Cinta yang Kutunggu

Cinta yang Kutunggu
Bab 67


__ADS_3

Jasmine menatap sesuatu yang diberikan oleh Jack yaitu sebuah amplop coklat.


Gadis itu perlahan membuka amplop tersebut dan melihat apa isi di dalamnya.


Saat Jasmine menarik isinya keluar,gadis itu terlihat bingung,karena ada 3 lembar kertas disana.


Ia tak ingin membaca isi dari lembaran kertas itu,karena Jasmine mengira mungkin itu surat tuntutan untuknya karena telah melanggar hukum dalam berkendara.


"Ini pasti surat panggilan dari polisi,duh......apes sekali sih aku ini"menangis dalam hati.


Jasmine mencoba memberanikan diri untuk membaca isi dari surat tersebut,saat dirinya membaca huruf kapital di lembar pertama,matanya melotot hendak ingin melompat dari tempatnya.


Dua kata yang membuat Jasmine sampai tak percaya dengan apa yang ia baca,gadis itu bahkan membacanya berulang-ulang, mungkin apa yang ia lihat hanya halusinasi saja.


"Kenapa matamu harus melebar begitu"ucap Jack yang membuat adik dari kenzo itu menatapnya tajam.


"Heh.......apa maksud semua ini tuan Jack Wilson,apa kau ingin mempermainkanku?"tanya Jasmine dengan raut wajah yang mulai menampakkan amarah yang ia tahan.


"Memang apa yang kau baca nona?"tanya Jack dengan raut wajah tenangnya.


.............


............


............


............


*****************


Kenzo dan Caca keluar dari bandara dan pulang menggunakan mobil pria tampan itu.


"Arah kantor bukan kesini Kenzo"ucap Caca sambil melihat kearah kaca mobil, menampakkan pohon yang berjajar rapi di sepanjang jalan yang mereka lewati.


"Kita memang tidak akan ke kantor hari ini"jawab Kenzo menatap kearah Caca dengan penuh cinta.


"Jadi kita akan kemana jika bukan ke kantor?"tanya Caca bingung.


"Ke rumahku sayang"jawab Kenzo dengan senyum tampannya.


"Rumah keluarga Narendra?"tanya Caca lagi.


"Bukan,tapi rumah keluarga kecil kita"jawab Kenzo penuh semangat.

__ADS_1


Caca kaget dengan ucapan pria yang sangat ia cintai, bagaimana mungkin Kenzo bisa setenang itu mengucapkan kalimat yang membuat jantungnya berdetak tak karuan.


Gadis itu hanya bisa mengikuti semuanya kemauan Kenzo,karena ia tahu apa konsekuensi yang akan ia terima jika membantah kehendak si raja hutan itu.


Setelah beberapa menit menempuh perjalanan dari Bandara ke rumah Kenzo.


Akhirnya Caca dan Kenzo sampai dirumah mewah yang sangat besar.


Keduanya turun dari dalam mobil, sementara supirnya membawa koper Kenzo kedalam rumah megah tersebut.


Caca di sambut hangat oleh kedua pelayan rumah Kenzo.


"Selamat datang tuan dan nona"tersenyum kearah Kenzo dan Caca.


"Tolong siapkan kamar dan perlengkapan wanita disebelah kamarku ya Mbak"pinta Kenzo pada pelayan rumahnya.


"Baik tuan,maaf sebelumnya tuan,anda tidak jadi berangkat ke luar negeri? Bukannya tuan seharusnya sudah berangkat ya?"dengan wajah kebingungan.


"Hahahaha......aku tidak jadi berangkat ke Amerika Mbak,tapi aku akan segera menikah"ucap Kenzo sekenanya dan langsung berlalu kearah kamar yang berada di lantai atas.


Kedua pelayan rumah itu dibuat mematung dengan ucapan majikannya.


Bagaimana mungkin orang yang akan berangkat ke Amerika tiba-tiba kembali lagi dan berkata jika ia akan segera menikah.


"Awwwww....."rintihan ijah menggema di telinga adiknya.


"Hei kau kenapa,apa kau sedang kesurupan,sampai kau memukul pipimu sendiri"tanya Juminten.


"Aku hanya ingin memastikan saja Jum,jika aku tak bermimpi, bagaimana mungkin tuan yang kita rawat sejak kecil sudah mau menikah,aku merasa tua sekali"dengan wajah dibuat menangis tapi tak mengeluarkan air mata.


"Halah kau ini Jah,jangan terlalu mendramatisir, bagaimanapun tuan muda kita sudah dewasa,jadi dia harus berumah tangga dan mempunyai keluarga kecilnya sendiri"jelas Juminten pada kakaknya itu.


"Kau benar Jah,jika tuan cepat menikah,kita pula akan memiliki tuan muda baru,iya kan?"dengan senyum merekah.


"Betul sekali,dan rumah ini juga akan bertambah ramai"jawab Juminten tak kalah antusias dari kakaknya.


Mereka berdua asik berbincang tanpa menyadari,jika Caca masih ada di samping mereka dan mendengar semua apa yang mereka berdua bicarakan.


Wajah gadis itu memerah, wajahnya tertunduk kebawah menyembunyikan raut wajah malunya.


Saat Ijah dan Juminten hendak merapikan kamar yang akan Caca tempati, keduanya dibuat terkejut melihat Caca yang masih berdiri di samping mereka.


"Ma-maaf nona bukan maksud kami membicarakan anda dan tuan"jelas Ijah pada Caca dengan suara terbata-bata.

__ADS_1


"Tidak apa-apa Mbak,saya mengerti,jadi kalian tidak usah sungkan ya"jelas Caca lembut.


"Baik nona,anda silahkan duduk dulu, kami akan membersihkan kamar anda,jika sudah selesai saya akan memanggil anda"jelas Ijah pada Caca.


"Ya Mbak, terimakasih"dengan senyumnya.


"Iya nona"Ijah dan Juminten berlalu pergi membersihkan kamar yang akan Caca tempati.


Saat Caca baru mendaratkan bokongnya di sofa empuk rumah Kenzo,pria itu tiba-tiba datang.


"Apa yang kau lakukan sayang"ucap Kenzo dengan senyum penuh kebahagiaan dan duduk di sofa empuknya.


"Sa-sayang, berhenti memanggilku seperti itu Kenzo,aku masih berstatus pacar Jack Wilson"jelas Caca gugup.


"Benarkah begitu,aku tak yakin dengan ucapanmu sayang,kemarilah...."pinta Kenzo dengan menepuk sofa di sebelahnya.


Caca perlahan melangkah kearah Kenzo dan duduk disamping pria itu,namun jarak mereka masih terbilang jauh.


"Kemarilah sayang,aku akan menunjukkan sesuatu padamu"pinta Kenzo yang mulai mengutak-atik ponselnya.


Caca mendekat beberapa senti saja,karena gadis itu masih sungkan dengan Kenzo.


Saat pria itu menunjukkan sebuah video di ponselnya,Caca sontak menutup wajahnya.


"Hahahaha.....sayang,kau tak perlu malu,semua orang sudah pasti melihat video ini"jelas Kenzo sambil tertawa melihat adegan dirinya dan Caca yang begitu terlihat menikmati ciuman mereka di bandara tadi pagi.


"Kenzo cepat hapus video itu,aku malu"pinta Caca dengan tangan yang masih setia menutupi wajahnya.


"Bukan aku yang membagikan video ini,dan kau tau,video ini sudah di tonton oleh beratus juta orang sayang"ucap Kenzo bangga.


"Jadi statusmu saat ini bukan lagi kekasih dari CEO JK Group,tapi calon istri dari CEO Kenz Corp,apa kau paham sayang"bisik Kenzo di telinga Caca.


Gadis itu langsung menjauh dari Kenzo, bahkan memilih duduk berseberangan dengan pria yang akan menjadi calon suaminya itu.


"Sebentar lagi kita akan kerumahmu,aku akan melamarmu sayang"dengan mengerlingkan sebelah matanya.


Caca hanya bisa pasrah dengan apa yang kenzo lakukan,karena sejujurnya ia juga ingin selamanya bersama pria yang ia cintai dan mengikat janji suci bersamanya.


Like like like ya readers 😉


Maaf kalok masih banyak typo 😊


Happy reading 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2