
Like like like like like ya readers
Tap love juga jadikan favorit ya.....
Setelah 2 Minggu Caca berada di rumah sakit, akhirnya gadis itu di perbolehkan pulang.
Orang tua Caca mengemasi barang-barang putrinya dan membawanya ke dalam mobil Jack Wilson.
Semua biaya rumah sakit telah dibayar oleh Kenzo,pria itu hari ini tidak bisa datang kerumah sakit karena ada rapat yang harus ia pimpin.
"Ibu kebagian administrasi dulu ya?"pinta Caca pada ibunya.
"Tidak usah Ca,Kenzo sudah melunasi semua pembayaran biaya rumah sakitmu"jelas Jack pada Caca,karena pria itu hari ini meluangkan waktunya untuk menjemput Caca.
"Kenapa harus Pak Kenzo yang membayarnya!"tanya Caca pada Jack Wilson.
"Aku tidak tahu,kau tanyakan saja padanya saat kau bekerja"jawab Jack yang tak ingin salah jawab,karena dirinya tak ingin ikut campur dengan urusan Kenzo.
Mereka berjalan keluar dari ruang rawat Caca,wajah gadis itu sudah terlihat lebih sehat dari sebelumnya.
Setelah sampai di mobil, seperti biasa pria itu membukakan pintu untuk Caca.
Gadis itu tersenyum manis pada Jack Wilson,karena pria ini memang selalu membuat suasana hati Caca senang saat dirinya diperlakukan seperti seorang putri raja oleh Jack Wilson.
Jack dan orang tua Caca juga sudah berada didalam mobil.
"Terimakasih"ucap Caca dan dibalas senyuman oleh kekasihnya.
Kedua orang tua Caca bahagia melihat putrinya saat ini,mereka tahu jika Jack dan putrinya memiliki hubungan khusus,namun ayah dan ibu Caca tak ingin bertanya pada putrinya,biar gadis itu yang memberitahu pada mereka.
Perjalanan dari rumah sakit menuju rumah Caca tak butuh waktu lama,mereka akhirnya sampai dihalaman rumah keluarga Sanjaya.
Semua turun dari dalam mobil dan masuk kerumah Caca.
Caca dan Jack duduk diruang tamu,orang tua gadis itu masuk kedalam.
"Apa kau tak ingin istirahat?"tanya Jack yang cemas akan kondisi gadisnya.
"Aku sudah hampir 2 Minggu ini berbaring diatas kasur rumah sakit,aku ingin menikmati suasana rumah dulu"jawab Caca sambil mengamati setiap sudut rumahnya.
"Sayang,kau ini kan hanya 2 Minggu tidak pulang,tapi kau terlihat seperti bertahun-tahun lamanya tak pulang kerumahmu hahahaha....."tawa Jack menggema seisi ruangan itu.
"Ssssttttt.....jangan keras-keras tertawa nya,tidak enak pada ibu dan ayah"ucap Caca sambil memajukan bibirnya.
"Upssss......maaf sayang,jangan marah ya,aku mencintaimu"sambil mengerlingkan sebelah matanya.
__ADS_1
Caca hanya bisa geleng-geleng kepala dengan kelakuan dosen adiknya ini.
"Kau tak ada jam mengajar hari ini?"tanya Caca penasaran.
"Aku lupa memberitahumu,aku sudah resaign dari kampus,kasihan Mama harus mengurus perusahaan,sudah waktunya beliau istirahat,jadi sekarang aku yang mengambil alih JK Group"jelas Jack.
Sebenarnya motivasi paling kuat bukan karena mamanya,melainkan karena gadis yang berada di hadapannya saat ini,Jack ingin membuktikan pada Caca bahwa dirinya juga bisa sukses sama seperti Kenzo Narendra,dia seorang pengusaha muda yang sudah terkenal dengan sistem kerja yang sangat baik dan juga sudah dapat membangun perusaahan sendiri diusia muda,bahkan perusahaan Kenz Corp saat ini sudah sama besarnya dengan perusaan milik ayahnya yaitu Narendra Corp.
Jack ingin membangun perusahaannya sendiri,namun saat ini dia harus fokus dengan perusaahan ayahnya dulu.
"Wah...jadi kau sekarang juga menjadi seorang CEO muda yang tampan dan pintar ya?"ledek Caca sambil menarik turunkan kedua alis nya.
Jack melihat kelakuan Caca hanya bisa tersenyum.
"Kau kenapa sayang,apa kau baru sadar jika calon suamimu ini orang yang tampan dan pintar"ledek Kenzo balik pada Caca.
"Hah.....calon suami?siapa yang mengatakan jika kau akan menjadi calon suamiku?"jawab Caca sambil tersenyum.
"Aku yang mengatakannya sayang, kemarilah"pinta Jack Wilson sambil menepuk tempat duduk disebelahnya.
"Jangan harap ya tuan Jack Wilson,aku tak akan tertipu denganmu,dasar CEO mesum hahahaha......"Caca tertawa berlari kecil menuju kamarnya.
Saat gadis itu sudah masuk kedalam kamar, kepalanya kembali keluar mengintip kearah Jack yang saat ini tengah tersenyum dengan kelakuan konyolnya.
"Aku mau mandi dulu,jika kau ingin sesuatu panggil saja ibu.....jika kau tak sungkan bleeee"sambil menjulurkan lidahnya dan kembali masuk kedalam kamarnya.
************
Di perusaahan Kenz Corp,semua karyawan sibuk bekerja.
Kenzo tengah keluar dari ruang rapat.
Ia mengambil ponsel dari dalam saku celananya.
Kenzo kaget dengan isi pesan yang dikirim oleh Jack,pria itu beberapa hari ini sibuk sampai tak sempat melihat notifikasi yang masuk.
"Dasar dosen genit,berani sekali kau mengancamku"gumamnya yang kini mengutak-atik ponselnya kembali.
πKenzo
Apa kau sudah sampai dirumah?
18 menit kemudian
πCaca
__ADS_1
Ya Pak,saya sudah dirumah.
π Kenzo
Syukurlah, bagaimana keadaanmu?
πCaca
Semakin membaik dan lusa saya akan bekerja.
πKenzo
Jika kau masih belum sembuh tak usah memaksakan diri,saat kau sudah benar-benar pulih baru kau bisa masuk.
πCaca
Saya sudah pulih beberapa hari yang lalu,tapi Jack Wilson menyuruh saya lebih lama di rumah sakit,agar kondisi saya benar-benar pulih π
π Kenzo
Ya sudah terserah kau saja.
Kenzo yang mendengar nama dosen genit itu membuat mood nya menjadi rusak.
"Cih,dasar tukang cari muka,dia kan sekarang sudah menjadi pimpinan JK Group,kenapa harus terus mengunjungi Caca sih"Kenzo kesal pada Jack yang selalu dekat dengan sekretarisnya.
Beda dengan Caca yang saat ini mulai berkicau ria bagai burung yang baru selesai diberi makan pisang kepok.
"Ini orang kenapa sih,tadi mengirim pesan menanyakan aku sudah pulang atau tidak,sudah sehat atau tidak,ehhhh..... ujung-ujungnya mode cueknya kumat,dasar kau memang benar-benar bos gila KENZO NARENDRA"umpat Caca yang benar-benar kesal dengan isi pesan bosnya itu yang tiba-tiba cuek padanya.
"Huh.....pantas saja cuma beberapa wanita yang dekat dengannya,itupun sekarang sudah tak ada kabar,apa jangan-jangan...........dia itu sebenarnya tak tertarik pada lawan jenisnya ya"Caca bergidik ngeri dengan pemikirannya sendiri.
Semua kenangan tentang kenzo yang berhubungan dengan wanita dan dirinya hilang dari ingatan gadis itu,karena itu semua pemicu dirinya stress dan secara otomatis memblokir ingatan tersebut.
Setelah selesainya mandi dan ganti baju,Caca keluar menuju ruang tamu dimana Jack duduk.
"Apa kau ingin minum sesuatu?"tanya Caca sambil mendratkan bokongnya ke tempat duduknya.
"Tidak usah,aku harus kembali ke kantor"tolak Jack yang harus kekantornya karena ada urusan penting.
"Baiklah hati-hati ya"tersenyum manis kearah Jack Wilson.
"Iya sayang,aku pamit ya"melambaikan tangan kearah Caca dan berjalan menuju mobilnya.
Like like like like like ya readers
__ADS_1
Maaf kalok masih banyak typo π
Happy reading πππ