
Setelah sampai di hotel tempat mereka berdua menginap,mereka menuju kamar masing-masing dan beristirahat.
*****
Keesokan paginya mereka bergegas ke cafe cabang yang ada disana.
Caca langsung berbaur dan memberikan instruksi kepada mereka yang bertugas mendesain interior di cafe itu sesuai dengan apa yang Caca minta.
Kenzo yang memperhatikannya sangat kagum karena kelincahan Caca dan dia sangat profesional dalam bekerja.
Kenzo yakin bahwa Caca pasti bisa menyulap cafe ini dengan baik karena dia tau kinerja Caca.
Drtty drttttt drttttt
Handphone Kenzo berbunyi.
"Ya ada apa Sam?"tanya nya.
"Nona Stella baru saja keluar dari restoran bersama dengan seorang pria tuan"informasi yang didapat Sam.
Kenzo mengernyitkan dahinya.
"Dengan siapa dia bertemu,belum pernah dia bertemu dengan pria lain selama ini"gumam Kenzo dalam hatinya.
"Terus ikuti dia dan cari tahu siap orang yang bersamanya"perintah Kenzo dan panggilan diakhiri oleh Kenzo.
Kenzo menghampiri Caca.
"Ayo kita makan siang dulu,kau jangan terus-terusan bekerja tanpa memikirkan kesehatanmu"ajak Kenzo.
"Tanggung sebentar lagi ya,ini aku masih menjahit nya agar tidak lepas dan tiba-tiba.....
"Awwww..."seru Caca.
__ADS_1
Kenzo yang sigap langsung menarik tangan Caca dan melihat ada luka tusukan kecil di jarinya,tanpa aba-aba Kenzo langsung memasukkan jari itu kemulutnya Caca yang merasa malu atas kelakuan bos nya itu langsung menarik jarinya.
"Pak..... maksudnya Kenzo,kau tidak usah berlebihan,ini hanya luka kecil"jelas Caca.
"Tapi itu penanganan pertama Caca?"dengan gaya overprotektif nya.
"Baiklah aku malas berdebat,lebih baik kita langsung ke restoran"dengan senyuman Caca yang membuat hati Kenzo berdegup kencang.
Aneh perasaan apa ini,kenapa jantungku ingin melompat keluar begini,ayolah jantung bersahabatlah dengan ku jangan sampai kau membuatku malu"dalam hatinya.Kenzo menetralkan ekspresi dan hatinya agar tidak disadari oleh Caca.
************
Mereka berdua tiba disebuah restoran dan mulai memilih menu apa yang akan dipesan.
Tiba-tiba dari arah samping tempat mereka duduk,suara bariton seorang pria membuat yang punya nama menghadap kearah suara itu.
"Nona Caca kan?"tanya pria berpostur tinggi dan yang pasti tampan.
Ayoooo......siapa yang mau😊😊😊
"Dosen Jack Wilson kan ya?"tanya Caca kembali.
"Ya nona"dengan senyum tampannya.
"Boleh saya bergabung dengan kalian,kebetulan saya sendirian"menatap wajah Caca dan tidak menghiraukan Kenzo yang sudah merah padam karena dia bagai angin lewat yang tak dianggap oleh kedua orang beda jenis itu yang nampak seperti orang sedang kasmaran.
"Bagaimana pak Kenzo?"tanya Caca.
"Pak Kenzo?"timpal Jack dengan suara heran.
"Iya pak,dia bos saya"jelas Caca pada dosen tampan itu.
"Ohh...saya kira dia kekasih nona"dengan senyuman yang tak bisa Jack jabarkan antara lega dan bahagia karena Kenzo tidak memiliki hubungan apa-apa dengan gadis yang ia tatap sekarang.
__ADS_1
"Boleh Ca,asal dia tidak terganggu,"ucap Kenzo ambigu.
"Maksudnya bapak?"tanya Caca tak mengerti dengan kata "terganggu"dari Kenzo.
"Jangan panggil bapak,panggil saja Kenzo,paham?"dan diangguki oleh Caca.
Kau pikir aku tidak tau jika kau berusaha mendekati Caca ya pak dosen,heh....jangan harap jalanmu akan mulus"gumam Kenzo dalam hati.
Jack menatap Kenzo lekat-lekat untuk menyelidiki sesuatu.
Wah sepertinya bos dingin ini memiliki perasaan pada Caca,ingin menghalangi jalanku ya.lihat saja nanti siapa yang akan menjadi pemenang nya."ucapJack dalam hati.
Jack sudah kagum pada Caca sejak ia menjadi dosen pembimbing sang adik,dan Abi juga sering menceritakan perjuangan kakaknya agar dia bisa kuliah dan dapat mengangkat derajat orang tua mereka.bahkan Abi memperlihatkan foto sang kakak pada dosennya itu saking dia bangga pada kakaknya itu.
Sejak saat itu Jack mulai kagum pada Caca seorang wanita yang tangguh dan pekerja keras,ditambah lagi pertemuan mereka di cafe dosen itu langsung menaruh hati melihat langsung wajah Caca yang cantik,manis dan menggemaskan.
Jack senyam-senyum sendiri mengingat awal dia menyukai gadis yang duduk satu meja dengannya.
"Maaf pak Wilson,anda kenapa?"tanya Caca membuyarkan lamunan Jack.
"Panggil aku Jack saja nona,"pinta Jack pada Caca.
"Dan panggil aku Caca saja Jack,"pinta Caca kembali pada Jack dan keduanya tersenyum.
Kenzo yang mulai kesal melihat kedua nya bagai orang yang sedang dimabuk cinta.
Dia tidak mengerti kenapa dia marah melihat Caca tersenyum bersama pria lain.
Mungkinkah aku cemburu?
Ah... tidak mungkin,yang ada di hatiku hanya Caca kecil,bukan Caca partner kerja ku.kenzo menepis jauh-jauh perasaan itu.sambil menggelengkan kepalanya.
#jangan lupa like ya reader
__ADS_1
Maaf mungkin gk bisa update tiap hari, author pingin nya sekali update 5 bab,ternyata kalok 1 hari aja gk bisa karena author juga banyak pekerjaan lain.jadi ngetiknya juga butuh waktu gak bisa 1 hari selesai.Insyaallah update nya 2 hari sekali tapi langsung 5 bab ya😘😘😘😘
Jangan lupa like yaaaaa....