Cinta Untuk Tuan Muda Lumpuh

Cinta Untuk Tuan Muda Lumpuh
BAB 23. Rahasia Keluarga Arkarendra


__ADS_3

Selama 4 bulan terakhir, banyak rahasia dari keluarga Arkarendra yang berhasil diketahui Aluna, dan Aluna juga mengetahui jika ada penghianat di dalam keluarga Arkarenda. Dua bulan lalu Aluna dibantu marvel berhasil menjebloskan paman Aryan yang menggelapkan dana di perusahaan Arkarenda. Penangkapan itu terjadi saat Marvel menceritakan kepada Aryan jika jumlah uang rekening dan penghasilan perusahaan terus saja menurun.


Aluna yang juga ikut berdiskusi bersama Marvel dan suaminya mulai mencari akar dari permasalahan tersebut. Aluna mulai menyelidiki berkas- berkas penghasilan perusahaan, dan berkas yang berisi data-data aktivitas dan pekerjaan perusahaan. Dan berkat kecerdasaanya,Aluna berhasil mengetahui akar permasalahan perusahaan Arkarendra corp yang tertuju pada paman aryan yang bernama Tio. Paman Tio diketahui menggelapkan uang perusahaan sebersar 20 miliar yang cukup merugikan perusahaan


Marvel mulai menyelidiki perkataan Aluna dan benar saja, Marvel berhasil mengumpulkan bukti yang tertuju pada paman Tio. Saat makan malam berlangsung, polisi memasuki kediaman Arkarendra dan langsung menangkap paman Tio. Sebelum paman Tio digiring polisi, paman Tio perlahan mendekati Aluna seraya berbisik "Tunggu pembalasanku nona" ucap pak Tio kemudian diborgol dan digiring polisi keluar rumah sementara tante Rina terus menangis dan mengejar suaminya yang digiring polisi

__ADS_1


Aluna juga mengetahui bahwa tante Rina berencana membunuh Aryan agar mendapatkan semua warisan keluarga Arkarendra yang masih mengatasnamakan Aryan. Tante Rina mulai memasukkan racun yang secara perlahan melumpuhkan dan membunuh Aryan. Sejak mengetahui niat tante Rina yang sebenarnya, Aluna tak pernah membiarkan Aryan sendiri di rumahnya. Aluna juga selalu menemani Aryan setiap hari dan mencegah tante Rina melakukan sesuatu yang berkaitan dengan Aryan. Aluna selama ini diam dan tak menceritakan tentang perbuatan tante Rina kepada Aryan, bagaimanapun dia masih bagian dari keluarga Arkarendra dan orang yang dihormati Aluna


"Nah sudah selesai, sekarang Mas Aryan tidur yah, sini Aluna bantu" Aluna dengan telaten membaringkan aryan dan mengelus lembut kepala aryan sampai aryan terlelap dan masuk ke alam mimpi. Aluna tak lupa mengecup kening suaminya sebelum terlelap bersamanya


Setelah matahari menyembul keluar dan mulai menerangi bumi, Aluna beranjak ke dapur untuk menyiapkan sarapan suaminya yang sedang terlelap. Saat mengamati wajah Aryan yang tertidur pulas, Aluna merasa wajah Aryan seperti mirip dan tidak asing dengan orang yang pernah Aluna temui, tapi saat mencoba mengingat siapa orang itu, Aluna bahkan tak bisa mengingat apa-apa.

__ADS_1


"Eh nona Aluna, kok wajahnya berseri hari ini, apakah nona telah melakukan sesuatu kepada tuan Aryan" Cengir mbok rara "Apaan sih mbok, Aluna hanya senang kondisi Aryan yang perlahan membaik" Mengingat aryan yang mulai membaik membuat Aluna sumringah


"Tentu saja nona, Tuan Aryan sangat beruntung memiliki istri sebaik dan setulus nona, karena sejak nona datang dalam kehidupan tuan aryan, tuan aryan sering tersenyum dan terawat dengan baik"Seru mbok rara yang melihat kondisi Tuan Mudanya yang mulai membaik "Terimakasih ya mbok, Aluna keatas dulu yah bawain sarapan untuk suami Aluna" " silahkan nona"Ucap mbok Rara. Aluna tersenyum dan beranjak menuju kamarnya


Setelah memasuki kamarnya, Aluna yang melihat suaminya telah bangun, beranjak mendekati ranjang dan dengan telaten membantu Aryan duduk dengan posisi sempurna dilanjutkan dengan Aluna yang menyuapi suaminya "Mas,sebentar Aku keluar ya untuk membeli obat karena stok obat mas sudah habis semalam" Pinta Aluna dan Aryan menganggukkan kepalanya "tapi saat Aku keluar, mas Aryan jaga diri baik-baik ya dirumah, Aluna takut mas kenapa-kapa lagi"ucap Aluna dengan mata berkaca-kaca karena mengingat kejadian saat dia keluar ke rumah sakit, Aluna pulang dan menemukan Aryan yang telah ambruk dan tak sadarkan diri di lantai

__ADS_1


Mengerti kecemasan istrinya, aryan dengan lembut mengusap tangan Aluna sambil tersenyum. Setelah menyuapi aryan, Aluna bergegas pergi ke apotek, tak lupa sebelum pergi Aluna mengalami tangan suaminya dan meminta mbok Rara menjaga Aryan saat dia tengah berada di luar


" Cepatlah kembali, aku akan menunggumu pulang"Batin Aryan melihat punggung Aluna yang perlahan hilang dibalik pintu


__ADS_2