa dan tersenyum smirk karena telah berhasil mengerjai wanita seperti Salsa.


Aluna pergi dari kediaman lamanya meninggalkan Salsa yang kebingungan setengah mati "Siapa pria tadi? Apakah dia suaminya? Tapi suaminya kan lumpuh, mana mungkin bisa setampan pangeran tadi" Batin Salsa berselidik


"aku akhirnya tau jika Aluna telah berselingkuh karena lelah mengurus suaminya yang cacat itu. Aku harus mencari bukti perselingkuhannya.Aku yakin jika berita ini tersebar maka Aluna pasti ditendang dari keluarga Arkarendra. Lihat saja Aluna, aku akan merebut hati pria tampan yang bersamamu. Kita lihat saja Aluna, siapa yang akan menang" Batin Salsa


*******************


"Mas, setelah mendengar cerita nenek tadi, aku ingin menemui adik ibuku di kota A, apa mas mengizinkanku" pinta Aluna sambil memijat kaki Aryan


"Tentu saja sayang, kebetulan aku juga akan keluar kota untuk 2 hari. Daripada kau bosan dirumah, lebih baik kau temui saja adik ibumu" Ucap Aryan lembut


"Baiklah mas, besok aku akan pergi ke kota A, untuk 5 hari saja. Apa mas setuju "


"Tentu saja istriku, bersenang-senanglah bersama keluargamu disana"Ujar Aryan

__ADS_1


"Terimakasih mas" Ucap Aluna memeluk suaminya untuk mengungkapkan kebahagiaan hatinya


"Aku akan melakukan apapun untukmu asalkan itu baik untukmu istriku. Terimakasih karena telah sabar dalam menjaga dan mengurusku selama ini sayang" batin aryan sambil membalas pelukan Aluna


__ADS_2