Cinta Untuk Tuan Muda Lumpuh

Cinta Untuk Tuan Muda Lumpuh
BAB 20. Flashback On (2)


__ADS_3

"Kenapa kalian semua diam" Tanya kakek Arkarendra seraya berharap mereka dapat menerima cucunya


Terjadi jeda yang lama, kemudian......


"Papi, mommy, kakek Arkarendra, maafkan Natasya. Natasya tidak bisa menikahi cucu kakek yang cacat. Natasya tidak ingin seumur hidup Natasya habiskan dengan mengurusi pria yang hanya bisa dibantu orang lain untuk tetap beraktivitas. Natasya tidak mau hidup Natasya terbebani dengan seorang suami yang hanya menyusahkan istrinya. Dengan ini Natasya menolak menikahi Mas Aryan" Jawab Natasya tanpa rasa malu dan ragu sedikitpun.


Mendengar hal itu membuat Marvel taik pitam dan ingin segera melenyapkan gadis itu. Tetapi tindakannya ditahan oleh Kakek Arkarendra


"Benar tuan Arkarendra, kami tidak bisa membiarkan putri kami menghabiskan hidupnya dengan mengurusi orang cacat. Sejak dulu aku selalu memberi kebebasan dan kasih sayang kepada putriku agar dia bahagia selama hidupnya. Tetapi jika hidup putriku dihabiskan dengan mengurusi pria cacat. Maaf aku tidak akan membiarkannya" ucap tuan Deandra membenarkan perkataan putrinya

__ADS_1


Mendengar hal itu membuat kakek Arkarendra hancur, tetap sebisa mungkin kakek Arkarendra menahan amarahnya.


"Kau yakin dengan keputusanmu Deandra?hmm" Tanya kakek Arkarendra dengan penuh penekanan tak lupa kakek Arkarendra memberikan tatapan tajam bak elang yang siap menyambar mangsa


"Iyah tuan, aku yakin dengan keputusanku dan aku tidak akan memberikan putriku menderita karena mengurusi cucumu. Masih banyak lelaki yang bisa menerima putriku" jawab tuan Deandra tak kalah tegas


"Baiklah jika itu keputusanmu. Kau lupa Deandra jika kau sedang bermain dengan siapa. Seyakin itukah kau bahwa putrimu akan diterima oleh lelaki diluar sana, jika kau seyakin itu maka akan ku patahkan harapanmu seperti yang lakukan padaku dan juga cucuku" ucap kakek Arkarendra marah dan penuh penekanan disetiap kalimatnya. Hal itu membuat keluarga Deandra sekarang mati kutu. Mereka tak berpikir akibatnya jika berhadapan dengan keluarga Arkarendra, Keluarga yang merajai dunia bisnis di negaranya dan terkenal di negara-negara lainnya. Setelah mengatakan hal itu kakek Arkarendra mengajak Marvel pulang sebelum Marvel naik pitam dan membunuh keluarga Deandra yang berani bermain main dengan orang yang telah dianggap sebagai keluarganya sendiri


Mendengar penuturan kakek Arkarendra membuat tuan Deandra jatuh dan tak sadarkan diri secara tiba-tiba, membuat istri dan anaknya panik

__ADS_1


"PAPI...... papi bangun PAPI"


Saat keluar dari kediaman Deandra, kakek Arkarendra melihat Marvel tengah meninju-ninju pohon dengan keras untuk melupakan segala amarah dan kekesalannya. Darah segar yang mengalir di celah tangannya tak Marvel pedulikan lagi. Wajahnya yang tampan berubah menjadi merah penuh amarah. Melihat itu kakek Arkarendra mendekatinya dan mengelus punggung Marvel


"Nak, sudahkah jangan menyakiti dirimu sendiri" ucap kakek Arkarendra dengan lembut


"Tapi kakek apa yang dilakukan keluarga itu benar-benar keterlaluan kek. Bagaimana kondisi aryan nanti jika dia tahu wanita yang paling dia cintai tega menghianati dan meninggalkanya hanya karena aryan lumpuh. Aku tidak tega melihat aryan kek" ucap Marvel melemah


"Nak, dengan begini kita tahu yang mana orang yang benar-benar tulus dan yang mana orang-orang munafik yang bersembunyi dibalik topeng. Dengan peristiwa ini kita sadar bahwa Natasya dan keluarganya tidak baik untuk Aryan. Mungkin inilah cara Tuhan agar kita mengetahui kebenaran sebelum terlalu jauh dalam berjalan dan mengambil keputusan. Pasti disetiap peristiwa, ada hikmah yang bisa kita ambil setelahnya" ucap kakek Arkarendra lembut agar Marvel sedikit tenang

__ADS_1


"Iyah, kakek benar. Semoga masih ada wanita di luar sana yang akan menerima dan menjaga aryan dengan sepenuh hati" ucap Marvel dengan penuh harapan


"Aamiin" ucap kakek Arkarendra sembari berdoa agar cucunya diberikan ketabahan dan kebahagiaan setelah peristiwa ini..


__ADS_2