
Jasmine dan Jack Wilson masih belum bangun dari tidurnya,mereka berdua masih bergulung dalam 1 selimut yang sama tanpa sehelai pakaian.
Saat sang istri menggerakkan bagian tubuhnya,Jack mulai merasa terusik.
"Sayang kenapa kau tak enak diam"ucap Jack masih dengan mata terpejam.
"Aku mau ke kamar mandi, lepaskan aku dulu,tanganmu memelukku sangat erat sayang"sambil mencoba melepaskan tangan suaminya.
"Sebentar lagi,aku masih mengantuk"ucap Jack yang tak ingin melepaskan pelukannya pada Jasmine.
"Baiklah sayang,aku akan kencing disini"ancam Jasmine yang sudah tak ada pilihan lain.
"Baiklah kau ke kamar mandi dulu".
Jasmine menurunkan kakinya satu persatu,saat ia hendak berjalan.
"Akhhhhhh......".
Jack langsung bangun dan mencari sumber suara itu yang tak lain adalah suara rintihan sang istri.
"Sayang kau kenapa?"dengan raut wajah panik.
"Selangkanganku sakit"dengan mata yang mulai berkaca-kaca.
"Ssstttt....... kemarilah biar aku bantu menggendongmu ke kamar mandi"menggendong sang istri ke kamar mandi.
"Kau berendamlah dulu,air hangat akan meredakan rasa sakit karena ulahku"Jack berlari karena takut mendapatkan amukan dari istrinya.
"Huh.... Dasar Jack sinting"gumamnya kemudian mulai masuk kedalam bathub yang sudah terisi air hangat.
Di ruang makan,makanan sudah tersaji dengan rapi.
"Putraku belum bangun?"tanya Sarah pada pelayannya.
"Belum nyonya".
"Hahahaha....dasar anak nakal,jam segini masih belum bangun,apa dia tak kasihan pada istrinya"sambil menutup mulutnya sendiri yang selalu ingin tertawa.
__ADS_1
"Nanti saat mereka turun,panasi kembali makanannya,aku akan ke kantor untuk menggantikan anakku yang sedang bulan madu di kamarnya"sambil melangkah keluar menuju mobilnya,namun dengan tawa yang tak bisa ia tahan lagi.
"Cepat beri Mama cucu sayang"gumamnya dalam hati.
Caca memasukkan satu persatu makanan kedalam kotak makan yang akan ia berikan kepada sang suami sebagai bekal makan siangnya.
Istri Kenzo itu ingin memberi kejutan pada suaminya,ia akan mengantarkan sendiri bekal tersebut ke kantor Kenzo.
"Sudah siap,tinggal berangkat"sambil membawa kotak bekal yang ia bungkus menggunakan tas khusus untuk menyimpan makanan agar tetap hangat.
Setelah beberapa menit menempuh perjalanan dari rumah Kenzo menuju kantornya, akhirnya Caca sampai.
Ia berjalan menuju lift eksekutif yang di khususkan untuk CEO dan asistennya saja.
Saat melewati meja resepsionis,mereka semua membungkukkan badannya memberikan hormat dan tak lupa pula menyapa Caca.
"Selamat siang Ibu Caca".
"Selamat siang"dengan senyumnya.
Ting
Lift berdenting tanda ia sampai di lantai atas tempat suaminya berada.
"Selamat siang Ibu Caca"sapa sekretaris baru Kenzo yang berjenis kelamin laki-laki.
"Selamat siang"membalas sapaan sekretaris baru itu.
Saat Caca membuka pintu ruangan suaminya,pria itu tengah sibuk dengan beberapa berkas diatas meja dan laptop yang sedang menyala.
"Sayang"panggilan Caca.
"Kenapa kau kemari,lebih baik kau istirahat saja dirumah"berjalan kearah sang istri kemudian memeluknya.
"Aku membawakan makan siang untukmu,kau makan dulu ya"sambil meletakkan kotak makan yang ia bawa.
"Baiklah, meskipun aku sibuk,jika istriku sudah menyuruhku makan,aku harus makan".
__ADS_1
Caca membuka kotak makan tersebut,didalam sana ada nasi,sayur bayam,udang goreng pedas dan telur mata sapi.
"Wah..... wanginya enak sekali sayang,aku jadi lapar"ucap Kenzo yang sudah menelan ludahnya karena melihat masakan sang istri yang begitu menggugah selera.
"Makanlah sayang,aku masak makanan ala orang biasa,aku tak bisa memasak spaghetti atau sejenisnya,aku tak tahu"dengan wajah kecewa.
"Sayang....aku lebih suka makanan ini,lebih sehat dan tentunya enak, karena istri cantikku yang membuatnya"sambil mengerlingkan matanya kearah Caca.
"Kau bisa saja,cepat makan dulu sebelum dingin"pinta Caca pada suaminya.
"Makanan ini pasti aku habiskan"langsung melahap makanan yang Caca bawa untuknya.
Sebagai seorang istri Caca merasa sangat bahagia melihat suaminya suka dengan masakannya,ia benar-benar ingin setiap hari membuatkan bekal makan siang untuk suaminya itu.
"Yang diluar tadi itu sekretaris baru ya?"tanya Caca pada Kenzo yang tengah asik menyantap makanannya.
"Hemmmmmm"dengan mulut yang masih penuh dengan makanan.
"Kunyah dulu makanannya baru jawab, kenapa kau merekrut sekretaris kaki-laki,kenapa tidak perempuan saja"tanya Caca lagi.
"Terserah padaku dong sayang,ini kan standard ku mulai saat ini,aku tak ingin ada gosip antara sekretaris dan bosnya,cukup kau dan aku saja dulu".
"Hahahaha.....kau ini benar-benar menggemaskan".
Caca mendekati sang suami kemudian mencubit pipi empuknya itu.
"Sayang sakit"protes Kenzo pada istrinya.
"Rasakan,aku akan mencubit pipimu lagi,tapi setelah kau selesai makan"melangkah pergi menuju kamar mandi yang ada di ruangan suaminya.
"Kau mau kemana sayang?"tanya Kenzo.
"Ya mau kamar mandi lah sayang,kau kira aku mau kemana".
"Aku kira itu sebuah kode untukku"mulai tersenyum licik kearah sang istri.
"Kau mesum sekali Kenzo"teriak Caca dari dalam kamar mandi.
__ADS_1